Piala Dunia FIFA 2022

Piala Dunia FIFA ke-22, diselenggarakan di Qatar pada tahun 2022

Piala Dunia FIFA 2022 (bahasa Arab: 2022 كأس العالم لكرة القدم‎) merupakan putaran final ke-22 dari Piala Dunia FIFA, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional senior pria anggota FIFA. Turnamen edisi ini sedang berlangsung di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Untuk pertama kali, Qatar menyelenggarakan turnamen ini dan menjadi Piala Dunia FIFA pertama yang pernah diadakan di Jazirah Arab, dan di negara mayoritas berpenduduk Muslim.[2] Piala Dunia FIFA 2022 ini juga akan menjadi Piala Dunia FIFA kedua yang diadakan sepenuhnya di Asia setelah Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang.[note 2] Selain itu, turnamen ini akan menjadi yang terakhir yang melibatkan 32 tim, pada periode selanjutnya (yaitu pada Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara) putaran final akan melibatkan 48 tim.

Piala Dunia FIFA 2022
كأس العالم لكرة القدم 2022
Kaʾs al-ʿālam li-kurrat al-qadam 2022
Qatar 2022
2022 قطر‎
2022 FIFA World Cup.svg
Logo resmi Piala Dunia FIFA 2022
Now is All
(Sekarang adalah segalanya)
Informasi turnamen
Tuan rumah Qatar
Jadwal
penyelenggaraan
20 November – 18 Desember[1][note 1]
Jumlah
tim peserta
32 (dari 5 konfederasi)
Tempat
penyelenggaraan
8 (di 5 kota)
Statistik turnamen
Jumlah pertandingan56
Jumlah gol148 (2,64 per pertandingan)
Jumlah penonton2.868.668 (51.226 per pertandingan)
Pencetak gol
terbanyak
Prancis Kylian Mbappé (5 gol)
2018
2026
Seluruh statistik akurat per 6 Desember 2022.

Turnamen edisi kali ini juga akan menandai Piala Dunia FIFA pertama yang tidak akan diadakan pada bulan Mei, Juni, atau Juli; Piala Dunia FIFA kali ini akan dijadwalkan pada akhir November hingga pertengahan Desember.[3] Piala Dunia FIFA kali ini akan dimainkan dalam jangka waktu sekitar 29 hari, dengan pertandingan final diadakan pada 18 Desember 2022, yang juga bertepatan dengan Hari Nasional Qatar.[4] Prancis merupakan juara bertahan Piala Dunia FIFA setelah memenangkan edisi 2018.

Terdapat tuduhan korupsi yang berkaitan dengan bagaimana Qatar memenangkan hak untuk menjadi tuan rumah acara tersebut. Penyelidikan internal FIFA telah melaporkan bahwa Qatar tidak bersalah, tetapi kepala penyelidik Michael J. Garcia sejak itu menggambarkan laporan FIFA pada penyelidikannya sebagai "tidak lengkap secara material dan salah".[5] Pada 27 Mei 2015, Jaksa Federal Swiss membuka penyelidikan korupsi dan pencucian uang terkait dengan Piala Dunia 2018 dan 2022.[6][7] Pada 6 Agustus 2018, mantan presiden FIFA, Sepp Blatter mengklaim bahwa Qatar telah menggunakan "operasi hitam", menunjukkan bahwa panitia pemilihan tuan rumah telah melakukan kecurangan untuk memenangkan hak tuan rumah.[8]

Selain itu, Qatar telah menghadapi kritik keras karena perlakuan terhadap pekerja asing yang terlibat dalam persiapan untuk Piala Dunia, dengan Amnesty International merujuk pada "kerja paksa" dan menyatakan bahwa pekerja telah menderita pelanggaran hak asasi manusia, meskipun standar kesejahteraan pekerja dirancang pada tahun 2014.[9]

