Prefektur Chiba (千葉県, Chiba-ken) adalah prefektur di Jepang yang terletak di wilayah Kantō, dan berada di Wilayah Tokyo Raya.[1] Prefektur ini merupakan prefektur terpadat keenam, dan terbesar ke 27 di Jepang, Chiba berada di pantai timur Honshū dan sebagian besar wilayahnya berada di Semenanjung Bōsō, yang berada di sisi timur Teluk Tokyo. Ibukota prefektur ini adalah kota Chiba.[2]

Prefektur Chiba

千葉県
Jepang Transkripsi
 • Jepang千葉県
 • RōmajiChiba-ken
Bendera Prefektur Chiba
Bendera
Official logo of Prefektur Chiba
Lambang
Lokasi Prefektur Chiba
NegaraJepang
WilayahKantō
PulauHonshu
Ibu kotaChiba
Pemerintahan
 • GubernurKensaku Morita
Luas
 • Total5,157,61 km2 (1,99.136 sq mi)
Peringkat luas wilayah27
Populasi
 (1 May 2016)
 • Total6,278,060
 • Peringkat6
 • Kepadatan120.953/km2 (313,270/sq mi)
ISO 3166 codeJP-12
Distrik6
Munisipalitas54
BungaSeiyō aburana blossom
PohonKusamaki
BurungMeadow bunting
IkanSeabream
Situs webwww.pref.chiba.lg.jp

EtimologiSunting

Nama Prefektur Chiba dalam bahasa Jepang dibentuk dari dua karakter kanji. Yang pertama, yang, berarti "ribuan" dan yang kedua, yang berarti "meninggalkan". Nama ini pertama kali muncul di Kuni no Miyatsuko kuno sebagai kantor komando daerah atau Chiba Kuni no Miyatsuko (千葉国造).[3] Nama ini kemudian diadopsi oleh cabang dari klan Taira yang pindah ke daerah di sekitar Kota Chiba saat ini pada akhir periode Heian. Cabang dari klan Taira ini kemudian menjadi klan Chiba, dan memegang pengaruh kuat atas wilayah tersebut sampai akhir Periode Azuchi-Momoyama. Nama "Chiba" kemudian dipilih untuk menjadi nama prefektur baru pada saat pembentukannya pada tahun 1873 oleh Majelis Gubernur Prefektur (地方官会議, Chihō Kankai Kaigi) yang merupakan badan gubernur prefektur Era Meiji yang bertemu untuk memutuskan struktur lokal dan administrasi regional di Jepang.[4]

Kata Keiyō (京葉), merujuk pada wilayah Tokyo-Chiba, kata tersebut dibentuk dari karakter kedua di Tokyo (), dan karakter kedua di Chiba (), yang masing-masing juga dapat diucapkan "kei" dan "yō".[5] Kata ini banyak digunakan dalam istilah seperti Jalur Keiyō, Jalan Keiyō, Jalur Utama Rinkai Keiyō Rinkai Railway, dan Zona Industri Keiyō.

SejarahSunting

 
Objek patung terakota Haniwa yang dibuat pada Periode Kofun. Dari koleksi Museum Shibayama Haniwa
Populasi historis
Tahun Jumlah
Pend.
  
±% p.a.  
1890 1,191,353—    
1903 1,316,547—    
1913 1,401,587—    
1920 1,336,155—    
1925 1,399,257—    
1930 1,470,121—    
1935 1,546,394—    
1940 1,588,425—    
1945 1,966,862—    
1950 2,139,037—    
1955 2,205,060—    
1960 2,306,010—    
1965 2,701,770—    
1970 3,366,624—    
1975 4,149,147—    
1980 4,735,424—    
1985 5,148,163—    
1990 5,555,429—    
1995 5,797,782—    
2000 5,926,285—    
2005 6,056,462—    
2010 6,216,289—    
2015 6,224,027—    
source:[6]

Sejarah awalSunting

Prefektur Chiba telah dihuni sejak pada zaman prasejarah, sebagaimana dibuktikan di setiap bagian wilayah prefektur ini dihuni pada Periode Jōmon. Selain itu kjokkenmoddinger terbesar di jepang yaitu Kasori Midden ada di prefektur ini, sehingga membuktikan dahulu terdapat populasi besar di prefektur ini yang bergantung pada hasil laut yang kaya di Samudera Pasifik dan juga Teluk Tokyo. Gundukan makam Kofun juga dapat ditemukan di seluruh area prefektur ini, dengan kelompok terbesar berada di Futtsu di sepanjang Teluk Tokyo.[7]

Periode Asuka dan NaraSunting

Pada Periode Asuka (538 - 710), di bawah era Reformasi Taika tahun 645, struktur administrasi Prefektur Chiba saat itu berubah secara signifikan. Provinsi Fusa, yang mencakup sebagian besar prefektur Chiba dan Ibaraki, dibagi menjadi dua provinsi yaitu Provinsi Shimōsa (juga disebut Shimofusa) di utara dan Provinsi Kazusa di selatan. Provinsi Awa di selatan Prefektur Chiba kemudian berpisah dari Provinsi Kazusa pada tahun 718. Unit-unit administrasi ini masih tetap ada hingga dihapuskan dan bergabung menjadi Prefektur Chiba setelah restorasi Meiji. Pemerintah pusat mendirikan kuil provinsi kokubunji di setiap bekas provinsi.[8]

