Yesugei Baghatur atau Yesükhei (Mongolia Modern: Есүхэй баатар, Yesukhei baatar; meninggal pada 1171), adalah seorang pemimpin besar dari konfederasi Khamag Mongol dan ayah dari Temüjin, yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan.

Yesükhei, potret abad ke-13
Yesükhei

KehidupanSunting

Yesügei adalah putra dari Bartan Baghatur, yang merupakan putra dari Khabul Khan, yang diangkat menjadi khagan oleh Dinasti Jin. Khabul Khan adalah cucu dari pemimpin Mongol Khaidu, orang pertama yang berupaya untuk menyatukan seluruh bangsa Mongol. Yesugei memiliki dua putra dari istri pertamanya: Behter dan Belgutei. Secret History of the Mongols menyatakan bahwa pada masa mudanya, Temüjin membunuh saudaranya Behter dalam sebuah pertarungan demi sebuah makanan. Namun, saudara tirinya yang lain, Belgutei, menjadi teman baiknya, dan kemudian diangkat menjadi jenderal oleh Genghis. Istri utama dan kedua Yesügei, Hoelun (seorang putri dari suku hutan Olkhunut) diculik oleh Yesügei dan saudara-saudaranya dari suami barunya.

Anak-anak Yesügei dari Hoelun terdiri dari empat putra Temüjin, (yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan), Hasar, Hachiun, Temüge, dan satu putri, Temülen.

Ketika Temüjin berusia sembilan tahun, Yesügei meninggal. The Secret History of the Mongols menyatakan bahwa ia diracun oleh bangsa Tatar ketika berbagi santapan di sebuah rumah ketika mencari putranya Temüjin.

ReferensiSunting