RingkasanSunting

Piala Dunia FIFA adalah turnamen sepak bola profesional yang diselenggarakan antara tim nasional.[10] Turnamen ini diselenggarakan oleh FIFA setiap empat tahun sekali, pertama kali diselenggarakan pada 1930 di Uruguay,[11] dan telah diperebutkan oleh 32 tim sejak pertandingan tahun 1998.[11] Sistem kompetisi turnamen ini dibagi menjadi pertandingan delapan grup dilanjutkan babak sistem gugur 16 besar.[12] Tim nasional sepak bola Prancis merupakan juara bertahan mengalahkan Kroasia 4–2 pada Final Piala Dunia FIFA 2018.[13][14] Acara ini dijadwalkan berlangsung dengan durasi yang dipersingkat,[15] dari 20 November hingga 18 Desember di Qatar.[16] Acara ini juga merupakan turnamen Piala Dunia pertama yang diadakan di dunia Arab.[17]

JadwalSunting

Berbeda dengan Piala Dunia FIFA sebelumnya, yang biasanya dimainkan pada bulan Juni dan Juli, Piala Dunia 2022 dimainkan pada bulan November dan Desember untuk menghindari panasnya musim panas Qatar.[18] Akibatnya, Piala Dunia diselenggarakan secara tidak biasa di tengah musim liga sepak bola lokal, yang dimulai pada akhir Juli atau Agustus, termasuk semua liga besar Eropa, yang diwajibkan memasukkan jeda panjang ke dalam jadwal lokal mereka untuk bermain di Piala Dunia. Kompetisi utama Eropa telah menjadwalkan pertandingan grup masing-masing yang dimainkan sebelum Piala Dunia, untuk menghindari memainkan pertandingan grup di tahun berikutnya.[19]

Jadwal pertandingan telah dikonfirmasi oleh FIFA pada Juli 2020.[20] Babak penyisihan grup dimulai pada 21 November, dengan empat pertandingan setiap hari. Jadwal juga sempat diubah dengan memindahkan pertandingan Qatar vs Ekuador menjadi 20 November, setelah Qatar berhasil melobi FIFA untuk mengizinkan timnya sebagai pembuka turnamen.[21][22] Pertandingan final akan diselenggarakan pada 18 Desember 2022 di Stadion Lusail Iconic.[23][20]

Pertandingan setiap grup dibagi ke stadion berikut:[23]

FIFA mengonfirmasi tempat penyisihan grup dan waktu kick-off pada 1 April 2022, setelah dilakukan pengundian.[24][25] Pada 11 Agustus, dipastikan Qatar vs Ekuador telah dimajukan satu hari menjadi pertandingan pembukaan turnamen, sementara Senegal vs Belanda, yang seharusnya dijadwalkan membuka turnamen, telah dipindahkan ke jatah waktu yang dibebaskan.[26]

Hadiah uangSunting

Pada April 2022, FIFA mengumumkan hadiah untuk semua negara yang berpartisipasi. Setiap tim yang memenuhi syarat akan menerima $1,5 juta sebelum kompetisi dimulai, untuk menutupi biaya persiapan dengan masing-masing tim menerima setidaknya $9 juta dalam bentuk uang hadiah. Total hadiah piala dunia kali ini adalah $440 juta, $40 juta lebih besar dari total hadiah pertandingan sebelumnya.[27]

Posisi Dalam bentuk ($ juta)
Per tim Jumlah
Juara 42 42
Posisi kedua 30 30
Posisi ketiga 27 27
Posisi keempat 25 25
Posisi ke 5 - 8 (perempat final) 17 68
Posisi ke 9 - 16 (Babak 16 besar) 13 104
Posisi ke 17 - 32 (Babak grup) 9 144
Jumlah 440