Periode HeianSunting

Pengadilan kekaisaran secara bertahap memperluas kewenangannya atas tiga provinsi dalam Periode Nara (710-794) dan Heian (794-1185). Pemukiman feodal Shōen didirikan di tiga provinsi, dan wilayah tersebut menjadi sumber penting pajak pendapatan, pertanian, dan produk lainnya ke ibu kota di Kyoto. Ketika periode Heian berlanjut, gubernur provinsi kokushi datang dan mengerahkan kekuatan militer dari pemerintah pusat di Kyoto. Klan Chiba akhirnya memutuskan hubungan sepenuhnya dengan istana kekaisaran dan berperan penting dalam pembentukan keshogunan Kamakura.[8][9]

Era ModernSunting

 
Pelatihan militer pelajar dari pelatihan Angkatan Darat ke-52 Jepang di Pantai Kujūkuri, awal tahun 1945

Prefektur Chiba didirikan pada 15 Juni 1873 dengan penggabungan antara Prefektur Kisarazu dan Prefektur Inba. Gempa Besar Kantō tahun 1923 menyebabkan kerusakan besar di Prefektur Chiba, terutama di bagian selatan Semenanjung Bōsō, dimana 1.300 penduduk terbunuh. Wilayah prefektur yang berbatasan dengan Tokyo mengalami banyak kerusakan, dan kekerasan massal terhadap warga negara Korea dan etnis minoritas lainnya terjadi dalam kekacauan setelah gempa bumi di Funabashi, Ichikawa, dan daerah lainnya.[10] Warga negara Korea di Yachiyo banyak yang menjadi korban jiwa, dan sebuah menara didirikan pada tahun 1972 di dekat Stasiun Yachiyodai untuk mengenang orang-orang yang terbunuh dalam insiden itu.[11] Militerisas di areai Prefektur Chiba dimulai sejak Perang Rusia-Jepang (1904–1905). Benteng-benteng pantai dibangun di sepanjang Teluk Tokyo ke selatan ke Tateyama untuk melindungi ibukota Kekaisaran Jepang dari serangan. Pada tahun 1930an, wilayah utara dan tengah prefektur ini menjadi pusat produksi barang militer berskala besar, dan pangkalan serta benteng militer dibangun di sebagian besar wilayah pesisir prefektur chiba. Setelah Amerika Serikat mengendalikan Saipan, bagian utara prefektur ini terutama kota Chiba dan Choshi dibom. Banyak industri di utara prefektur hancur. Operasi Coronet, salah satu dari dua bagian Operasi Downfall, adalah invasi darat yang direncanakan ke Tokyo pada bulan Maret 1946 oleh Amerika Serikat. Coronet merencanakan Pantai Kujūkuri sebagai salah satu dari dua pangkalan pendaratan awal pasukan, yang lainnya adalah di Hiratsuka via Sagami Bay. Angkatan Darat Amerika Serikat Pertama akan masuk di Kujūkuri, menghabisi area Semenanjung Bōsō, dan bertemu Angkatan Darat Amerika Serikat Kedelapan di Tokyo. Setelah pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki akhirnya Jepang menyerah pada tahun 1945, sehingga rencana itu tidak pernah dilakukan.[12]

Era pasca perangSunting

 
Nippon Steel Kimitsu Works, 2007, Kimitsu, Zona Industrial Keiyō

Selama Pendudukan Sekutu atas Jepang (1945–1952) Prefektur Chiba dibawah kendali pasukan Amerika yang dikomandoi dari lantai dua gedung ibukota prefektur di kota Chiba. Banyak kota lain di prefektur ini, seperti Choshi di utara dan Tateyama di selatan yang digunakan sebagai pangkalan pendudukan sekutu di prefektur ini. Daerah pertanian yang kaya di seluruh prefektur melindungi wilayah ini dari kekurangan pangan dan kelaparan setelah perang. Periode pasca perang ditandai oleh ekspansi industri yang direncanakan dengan hati-hati di utara prefektur dan peningkatan produksi pertanian yang signifikan setelah reformasi tanah di seluruh bagian prefektur ini. Zona Industri Keiyō menyatukan area industri yang lebih kecil di sepanjang pantai barat Prefektur Chiba, dan zona industri tersebut menjadi pusat penting produksi industri berat dan fasilitas pelabuhan berskala besar di Jepang. Kota-kota di timur laut prefektur ini yang dekat dengan Tokyo dihubungkan dengan jaringan kereta api ke ibukota, dan menjadi kota komuter kota Tokyo. Bandar Udara Internasional Narita mulai beroperasi pada tahun 1978 di Narita setelah melalui banyak protes untuk menggantikan Bandar Udara Internasional Tokyo yang lain yang sudah penuh (Bandar Udara Haneda). Mayoritas lalu lintas udara internasional memasuki Jepang melalui Prefektur Chiba melalui bandar udara Narita. Pertanian di prefektur ini, khususnya beras dan juga sayuran untuk melayani Wilayah Metropolitan Tokyo Raya berkembang pesat dan menjadi sumber pendapatan bagi wilayah timur laut dan tengah prefektur ini. Perluasan areal pertanian di wilayah tengah dan selatan prefektur ini berbanding terbalik dengan depopulasi wilayah-wilayah ini karena sebagian besar penduduk pindah ke timur laut prefektur ini sebagai akibat dari urbanisasi Jepang, yang berlanjut hingga abad ke-21.

Gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011Sunting

 
Kebakaran kilang minyak Cosmo Oil Chiba Refinery, Ichihara yang disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami Tohoku 2011

Gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011 berdampak pada bagian selatan Prefektur Chiba. Dimana banyak terjadi kerusakan pada perumahan dan industri namun jauh lebih sedikit daripada di wilayah Tohoku lainnya, setidaknya 20 orang tewas pada peristiwa tsunami tersebut di Prefektur Chiba, sebagian besar tsunami tersebut melanda Asahi di timur laut prefektur dan menyebabkan 13 korban meninggal dunia. Selain itu terjadi juga kebakaran kilang minyak, yang berada di Cosmo Oil Chiba Refinery di Ichihara. Tank-tanki gas minyak cair(LPG) besar terbakar pada 11-21 Maret 2011.[13] Pencairan tanah di daerah-daerah tanah reklamasi di bagian utara dan barat Prefektur Chiba menyebabkan banyak kerusakan, terutama pada perumahan.[14][15] Kota Chiba, Funabashi, Narashino, dan Urayasu merupakan kota yang paling terdampak.[16] Akibat terjadinya kerusakan permanen pada tanah perumahan karena pencairan tanah dan adanya bahan radioaktif, populasi Prefektur Chiba turun untuk pertama kalinya sejak 1920.[14][17]

GeografiSunting

Prefektur Chiba berbatasan dengan Prefektur Ibaraki di sebelah utara di Sungai Tone, Tokyo dan Prefektur Saitama di sebelah barat di Sungai Edo, Samudra Pasifik di sebelah timur, dan Teluk Tokyo di sekitar perbatasan selatannya. Sebagian besar daerah prefektur Chiba terletak di Semenanjung Bōsō yang berbukit, sedangkan daerah pertanian padi berada pantai timur, yang dikenal sebagai Dataran Kujūkuri[18], daerah tersebut merupakan daerah yang sangat produktif. Zona terpadat di prefektur ini, di barat laut prefektur. Arus Kuroshio yang mengalir di dekat Chiba, membuat prefektur ini relatif hangat di musim dingin dan lebih dingin di musim panas daripada di Tokyo.

Taman nasional dan prefekturalSunting

 
Wilayah pesisir pantai Emi, Kamogawa

Kecuali Zona Industri Keiyō di timur laut prefektur ini, hampir seluruh areal pantai Prefektur Chiba berada di dua taman kuasi-nasional dan satu taman alam prefektural di bawah sistem taman nasional Jepang. Pada 1 April 2012, 6% dari total luas wilayah prefektur ini ditetapkan sebagai Taman Nasional.[19]

  • Taman Kuasi Nasional Suigo-Tsukuba meliputi sebagian besar wilayah lembah Sungai Tone dan daerah di sekitar Gunung Tsukuba di Prefektur Ibaraki. Taman ini didirikan pada tahun 1953 untuk melindungi tidak hanya lingkungan daerah tersebut, tetapi juga warisan budayanya yang unik. Bagian selatan taman ini meliputi mulut Sungai Tone ke Tanjung Inubo dan Byōbugaura di timur laut Prefektur Chiba.[20]
  • Taman Kuasi Nasional Minami Bōsō didirikan pada tahun 1953 untuk melindungi sebagian besar wilayah pesisir selatan Prefektur Chiba dari Tanjung Futtsu di Teluk Tokyo hingga Tanjung Inubō di timur laut Prefektur Chiba. Taman kuasi nasional ini membentang di sembilan distrik administratif di prefektur chiba. Taman Kuasi Nasional Minami Bōsō didirikan untuk melindungi tidak hanya lingkungan daerah pesisir, namun juga aset budaya yang unik terkait dengan daerah-daerah ini, terutama kuil-kuil yang terkait dengan Nichiren.[21]

Prefektur Chiba telah menetapkan dan memelihara delapan taman nasional prefektural untuk melindungi alam serta budaya yang ada, kedelapan taman nasional prefektural tersebut yaitu Inba Tega, Kasamori Tsurumai, Kujūkuri, Mineokasankei, Ōtone, Takagoyama, Tomisan, dan Yoko Keikoku Okukiyosumi.[22] Kota-kota dan desa-desa di prefektur tersebut juga telah menetapkan dan melindungi taman-taman prefektural tersebut. Taman-taman ini dipelihara untuk melindungan lingkungan serta menyediakan fasilitas rekreasi lokal.

