Pendudukan Sekutu atas Jepang

Pendudukan Sekutu yang dipimpin Amerika Serikat atas Kepulauan Jepang dan sekitarnya setelah Perang Dunia II


Setelah kekalahan dalam Perang Dunia II, Jepang diduduki oleh pasukan Sekutu, dipimpin oleh Amerika Serikat dan didukung oleh Australia, India, Selandia Baru, dan Britania Raya. Pendudukan Jepang ini berlangsung dari tahun 1945 hingga tahun 1952. Pendudukan tersebut mencakup juga bidang pendidikan dan pemerintahan.

Kekaisaran Jepang (1945–1947)
大日本帝國
Dai Nippon Teikoku
Jepang (1947–1952)
日本国
Nippon-koku
1945–1952
Bendera Pendudukan Sekutu atas Jepang
Merchant flag of Japan (1870).svg
Bendera
{{{coat_alt}}}
Lambang Kekaisaran
Peta Jepang di bawah pendudukan Sekutu #Kepulauan Jepang, ditempatkan di bawah otoritas Panglima Tertinggi Sekutu, berlaku efektif dari tahun 1945 hingga 1952 (dengan pengecualian Iwo Jima, di bawah otoritas Amerika Serikat hingga 1968, dan Okinawa, di bawah otoritas Amerika Serikat hingga 1972) #Taiwan Jepang dan Kepulauan Spratly, ditempatkan di bawah otoritas Republik Tiongkok #Prefektur Karafuto dan Kepulauan Kuril, ditempatkan di bawah otoritas Uni Soviet #Korea Jepang bagian selatan dari paralel utara ke-38, ditempatkan di bawah otoritas Pemerintahan Militer Angkatan Darat Amerika Serikat, dan diberikan kemerdekaan pada tahun 1948 sebagai Korea Selatan #Korea Jepang bagian utara dari paralel utara ke-38, ditempatkan di bawah otoritas Administrasi Sipil Soviet, dan diberikan kemerdekaan pada tahun 1948 sebagai Korea Utara #Wilayah Sewaan Kwantung, diduduki oleh Uni Soviet dari tahun 1945 hingga 1955, dan diberikan kepada Tiongkok pada tahun 1955 #Mandat Pasifik Selatan diduduki oleh Amerika Serikat pada tahun 1945 hingga 1947, dan diubah menjadi Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik pada tahun 1947
Peta Jepang di bawah pendudukan Sekutu
  1. Kepulauan Jepang, ditempatkan di bawah otoritas Panglima Tertinggi Sekutu, berlaku efektif dari tahun 1945 hingga 1952 (dengan pengecualian Iwo Jima, di bawah otoritas Amerika Serikat hingga 1968, dan Okinawa, di bawah otoritas Amerika Serikat hingga 1972)
  2. Taiwan Jepang dan Kepulauan Spratly, ditempatkan di bawah otoritas Republik Tiongkok
  3. Prefektur Karafuto dan Kepulauan Kuril, ditempatkan di bawah otoritas Uni Soviet
  4. Korea Jepang bagian selatan dari paralel utara ke-38, ditempatkan di bawah otoritas Pemerintahan Militer Angkatan Darat Amerika Serikat, dan diberikan kemerdekaan pada tahun 1948 sebagai Korea Selatan
  5. Korea Jepang bagian utara dari paralel utara ke-38, ditempatkan di bawah otoritas Administrasi Sipil Soviet, dan diberikan kemerdekaan pada tahun 1948 sebagai Korea Utara
  6. Wilayah Sewaan Kwantung, diduduki oleh Uni Soviet dari tahun 1945 hingga 1955, dan diberikan kepada Tiongkok pada tahun 1955
  7. Mandat Pasifik Selatan diduduki oleh Amerika Serikat pada tahun 1945 hingga 1947, dan diubah menjadi Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik pada tahun 1947
StatusPendudukan militer
Ibu kotaTokyo
Bahasa yang umum digunakanJepang
Komandan Tertinggi Sekutu 
• 1945–1951
Douglas MacArthur
• 1951–1952
Matthew Ridgway
Kaisar 
• 1945–1952
Hirohito
Perdana Menteri 
• 1945
Naruhiko Higashikuni
• 1948-1952
Shigeru Yoshida
Era SejarahZaman Shōwa (Perang Dingin)
14 Agustus 1945
• Didirikan
28 Agustus 1945
2 September 1945
25 Oktober 1945
15 Agustus 1948
9 September 1948
28 April 1952
Didahului oleh
Digantikan oleh
Kekaisaran Jepang
Jepang
Administrasi Sipil Amerika Serikat di Kepulauan Ryukyu
Pemerintahan Militer Angkatan Darat Amerika Serikat di Korea
Uni Soviet
Administrasi Sipil Soviet
Republik Tiongkok (1912-1949)
Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik
Sekarang bagian dari

Banyak wilayah masyarakat Jepang yang terpengaruh selama masa ini. Pada tahun 1946, dalam pidato Ningen-sengen, Kaisar Hirohito secara resmi menyatakan bahwa ia bukan dewa. Tradisi kultus raja tersebut akhirnya berakhir setelah berlangsung selama berabad-abad.

Secara resmi, pendudukan Jepang berakhir pada tanggal 28 April 1952, pada saat ditandatanganinya Perjanjian San Francisco.

Lihat jugaSunting