Pemilihan tuan rumahSunting

Tahapan pemilihan tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018 dan 2022 dimulai sejak Januari 2009, di mana asosiasi nasional memiliki waktu hingga 2 Februari 2009 untuk mendaftarkan diri.[28] Pada awalnya, tujuh negara mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018, tetapi Meksiko kemudian mengundurkan diri. Penawaran Indonesia ditolak oleh FIFA pada Februari 2010 karena tidak adanya dukungan tertulis dari pemerintah.[29] Selama proses pemilihan, negara-negara non-UEFA secara bertahap mundur dari pemilihan tuan rumah 2018, sementara negara-negara UEFA mundur dari pemilihan tuan rumah 2022. Sehingga, tersisa lima penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022: Australia, Jepang, Qatar, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Dua puluh dua anggota Komite Eksekutif FIFA bertemu di Zürich pada 2 Desember 2010 untuk memberikan suaranya dalam memilih tuan rumah kedua turnamen tersebut.[30]

Hasil pemungutan suara secara lengkap adalah sebagai berikut:[31]

Pemilihan tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 (mayoritas 12 suara)
Calon tuan rumah Suara
Putaran 1 Putaran 2 Putaran 3 Putaran 4
  Qatar 11 10 11 14
  Amerika Serikat 3 5 6 8
  Korea Selatan 4 5 5 Tersingkir
  Jepang 3 2 Tersingkir Tersingkir
  Australia 1 Tersingkir Tersingkir Tersingkir

Kemungkinan Penambahan KuotaSunting

Pada 12 April 2018, CONMEBOL meminta agar FIFA menambah kuota Piala Dunia FIFA 2022 dari 32 menjadi 48 tim, untuk penyelenggaran Piala Dunia sebelum edisi 2026 akan direncanakan seperti sebelumnya.[32][33] Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan kesediaannya untuk mempertimbangkan permintaan tersebut. Namun, kongres FIFA menolak permintaan tersebut sesaat sebelum dimulainya Piala Dunia FIFA 2018.[34] Infantino mengatakan badan pengatur sepak bola global tidak akan membahas kemungkinan Piala Dunia yang beranggotakan 48 tim, dan bahwa mereka pertama-tama akan membahas masalah tersebut dengan negara tuan rumah.[35]

Pada bulan Maret 2019, "studi kelayakan FIFA" menyimpulkan bahwa ada kemungkinan untuk menambah kuota turnamen menjadi 48 tim, meskipun dengan bantuan "satu atau lebih" negara lain dan "dua hingga empat tempat tambahan." FIFA juga mengatakan bahwa "sementara itu tidak dapat mengesampingkan tindakan hukum dari kehilangan hak tuan rumah dengan mengubah format [turnamen], studi mengatakan 'menyimpulkan bahwa risikonya rendah." FIFA dan Qatar kemungkinan akan memeriksa bersama proposal untuk diajukan ke Dewan FIFA dan Kongres FIFA pada Juni 2019. Seandainya proposal bersama diajukan, asosiasi anggota FIFA akan memberikan suara pada keputusan akhir di Kongres FIFA ke-69 di Paris,[36][37] Prancis pada 5 Juni 2019. Namun, pada 22 Mei 2019, FIFA mengumumkan tidak akan menambah kuota turnamen.[38]

Tim pesertaSunting

KualifikasiSunting

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, semua 210 anggota FIFA awalnya telah mengikuti kualifikasi ini, semua tim nasional telah mendaftar untuk persiapan kompetisi dan semua negara telah terbebas sanksi dari FIFA.

Proses kualifikasi ini awalnya dimulai pada 6 Juni 2019[39] dengan pencetak gol pertama yaitu Norjmoogiin Tsedenbal dari Timnas Mongolia. Tidak seperti periode sebelumnya, periode Piala Dunia kali ini babak kualifikasi tidak akan diadakan drawing oleh FIFA, melainkan diadakan oleh setiap Konfederasi masing-masing, dikarenakan jadwal yang berbeda.