Pembagian administratifSunting

 
Peta Prefektur Chiba
     Kota terpilih      Kota      Kota kecil      Desa

KotaSunting

Berikut 37 kota yang ada di Prefektur Chiba:

Kota kecil dan desaSunting

Berikut kota kecil dan desa berdasar tiap distriknya:

EkonomiSunting

 
Zona Industri Keiyō
 
Lahan pertanian padi di sawara, Katori

IndustriSunting

Prefektur Chiba merupakan tempat bagi salah satu kawasan industri terbesar di Jepang. Sebelum Perang Dunia II, industri di prefektur ini berpusat pada industri pembuatan bir, atau produksi kecap kedelai, sake, mirin. Sektor manufaktur akhirnya berkembang pesat setelah perang dunia kedua selesai. Prefektur ini kemudian dipilih sebagai pabrik utama Baja Kawasaki pada tahun 1950. Pada periode yang sama pemerintah prefektur ini memulai program reklamasi lahan berskala besar. Pembangunan besar-besaran pabrik, gudang, dan dermaga di tanah reklamasi di sekitar kawasan Teluk Tokyo ini akhirnya membentuk Zona Industri Keiyō.[23] Prefektur Chiba sekarang berada di urutan ke-6 di Jepang dalam hal hasil industri dengan sebagian besar industri berfokus pada industri minyak bumi, industri kimia, dan industri baja dan mesin.[24] Bersama-sama, industri-industri ini menyumbang empat puluh lima persen dari total ekspor prefektur ini. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah mendanai lebih dari delapan puluh Kawasan industri untuk membawa pembangunan lebih jauh ke pedalaman.

PertanianSunting

Prefektur ini juga menawarkan hasil pertanian tertinggi kedua secara keseluruhan di Jepang. Di antara prefektur lainnya, hanya Hokkaidō yang memproduksi lebih banyak produk pertanian, sedangkan prefektur Chiba mengungguli Hokkaidō dalam produksi sayuran. Kacang dianggap sebagai produk khas prefektur Chiba dimana hampir 78 persen kacang tanah di negara ini diproduksi di prefektur Chiba.[25]

Prefektur Chiba memimpin dalam produksi beberapa sayuran, seperti wortel, kubis, lobak daikon, negi, Biwa, nashi, kultivar pir Jepang yang telah budidaya selama dua ratus tahun di prefektur chiba, tomat, dan bayam.[25][26] Selain itu prefektur ini adalah produsen jagung terbesar kedua di negara Jepang.[25] Padi dan rumput laut, khususnya nori juga dipanen dalam jumlah besar dari Teluk Tokyo.[27]

DemografiSunting

Penduduk Chiba adalah salah satu yang terkaya di Jepang, hal itu dikarenakan sektor komersial dan industri yang kuat di prefektur ini. PDB per kapita adalah ¥3,1 juta (sekitar Rp 270 juta), dan merupakan yang terbesar kelima di Jepang. 70% populasi prefektur ini bekerja di sektor jasa, sedangkan 25% di industri dan 5% di pertanian.

IklimSunting

Prefektur Chiba memiliki iklim subtropis basah (Klasifikasi iklim Köppen: Cfa) dengan musim panas yang panas dan lembab serta musim dingin yang dingin dan sejuk. Musim hujan tsuyu terjadi selama kurang lebih 50 hari dari Juni hingga Juli. Menurut Badan Meteorologi Jepang, suhu rata-rata tahunan adalah 15,7℃. Rata-rata tertinggi adalah 19,6 ℃ (67,3 °F), dan rata-rata terendah adalah 12,3℃ (54,1 °F).[28]

Data iklim Chiba
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 9
(48)
9
(48)
12
(53)
17
(63)
22
(71)
24
(75)
27
(81)
29
(85)
26
(79)
21
(69)
16
(61)
12
(53)
18.7
(65.5)
Rata-rata terendah °C (°F) 1
(33)
1
(34)
4
(39)
9
(49)
14
(57)
18
(64)
21
(70)
23
(74)
19
(67)
13
(56)
8
(46)
3
(37)
11.2
(52.2)
Presipitasi mm (inci) 48.3
(1.902)
66
(2.6)
94
(3.7)
109.2
(4.299)
96.5
(3.799)
139.7
(5.5)
106.7
(4.201)
121.9
(4.799)
177.8
(7)
157.5
(6.201)
83.8
(3.299)
48.3
(1.902)
1.249,7
(49,202)
Sumber: weather.com

