Stasiun Lebakjero

stasiun kereta api di Indonesia
(Dialihkan dari Stasiun Lebak Jero)

Stasiun Lebakjero (LBJ) (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮇᮔ᮪ ᮜᮨᮘᮊ᮪ᮏᮨᮛᮧ, Stasion Lebakjero) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil di daerah perbatasan Ciherang, Nagreg, Bandung dengan Karangtengah, Kadungora, Garut dan merupakan stasiun paling timur di Kabupaten Bandung. Stasiun berketinggian +818 m ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini terletak di tengah-tengah pegunungan, seperti jalur selatan Jawa Barat pada umumnya. Lintasan rel di stasiun ini melengkung, seperti membentuk kurva S.

Stasiun Lebakjero
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun LBJ.png
  • Singkatan: LBJ
  • Nomor: 1608
Stasiun Lebakjero.jpg
Stasiun Lebakjero
AlamatCiherang, Nagreg, Bandung
Jawa Barat 40397
Ketinggian+818 m
Letakkm 196+560 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta[1]
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Konstruksi
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak rendah)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1889
Layanan
Hanya melayani persilangan atau persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Jalur 1 sebagai sepur belok di stasiun ini adalah yang terpendek di Jawa Barat karena hanya dapat menampung rangkaian kereta api maksimal hingga lima gerbong. Jika rangkaiannya lebih panjang dari itu, maka harus diarahkan ke jalur terminus, di mana masinis harus menggerakkan KA untuk menempatkan bagian belakangnya di garis terminus yang berlawanan.

Stasiun ini hanya terdiri dari bangunan utama yang sederhana, berukuran sekitar 4 × 3 meter. Di sampingnya ada bangunan tambahan berdinding kayu, sebagai ruang tunggu. Namun, tak ada kursi tunggu di sini.

Stasiun ini sudah tidak asing lagi bagi kalangan railfans dan masyarakat umum yang suka memotret dan berburu kereta api, karena pemandangannya sangat indah. Stasiun ini diapit dua gunung yaitu Gunung Kaledong dan Gunung Mandalawangi.

Sebagai stasiun kecil, stasiun ini sebelumnya hanya disinggahi oleh Kereta api Lokal Cibatu jurusan Cibatu-Purwakarta pp, sedangkan lainnya melintas langsung. Namun, per tanggal 1 November 2015, kereta api lokal Cibatu sudah tidak berhenti lagi di stasiun ini, dan hanya melayani persilangan dengan KA yang rangkaiannya tidak melebihi lima gerbong.[3]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Informasi kereta api (Indonesia) diakses pada tanggal 23 Maret 2016
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Nagreg
ke arah Padalarang
Padalarang–Kasugihan Leles
ke arah Kasugihan

Koordinat: 7°03′13″S 107°53′38″E / 7.053666°S 107.893888°E / -7.053666; 107.893888