Proses kualifikasi sempat mengalami kendala di tengah jalan. Kendala yang pertama, pada 9 Desember 2019, Badan Anti-Doping Dunia melarang Rusia berlaga selama empat tahun dari semua acara olahraga utama, setelah RUSADA ditemukan melanggar, karena menyerahkan manipulasi data laboratorium kepada penyelidik.[40] Setelah tiga tahun berselang, FIFA memberi sanksi kepada Rusia karena alasan politis terkait invasi Rusia ke Ukraina, dengan adanya sanksi ini maka Rusia dilarang mengikuti semua kompetisi resmi FIFA dan dicoret dari porses kualifikasi Piala Dunia edisi 2022.

Kendala yang kedua, yaitu mulai merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia pada awal tahun 2020-an. Akibatnya, banyak konfederasi yang memilih menunda pertandingan kualifikasi dalam kurun beberapa bulan. Selain itu, karena dampak pandemi Covid-19 ini, Timnas Korea Utara justru mengundurkan diri dari proses kualifikasi zona konfederasi AFC, alasan pengunduran diri ini karena pimpinan tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un ingin menjamin keselamatan dan kesehatan para pemain Timnas Korea Utara yang menjadi bagian dari warga negaranya agar tidak terjangkit virus Covid-19. Alih-alih mengundurkan diri karena hal tersebut, justru Timnas Korea Utara dikeluarkan oleh FIFA pada kualifikasi Piala Dunia edisi 2022.[41] Setelah beberapa bulan tertunda akibat pandemi covid-19, proses kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 dimulai kembali pada November 2021 dan berakhir pada Juni 2022.

Tidak seperti konfederasi lainnya, Konfederasi Sepak Bola Oceania (OFC) justru melakukan proses kualifikasi di luar wilayahnya, yaitu tepatnya di Doha, Qatar.