PendidikanSunting

UniversitasSunting

 
Perpustakaan Universitas Chiba
  • Chiba
    • Universitas Chiba di Inage, Chuo
    • Universitas Ekonomi Chiba di Inage
    • Universitas Terbuka Jepang di Mihama
    • Perguruan Tinggi Meteorologi Jepang
    • Universitas Heisei Teikyo di Mihama
    • Universitas Shukutoku di Chuo
    • Universitas Ilmu Informasi Tokyo di Wakaba
    • Pendidikan Internasional Universitas Kanda di Mihama
    • Ilmu Universitas Tokyo Pengembangan Karier di Chuo
  • Funabashi
    • Universitas Toho - Kampus Narashino
    • Universitas Nihon - Kampus Funabashi
  • Matsudo
    • Universitas Nihon - Kampus Matsudo
    • Universitas Ryutsu Keizai
    • Universitas Seitoku
  • Ichikawa
    • Universitas Perdagangan Chiba
    • Universitas Wanita Wayo
  • Kashiwa
    • Universitas Tokyo - Kampus Kashiwa
    • Universitas Chiba - Kampus Kashiwanoha
    • Universitas Internasional Kaichi
    • Universitas Nishogakusha - Kampus Kasiwa
    • Universitas Reitaku
  • Narashino
    • Institut Teknologi Chiba
    • Universitas Nihon - Kampus Narashino dan Mimomi
  • Ichihara
    • Universitas Heisei Teikyo - Kampus Ichihara
  • Hachiyo
    • Universitas Shumei
    • Universitas Tokyo Seitoku
  • Sakura
    • Universitas Keiai - Kampus Sakura
  • Noda
    • Universitas Sains Tokyo - Kampus Noda
  • Nagareyama
    • Universitas Edogawa
    • Universitas Toyo Gakuen
  • Urayasu
    • Universitas Juntendo - Kampus Urayasu
    • Universitas Meikai
    • Universitas Ryotokuji
  • Abiko
    • Universitas Chuo Gakuin
    • Universitas Wanita Kawamura Gakuen
  • Kisarazu
    • Universitas Seiwa
  • Togane
    • Universitas Internasional Josai
  • Inzai
    • Universitas Juntendo - Kampus Sakura
  • Kamogawa
    • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kameda

BudayaSunting

MuseumSunting

 
Museum Sains dan Industri Chiba

Prefektur Chiba merupakan tempat bagi satu museum tingkat nasional dan beberapa museum prefektural dan lokal. Museum Nasional Sejarah Jepang terletak di Sakura dan berfokus pada sejarah, arkeologi, dan budaya rakyat Jepang.[29] Museum prefektur Chiba terdiri dari museum utama, Institut dan Museum Sejarah Alam, yang berada di pusat Kota Chiba, dan enam museum cabang lainnya yang tersebar di seluruh prefektur. Museum Seni Prefektur Chiba berada di Kota Chiba. Museum Boso-no-mura di Sakae berfokus pada budaya lokal pada akhir zaman Edo, dan Museum Otone Prefektur Chiba di Katori berfokus pada budaya-budaya di lembah Sungai Tone. Rekonstruksi Kastil Sekiyado dan Ōtaki menjadi museum sejarah regional. Museum Sains dan Industri Chiba yang terletak di Ichihara di lokasi bekas pabrik, institut dan Museum Sejarah Alam Pesisir Chiba di Katsūra berfokus pada lingkungan laut di pesisir Samudra Pasifik.[30] Sejumlah kota lain di prefektur juga terdapat museum.

Perpustakaan dan arsipSunting

Perpustakaan di Prefektur Chiba terdiri dari tiga perpustakaan. Perpustakaan Pusat Prefektur Chiba terletak di pusat Chuō-ku, Kota Chiba, di barat daya Kastil Chiba dan dekat dengan kantor balai kota Chiba. Perpustakaan Pusat menampung koleksi umum serta koleksi penelitian pusat prefektur ini.[31][32] Perpustakaan Prefektur Chiba Barat terletak di Matsudo di sebelah Museum Matsudo,[33] perpustakaan ini menyimpan koleksi penelitian yang berfokus pada sejarah, alam, dan seni rupa. Perpustakaan Prefektur Chiba Timur terletak di Asahi,[34] dan menampung koleksi penelitian yang berfokus pada literatur dan sejarah prefektur.[35] Sedangkan Arsip Prefektur Chiba terletak di seberang Sungai Miyako di dekat kantor balai Kota Chiba. Arsip ini menyimpan koleksi buku dan bahan bacaan langka dari seluruh prefektur, serta bahan-bahan bacaan yang berkaitan dengan administrasi Prefektur Chiba.[36] Setiap kota di prefektur ini memiliki perpustakaan lokal mereka tersendiri. Selain itu, banyak kuil-kuil di prefektur ini yang memelihara koleksi arsip yang terkait dengan institusi mereka.

HidanganSunting

 
Futomaki, gulungan sushi besar yang berasal dari Katori, Prefektur Chiba

Makanan tradisional di Prefektur Chiba pada dasarnya tidak berbeda dibandingkan dengan prefektur yang lain di Jepang. Prefektur Chiba menghasilkan beras dalam jumlah yang banyak di hampir seluruh wilayah prefektur ini, sayuran di wilayah utara prefektur, sedangkan ikan, makanan laut, dan kerang di sepanjang wilayah pesisir prefektur. Chōshi sejak dahulu telah menjadi pusat produksi kecap utama sejak zaman Edo, dan menjadi produsen utana di Jepang. Kikkoman berkantor pusat di Noda di barat laut Prefektur Chiba.[26][37] Ini semua adalah komponen penting dari hidangan Jepang.

