Stasiun Cilegon

stasiun kereta api di Kota Cilegon, Indonesia

Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan letaknya dekat dengan Masjid Agung Cilegon. Stasiun ini memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus, tetapi kini hanya jalur 1-3 saja yang sering digunakan.

Stasiun Cilegon
LM09

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun CLG.png
Cilegon2020.jpg
Stasiun Cilegon tahun 2020
LokasiJalan Stasiun Cilegon
Jombang Wetan, Jombang, Cilegon, Banten 42411
Indonesia
Ketinggian+14 m
PengelolaKAI Commuter
Letak dari pangkal
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah)
Jumlah jalur5 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • CLG
  • 0107
[2]
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka1 Desember 1900
Nama sebelumnyaTjilegon
Perusahaan awalStaatsspoorwegen
Operasi layanan
Lokal Merak
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Tonjong Baru Lokal Merak
Merak–Rangkasbitung, p.p.
Krenceng
ke arah Merak
Fasilitas dan teknis
FasilitasPemesanan langsung di loket Ruang/area tunggu Isi baterai Toilet Musala 
Tipe persinyalanElektrik tipe VPI DBRI[3]
Diagram lintasan stasiun
ke Krenceng
Jl. Ahmad Dahlan
Jl. DI Pandjaitan
ke Tonjong Baru
Lokasi pada peta

Stasiun ini mulai dibuka pada tanggal 1 Desember 1900,[4] dengan petak jalan Stasiun Serang-Stasiun Anyer Kidul sepanjang 27 km. Bangunannya terdiri dari dua buah ruangan: ruangan pertama adalah ruangan kontrol perjalanan kereta api dan ruang kepala stasiun, sedangkan ruang kedua merupakan loket dan administrasi. Bangunan stasiun ini merupakan salah satu dari lima bangunan cagar budaya yang ada di Kota Cilegon.[5]

Hanya ada satu kereta api yang melayani penumpang di stasiun ini, yaitu KA Lokal Merak.

Layanan kereta apiSunting

Lokal Merak, tujuan Merak dan tujuan Rangkasbitung (ekonomi lokal)

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Cilegon per 10 Februari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

Kereta api Lokal Merak
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Tujuan Rangkasbitung Tujuan Merak
421 05.14 05.16 422 06.27 06.29
423 07.44 07.46 424 08.57 08.59
425 10.14 10.16 426 11.27 11.29
427 12.44 12.46 428 15.21 15.23
429 16.44 16.46 430 17.57 17.59
431 19.14 19.16 432 20.27 20.29
433 21.44 21.46 434 22.57 22.59

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ "Haltestempels Nederlands-Indië". Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. 
  5. ^ "5 Gedung Tua Layak Jadi Cagar Budaya". 17 Februari 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-08-03. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. Kelimanya adalah makam Ki Wasyid, makam Syekh Jamaludin, Stasiun Kereta Api (KA) Cilegon, Yayasan Maulana Hasanudin, serta rumah tinggal Belanda atau yang kini digunakan sebagai rumah dinas Wali Kota Cilegon. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Krenceng
ke arah Merak
Merak–Tanah Abang Tonjong Baru
ke arah Tanah Abang

Koordinat: 6°01′11″S 106°03′11″E / 6.019619°S 106.053124°E / -6.019619; 106.053124