Tim lolos kualifikasiSunting

Tim Cara lolos Tanggal lolos Penampilan sebelumnya di putaran final1 Penampilan terbaik
  Qatar Tuan rumah 2 Desember 2010 0 (penampilan perdana)
  Jerman Juara Grup J UEFA 11 Oktober 2021 19 (1934, 1938, 19542, 19582, 19622, 19662, 19702, 19742, 19782, 19822, 19862, 19902, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Juara (1954, 1974, 1990, 2014)
  Denmark Juara Grup F UEFA 12 Oktober 2021 5 (1986, 1998, 2002, 2010, 2018) Perempat final (1998)
  Brasil Juara CONMEBOL 11 November 2021 21 (1930, 1934, 1938, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Juara (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)
  Prancis Juara Grup D UEFA 13 November 2021 15 (1930, 1934, 1938, 1954, 1958, 1966, 1978, 1982, 1986, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Juara (1998, 2018)
  Belgia Juara Grup E UEFA 13 November 2021 13 (1930, 1934, 1938, 1954, 1970, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2014, 2018) Peringkat ketiga (2018)
  Kroasia Juara Grup H UEFA 14 November 2021 5 (1998, 2002, 2006, 2014, 2018) Juara kedua (2018)
  Spanyol Juara Grup B UEFA 14 November 2021 15 (1934, 1950, 1962, 1966, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Juara (2010)
  Serbia Juara Grup A UEFA 14 November 2021 12 (19303, 19503, 19543, 19583, 19623, 19743, 19823, 19903, 19983, 20063, 2010, 2018) Peringkat keempat (1930, 1962)
  Inggris Juara Grup I UEFA 15 November 2021 15 (1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1982, 1986, 1990, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Juara (1966)
  Swiss Juara Grup C UEFA 15 November 2021 11 (1934, 1938, 1950, 1954, 1962, 1966, 1994, 2006, 2010, 2014, 2018) Perempat final (1934, 1938, 1954)
  Belanda Juara Grup G UEFA 16 November 2021 10 (1934, 1938, 1974, 1978, 1990, 1994, 1998, 2006, 2010, 2014) Juara kedua (1974, 1978, 2010)
  Argentina Peringkat kedua CONMEBOL 16 November 2021 17 (1930, 1934, 1958, 1962, 1966, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Juara (1978, 1986)
  Iran Juara Grup A Babak Ketiga AFC 27 Januari 2022 5 (1978, 1998, 2006, 2014, 2018) Babak grup (1978, 1998, 2006, 2014, 2018)
  Korea Selatan Peringkat kedua Grup A Babak Ketiga AFC 1 Februari 2022 10 (1954, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Peringkat keempat (2002)
  Jepang Peringkat kedua Grup B Babak Ketiga AFC 24 Maret 2022 6 (1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Babak 16 besar (2002, 2010, 2018)
  Arab Saudi Juara Grup B Babak Ketiga AFC 24 Maret 2022 5 (1994, 1998, 2002, 2006, 2018) Babak 16 besar (1994)
  Ekuador Peringkat keempat CONMEBOL 24 Maret 2022 3 (2002, 2006, 2014 ) Babak 16 besar (2006)
  Uruguay Peringkat ketiga CONMEBOL 24 Maret 2022 13 (1930, 1950, 1954, 1962, 1966, 1970, 1974, 1986, 1990, 2002, 2010, 2014, 2018) Juara (1930, 1950)
  Kanada Juara Babak Ketiga CONCACAF 27 Maret 2022 1 (1986) Babak grup (1986)
  Ghana Salah satu pemenang Babak ketiga CAF 29 Maret 2022 3 (2006, 2010, 2014) Perempat final (2010)
  Senegal Salah satu pemenang Babak ketiga CAF 29 Maret 2022 2 (2002, 2018) Perempat final (2002)
  Portugal Pemenang Jalur C Babak kedua UEFA 29 Maret 2022 7 (1966, 1986, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Peringkat ketiga (1966)
  Polandia Pemenang Jalur B Babak kedua UEFA 29 Maret 2022 8 (1938, 1974, 1982, 1986 2002, 2006, 2018) Peringkat ketiga (1974, 1982)
  Tunisia Salah satu pemenang Babak ketiga CAF 29 Maret 2022 5 (1978, 1998, 2002, 2006, 2018) Babak grup (1978, 1998, 2002, 2006, 2018)
  Maroko Salah satu pemenang Babak ketiga CAF 29 Maret 2022 5 (1970, 1986, 1994, 1998, 2018) Babak 16 besar (1986)
  Kamerun Salah satu pemenang Babak ketiga CAF 29 Maret 2022 7 (1982, 1990, 1994, 1998, 2002, 2010, 2014) Perempat final (1990)
  Amerika Serikat Peringkat ketiga Babak Ketiga CONCACAF 30 Maret 2022 10 (1930, 1934, 1950, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014) Peringkat ketiga (1930)
  Meksiko Peringkat kedua Babak Ketiga CONCACAF 30 Maret 2022 16 (1930, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1978, 1986, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018) Perempat final (1970, 1986)
  Wales Pemenang Jalur A Babak kedua UEFA 5 Juni 2022 1 (1958) Perempat final (1958)
  Australia Pemenang Babak play-off antar konfederasi (AFC vs. Conmebol) 13 Juni 2022 5 (1974, 20064, 2010, 2014, 2018) Babak 16 besar (2006)
  Kosta Rika Pemenang Babak play-off antar konfederasi (OFC vs. Concacaf) 14 Juni 2022 5 (1990, 2002, 2006, 2014, 2018) Perempat final (2014)
1 Cetak tebal menandakan juara pada tahun tersebut. Cetak miring menandakan tuan rumah pada tahun tersebut.
2 Tampil sebagai Jerman Barat. Tim lain Jerman Timur juga berpartisipasi di kualifikasi pada rentang waktu ini namun hanya tampil pada putaran final pada 1974.
3 Sejak 1930 hingga 1998, Serbia tampil sebagai Yugoslavia, sementara pada 2006 tampil sebagai Serbia dan Montenegro.
4 Mulai bergabung menjadi anggota AFC yang sebelumnya merupakan anggota OFC.

