Buka menu utama

Tolui, (Mongolia Klasik: ᠲᠥᠯᠦᠢ Toluy, Tului, bahasa Mongolia: Тулуй хаан, Hanzi: 拖雷, Tolui Khan (artinya Khan Tolui)) (1192–1232) adalah putra keempat Genghis Khan melalui khatun utamanya Börte. Ulus-nya, atau warisan teritorial, pada kematian ayahnya pada 1227 adalah tanah air di Mongolia, dan ia menjabat sebagai administrator sipil pada masa Ögedei menjadi Khan Agung kedua Kekaisaran Mongol (1206–1368). Sebelumnya, ia bertugas dalam kampanye-kampanye melawan dinasti Jin, Xia Barat dan Kekaisaran Khwarezmiyyah, dimana ia berperan penting dalam penaklukan dan pembantaian di Merv dan Nishapur. Ia adalah leluhur langsung dari sebagian besar Kaisar Mongolia dan Ilkhaniyyah.

Tolui Khan
Tolui Khan.jpg
Lukisan Tolui Khan karya Rashid-al-Din Hamadani, awal abad ke-14.
Regen Kekaisaran Mongol
Berkuasa25 Agustus 1227 – 13 September 1229
PendahuluGenghis Khan
PenerusÖgedei Khan
Sorghaghtani sebagai Kepala Toluid
Lahir1192
Wafat1232 (usia 40 tahun)
Mongolia
WangsaBorjigin
Nama lengkap
Nama pemberian: Tolui (Тулуй)
Nama anumerta
Kaisar Rensheng Jingxiang (仁圣景襄皇帝, secara anumerta diberikan pada 1266)
Nama kuil
Ruizong (睿宗, secara anumerta yang diberikan pada 1266)
AyahGenghis Khan
IbuBörte Ujin
PasanganSorghaghtani Beki Khatun
Saruk Khatun
Lingkun Khatun
Nayan Khatun
Doquz Khatun
AnakMöngke Khan (1209–1259)
Kublai Khan (1215–1294)
Hulagu Khan (1217–1265)
Ariq Böke (1219–1266)

Tolui tak pernah menggunakan gelar Khagan-nya sendiri; meskipun Genghis Khan menyerukan agar tiga penerusnya menggunakan gelar kekuasaan tak seperti dinasti-dinasti Tiongkok yang bertetangga di wilayah selatan. Tolui dianugerahi gelar Khagan oleh putranya Möngke dan diberi sebuah nama kuil (Tionghoa: 元睿宗; pinyin: Yuán Ruìzōng; Wade–Giles: Jui-Tsung) oleh putranya yang lain Kublai, dimana ia mendirikan dinasti Yuan pada beberapa dekade kemudian.

Tahun-tahun awalSunting

Pada masa kebangkitan Genghis Khan, Tolui terlalu muda untuk terlibat dalam pertempuran. Tolui hampir dibunuh oleh orang Tatar saat ia berusia sekitar lima tahun. Ia diselamatkan oleh saudarinya Altani dan dua pengikut Genghis.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ The secret history of the Mongols

Lihat pulaSunting