Produk-produk lokal tertentu tumbuh berlimpah dan menghasilkan beberapa hidangan unik di beberapa daerah tersebut. Kacang, ditanam dalam jumlah besar di prefektur, dan dapat ditemukan segar di pasar-pasar di prefektur ini dan dapat dimakan dengan direbus sebagai camilan. Pasta miso yang dicampur dengan kacang juga berasal di Chiba.[26] Takenoko, atau rebung jepang, dipanen dari bagian tengah Semenanjung Bōsō. Takenoko Ōtaki tidak memiliki konsentrasi arsenik yang biasanya ditemukan pada rebung yang tidak dimasak, sehingga rebung ini dapat dimakan secara mentah di daerah tersebut dan disebut sebagai "takenoko sashimi".[38][39] Futomaki atau futomakizushi, secara harfiah berarti "gulungan lemak", adalah versi besar dari gulungan sushi. Futomaki yang sering dibuat di Prefektur Chiba berdiameter hingga 4 inci. Futomaki di Prefektur Chiba sering menggunakan berbagai bahan untuk membentuk pola, seperti bunga atau karakter kanji ketika gulungan dipotong dan disajikan.[26][39]

OlahragaSunting

 
Hitachi-Kashiwa Soccer Stadium

Prefektur Chiba menjadi tuan rumah bagi dua acara besar dalam kalender atletik Jepang yaitu: International Chiba Ekiden dan Chiba International Cross Country.

Tim olahraga berikut bermarkas di Prefektur Chiba.

Sepak bola AmerikaSunting

Sepak bolaSunting

BisbolSunting

Bola BasketSunting

RugbiSunting

FutsalSunting

Bola voliSunting

  • V.Challenge League II: Chiba Zelva (Chiba)

TransportasiSunting

 
Stasiun Chiba
 
Jalan Tol Higashi-Kanto diatas Sungai Tone
 
Jalan Nasional Jepang Rute 127

BandaraSunting

Sebagian besar pengunjung yang akan ke Tokyo yang terbang dengan penerbangan internasional mendarat di Bandara Internasional Narita, yang terletak di Narita di utara prefektur ini, Bandar Udara Internasional Narita terhubung ke Tokyo oleh Narita Express dari JR East dan Skyliner Kereta Listrik Keisei.

KeretaSunting

People moverSunting

  • Chiba Urban Monorail
  • Jalur Yamaman Yukarigaoka

JalanSunting

Jalan bebas hambatanSunting

  •   Jalan Tol Joban
  •   Jalan Tol Bandara Narita
  •   Jalan Tol Higashi Kanto
  •   Jalan Tol Tokyo Gaikan
  •   Jalan Tol Tateyama
  • Jalan Tol Shuto
  • Jalan Keiyo
  • Jalan Togane
  •   Jalan Tokyo Bay Aqua

Jalan nasionalSunting

WisataSunting

 
Disneyland Tokyo di Urayasu

Tokyo Disney Resort, yang terdiri dari Disneyland Tokyo dan DisneySea Tokyo terletak di Urayasu dekat perbatasan sebelah barat prefektur. Kamogawa Sea World terletak di Kamogawa. Selain itu, terdapat pula sejumlah lokasi wisata di semenanjung Chiba, seperti Gunung Nokogiri, Pantai Kujūkuri, dan pantai Onjuku.

PolitikSunting

 
Gedung utama pemerintahan prefektur Chiba

Sejak tahun 2009 gubernur prefektur chiba adalah Eiji Suzuki[40], yang lebih dikenal dengan nama panggung Kensaku Morita, seorang mantan aktor, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (Partai Demokrat Liberal/Independen - distrik 4 Tokyo) dan anggota Dewan Penasihat (Independen - Tokyo). Dia terpilih kembali dengan mendapat perolehan suara banyak untuk masa jabatan kedua sebagai gubernur dalam pemilihan Maret 2013 yang hanya melawan penantang dari Komunis dan wakil minor dari independen yang tidak terafiliasi dengan partai manapun

Dewan Majelis Prefektur Chiba saat ini memiliki anggota tetap sebanyak 95 orang yang dipilih dari 45 daerah pemilihan[41]. Per Juli 2014, majelis prefektur chiba terdiri dari: LDP 52 anggota, DPJ 13, Komeito 7, JCP 4, Shimin Net/SDP/Independent 4, Your Party 3, dan empat kaukus lainnya dengan total 5 anggota.[42]

Dalam Parlemen Nasional Jepang, Chiba diwakili oleh 13 anggota dari single member district di Dewan Perwakilan Rakyat Jepang, dan enam anggota di Dewan Penasihat Jepang. Setelah pemilihan parlemen terbaru pada 2010, 2012 dan 2013, prefektur ini diwakili oleh sebelas anggota dari Partai Demokrat Liberal dan dua anggota dari Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat, serta tiga anggota Demokrat Liberal, dua anggota Demokrat, dan satu anggota Your Party di Dewan Penasihat. Anggota parlemen saat ini yang dari prefektur Chiba termasuk mantan perdana menteri Yoshihiko Noda (DPR, DPJ - distrik 4), mantan menteri Kuniko Inoguchi (DP, LDP) dan Motoo Hayashi (DPR, LDP - distrik 10).