Dari 32 tim nasional yang lolos kualifikasi untuk tampil di putaran final, 24 diantaranya pernah tampil pada edisi 2018. Qatar satu-satunya tim penampil perdana pada putaran final Piala Dunia FIFA, menjadikan mereka tim tuan rumah pertama dengan penampilan perdana sejak Italia pada 1934. Putaran final 2022 menjadi edisi Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya tanpa tim penampil perdana yang lolos lewat kualifikasi.

Wales menjadi salah satu tim yang kembali lolos ke Piala Dunia terlama setelah 64 tahun lamanya semenjak penampilan perdana mereka pada Piala Dunia FIFA 1958. Tidak hanya itu, Kanada juga kembali lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA setelah 36 tahun lamanya semenjak penampilan perdana mereka pada edisi 1986. Sementara Belanda, Ekuador, Ghana, Kamerun, dan Amerika Serikat tampil kembali ke putaran final setelah absen 8 tahun semenjak penampilan terakhir mereka pada edisi 2014.

Untuk yang kedua kalinya, tim unggulan Italia gagal lolos secara beruntun semenjak Piala Dunia edisi 2018, kegagalan ini disebabkan karena takluk dari Makedonia Utara 1-0 pada kualifikasi putaran pertama zona konfederasi UEFA. Namun, pada akhirnya Makedonia Utara kalah 0-2 atas Portugal dan Portugal lolos ke putaran kedua kualifikasi jalur C. Sama halnya dengan Italia, tim unggulan Chili juga gagal lolos ke Piala Dunia karena jumlah poin yang mereka peroleh kurang cukup berada di peringkat empat besar klasemen kualifikasi dari sepuluh negara tim anggota zona konfederasi CONMEBOL.

Catatan: Angka dalam kurung menandakan posisi pada Peringkat Dunia FIFA sebelum turnamen dimulai.[42]

PengundianSunting

Pengundian grup dilaksanakan di Doha Exhibition and Convention Center, Doha, Qatar pada hari Jumat, 1 April 2022, pukul 19:00 waktu setempat.

Dua tim juara dari jalur babak play-off antar konfederasi dan tim juara jalur A dari konfederasi UEFA masih belum diketahui saat pengundian. Alasannya, untuk dua tim juara dari jalur babak play-off antar konfederasi hasilnya akan diketahui pada bulan Juni 2022 mendatang. Sedangkan untuk tim juara tersisa dari konfederasi UEFA babak play-off jalur A masih belum diketahui, yang dimana pertandingan kualifikasi Ukraina melawan Skotlandia ini seharusnya bertanding pada tanggal 24 Maret 2022 justru ditunda karena alasan keamanan imbas terdampak invasi Rusia ke Ukraina dan penundaan pertandingan babak play-off kualifikasi zona konfederasi UEFA ini masih belum diketahui tenggat waktu pelaksanaanya. Penundaan babak play-off konfederasi UEFA ini juga berdampak pada Wales yang telah lolos terlebih dahulu saat melawan Austria pada kualifikasi babak kedua. Alhasil, saat ini Wales harus menunggu calon lawan yang akan dihadapinya, entah itu Ukraina ataupun Skotlandia.

Mengenai kondisi yang ada, apabila invasi Rusia ke Ukraina masih berlanjut hingga atau menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2022 tiba, maka skenario terburuknya adalah Ukraina terpaksa tidak bertanding menghadapi Skotlandia atau tidak lolos ke babak selanjutnya dan secara otomatis Skotlandia akan menghadapi Wales pada kualifikasi babak play-off jalur A zona konfederasi UEFA.

Pada pengundian grup ini, Qatar lolos otomatis berada di pot 1 karena statusnya sebagai tuan rumah bersama tim-tim unggulan peringkat teratas. Pembagian pot ini berdasarkan urutan ranking FIFA per tanggal 31 Maret 2022.