Pemerintah daerahSunting

Per 2014, Chiba dibagi menjadi 54 kota ataupun desa yang terbagi menjadi: 37 kota, 16 kota kecil dan satu desa[43]. Seperti di semua daerah Jepang pascaperang lainya, walikota dan majelis di masing-masing daerah dipilih secara langsung. Satu-satunya Kota terpilih serta yang paling padat penduduknya adalah kota Chiba yang juga merupakan ibu kota kota dari Prefektur Chiba. Dua kota lainnya, Funabashi dan Kashiwa adalah kota inti. Setelah penggabungan pada akhir abad ke-20, sebagian besar bagian prefektur juga dibagi menjadi kota-kota independen, dan hanya enam distrik yang tersisa, empat di antaranya hanya memiliki satu atau dua kota atau desa yang tersisa. Setelah reorganisasi pemerintah distrik dan kota di semua prefektur pada tahun 1889/1890, pada awalnya terdapat 12 distrik dan tidak ada kota independen di Prefektur Chiba.[44] Kota Chiba di distrik Chiba menjadi kota pertama di prefektur Chiba yang diangkat ke status kota pada tahun 1921.

Daftar gubernur Prefektur Chiba (1947–sekarang)Sunting

Gubernur Mulai menjabat Akhir menjabat
Tamenosuke Kawaguchi (川口為之助) 21 April 1947 25 Oktober 1950
Hitoshi Shibata (柴田等) 15 Desember 1950 2 November 1962
Hisaaki Kano (加納久朗) 3 November 1962 21 Februari 1963
Taketo Tomonoo (友納武人) 17 April 1963 16 April 1975
Kiichi Kawakami (川上紀一) 17 April 1975 27 Februari 1981
Takeshi Numata (沼田武) 5 April 1981 4 April 2001
Akiko Domoto (堂本暁子) 5 April 2001 4 April 2009
Kensaku Morita (森田健作) 5 April 2009 Saat ini

KepolisianSunting

 
Kantor pusat kepolisian Prefektur Chiba

Walaupun tidak sebesar Tokyo, kepolisian Chiba adalah salah satu di antara sepuluh kepolisian terbesar di jepang dimana terdapat lebih dari 10.000 anggota (termasuk polisi bandara Narita). Seperti di prefektur lainnya, polisi diawasi oleh komisi keselamatan publik, lima anggotanya ditunjuk oleh gubernur dengan persetujuan majelis.[45][46]

Kota saudaraSunting

Prefektur Chiba memiliki hubungan kota saudara dengan beberapa kota berikut:

ReferensiSunting

  1. ^ Nussbaum, Louis-Frédéric. (2005). "Chiba-ken" in Japan Encyclopedia, p. 109, hlm. 109, di Google Books
    "Kantō" in p. 479, hlm. 479, di Google Books
  2. ^ Nussbaum, "Chiba" in p. 109, hlm. 109, di Google Books
  3. ^ "千葉国造(下総)". Nihonjiten.com. 
  4. ^ "千葉県の成立と行政的変遷". Nihon Rekishi Chimei Taikei (日本歴史地名大系) (dalam bahasa Jepang). Tokyo: Shogakukan. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-08-25. Diakses tanggal 2012-04-01. 
  5. ^ "Keiyō". Dijitaru daijisen (dalam bahasa Jepang). Tokyo: Shogakukan. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-08-25. Diakses tanggal 2012-03-26. 
  6. ^ Statistics Bureau of Japan
  7. ^ 千葉県史料: 原始古代編 [Historical Materials on Chiba Prefecture: Prehistory and Ancient History] (dalam bahasa Japanese). Kazusa-no-Kuni. Chiba, Chiba Prefecture: Chiba Prefecture. 1963. LCCN 67000809. OCLC 37884389. 
  8. ^ a b Chiba-ken Kōtō Gakkō Kyōiku Kenkyūkai. Rekishi Bukai. (1989). Chiba-ken no rekishi sanpo (千葉県の歴史散步) (dalam bahasa Japanese). Tokyo: Yamakawa Shuppansha. hlm. 3–4. ISBN 9784634291201. 
  9. ^ Nussbaum, "Provinces and prefectures" in p. 780, hlm. 780, di Google Books .
  10. ^ Chiba-ken Kōtō Gakkō Kyōiku Kenkyūkai. Rekishi Bukai. (1989). Chiba-ken no rekishi sanpo (千葉県の歴史散步) (dalam bahasa Japanese). Tokyo: Yamakawa Shuppansha. hlm. 9. ISBN 9784634291201. 
  11. ^ Chiba-ken Kōtō Gakkō Kyōiku Kenkyūkai. Rekishi Bukai. (1989). Chiba-ken no rekishi sanpo (千葉県の歴史散步) (dalam bahasa Japanese). Tokyo: Yamakawa Shuppansha. hlm. 91. ISBN 9784634291201. 
  12. ^ Giangreco, D. M. (2011). Hell to Pay: Operation DOWNFALL and the Invasion of Japan, 1945-1947. New York: Naval Institute Press. hlm. 169–170. ISBN 9781612510262. OCLC 741492494. 
  13. ^ "LPG Tanks Fire Extinguished at Chiba Refinery (5th Update)". Cosmo Energy Holdings. March 21, 2011. 
  14. ^ a b Fukue, Natsuko (30 March 2012). "Liquefaction driving away Chiba residents". Japan Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 April 2012. 
  15. ^ Fukue, Natsuko (8 April 2011). "Urayasu still dealing with liquefaction". Japan Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2011. 
  16. ^ "Liquefaction damage widespread". Yomiuri Shimbun. 10 April 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 April 2011. 
  17. ^ "Foreigner exodus spurs Chiba population decline". Yomiuri Shimbun. 9 February 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 February 2012. 
  18. ^ "九十九里平野 (Kujūri Heino)". Dijitaru daijisen (dalam bahasa Jepang). Tokyo: Shogakukan. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-08-25. Diakses tanggal 2012-04-09. 
  19. ^ "General overview of area figures for Natural Parks by prefecture" (PDF). Ministry of the Environment. Diakses tanggal 26 April 2012. 
  20. ^ "Suigō-Tsukuba Kokutei Kōen (水郷筑波国定公園)". Nihon Daihyakka Zensho (Nipponika) (日本大百科全書(ニッポニカ) (dalam bahasa Jepang). Tokyo: Shogakukan. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-08-25. Diakses tanggal 2012-04-09. 
  21. ^ "Minami-Bōsō Kokutei Kōen (南房総国定公園)". Nihon Daihyakka Zensho (Nipponika) (日本大百科全書(ニッポニカ) (dalam bahasa Japanese). Tokyo: Shogakukan. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-08-25. Diakses tanggal 2012-04-09. 
  22. ^ 千葉県の自然公園一覧表 [List of Natural Parks of Chiba Prefecture] (dalam bahasa Japanese). Chiba Prefecture. Diakses tanggal 26 April 2012. 
  23. ^ "Chiba Industry". Ministry of Foreign Affairs of Japan. 
  24. ^ "Industry in Chiba Prefecture". Chiba Prefectural Government. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-03-04. Diakses tanggal 2015-11-03. 
  25. ^ a b c "Welcome to Chiba - Foods". Chiba Prefectural Government. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-08-31. Diakses tanggal 2012-04-20. 
  26. ^ "Ichikawa Produces Nori (Laver Seaweed)". Ichikawa City. 2009-11-25. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-02-14. Diakses tanggal 2012-01-30. 
  27. ^ "気象庁|過去の気象データ検索". www.data.jma.go.jp. Diakses tanggal 2019-02-18. 
  28. ^ "Introduction to the Museum". Sakura, Chiba Prefecture, Japan: National Museum of Japanese History. 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 17, 2012. Diakses tanggal July 21, 2012. 
  29. ^ 千葉の県立博物館
  30. ^ Chiba-ken Kōtō Gakkō Kyōiku Kenkyūkai. Rekishi Bukai. (1989). Chiba-ken no rekishi sanpo (千葉県の歴史散步) (dalam bahasa Japanese). Tokyo: Yamakawa Shuppansha. hlm. 16. ISBN 9784634291201. OCLC 28073785. 
  31. ^ Chiba Prefectural Central Library[pranala nonaktif permanen]
  32. ^ Chiba Prefectural West Library[pranala nonaktif permanen]
  33. ^ Chiba Prefectural West Library[pranala nonaktif permanen]
  34. ^ 要覧: 平成23年度, 千葉県立中央図書館, 千葉県立西図書館, 千葉県立東図書館[pranala nonaktif permanen]
  35. ^ 千葉県文書館, Chiba Prefectural Archives
  36. ^ "Kikkoman Corporate Profile". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-03-26. Diakses tanggal 2012-05-01. 
  37. ^ 第271回『たけのこ』春の息吹 たけのこ4月18日放送予定(Jepang)
  38. ^ a b "Country Dishes of Chiba Prefecture". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-07-01. Diakses tanggal 2012-05-01. 
  39. ^ Chiba Prefecture: Governor Diarsipkan 2015-07-03 di Wayback Machine. (dalam bahasa Jepang)
  40. ^ Chiba Prefecture: Assembly (dalam bahasa Jepang)
  41. ^ Prefectural assembly: Members by caucus (dalam bahasa Jepang)
  42. ^ Chiba Prefecture, Municipalities Diarsipkan 2015-09-29 di Wayback Machine.: List, Map
  43. ^ Chiba's counties and cities in 1900 (Jepang)
  44. ^ Chiba prefectural police (dalam bahasa Jepang)
  45. ^ Chiba prefectural public safety commission (dalam bahasa Jepang)
  46. ^ "Sister-States and Cities". International Wisconsin. 2010-02-04. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-02-04. Diakses tanggal 2012-02-23. 

Pranala luarSunting

Koordinat: 35°36′18″N 140°07′24″E / 35.60500°N 140.12333°E / 35.60500; 140.12333