Pot 1 Pot 2 Pot 3 Pot 4

  Qatar (51) (Tuan rumah)
  Brasil (1)
  Belgia (2)
  Prancis (3)
  Argentina (4)
  Inggris (5)
  Spanyol (7)
  Portugal (8)

  Meksiko (9)
  Belanda (10)
  Denmark (11)
  Jerman (12)
  Uruguay (13)
  Swiss (14)
  Amerika Serikat (15)
  Kroasia (16)

  Senegal (20)
  Iran (21)
  Jepang (23)
  Maroko (24)
  Serbia (25)
  Polandia (26)
  Korea Selatan (29)
  Tunisia (35)

  Kamerun (37)
  Kanada (38)
  Ekuador (46)
  Arab Saudi (49)
  Ghana (60)
  Wales (18)
  Australia (42)
  Kosta Rika (31)

SkuadSunting

Pada 23 Juni 2022, FIFA menambah jumlah pemain skuad akhir menjadi 23 sampai 26 pemain dari sebelumnya maksimal 23 pemain pada edisi 2018.[43] Sebelum menyebutkan skuad akhir mereka untuk turnamen, setiap tim membuat daftar skuad sementara berisi sampai dengan 55 pemain. Daftar tersebut harus diserahkan ke FIFA paling lambat 21 Oktober 2022. Meski tidak diharuskan diumumkan ke publik, tujuh tim memilih untuk mengumumkan ke publik pada 27 Oktober 2022.[44] Seluruh tim harus harus sudah menyerahkan daftar skuad akhir ke FIFA pada 13 November 2022.[45] Daftar skuad akhir beserta nomor punggung pemain diumumkan pada situs web resmi FIFA pada 15 November 2022.[46]

Lokasi penyelenggaraanSunting

Lima tempat pertama yang diusulkan untuk Piala Dunia diresmikan pada awal Maret 2010. Qatar bermaksud agar nantinya stadion dapat mencerminkan sejarah dan budaya di negaranya, supaya desainnya memenuhi kerangka acuan berikut: warisan, kenyamanan, aksesibilitas, dan keberlanjutan.[47] Stadion akan dilengkapi dengan sistem pendingin yang bertujuan untuk mengurangi suhu di dalam stadion hingga 20 °C (36 °F), tetapi belum diketahui apakah nantinya benar-benar berfungsi atau tidak jika ditempatkan di stadion terbuka.[48][49]

Pemasaran mereka memberikan pernyataan bahwa stadion sebagai bebas sampah, dan bagian atas stadion nantinya akan dibongkar setelah Piala Dunia dan disumbangkan ke negara-negara dengan infrastruktur olahraga yang kurang berkembang.[48][49] Qatar memilih untuk mematuhi dan disertifikasi oleh Sistem Penilaian Keberlanjutan Global (GSAS) untuk semua stadion Piala Dunia. Kelima proyek stadion telah dirancang oleh arsitek asal Jerman Albert Speer & Partners.[50] Stadion Al Bayt akan menjadi satu-satunya stadion dalam ruangan dari delapan stadion yang digunakan.[51]

Sebuah laporan yang dirilis pada Desember 2010 mengutip Presiden FIFA Sepp Blatter yang menyatakan bahwa negara lain dapat menjadi tuan rumah beberapa pertandingan selama Piala Dunia. Tidak ada negara tertentu yang disebutkan dalam laporan tersebut.[52] Blatter menambahkan bahwa keputusan seperti itu harus diambil oleh Qatar terlebih dahulu dan kemudian disahkan oleh komite eksekutif FIFA.[53] Pangeran Ali bin Al Hussein dari Yordania mengatakan bahwa mengadakan pertandingan di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan mungkin Arab Saudi akan membantu menggabungkan orang-orang di wilayah tersebut selama turnamen.[54]

Dalam laporan April 2013 oleh Merrill Lynch, penyelenggara di Qatar meminta FIFA untuk menyetujui jumlah stadion yang lebih sedikit karena biaya yang terus meningkat.[55] Bloomberg mengatakan bahwa Qatar ingin memangkas jumlah tempat menjadi delapan atau sembilan dari dua belas tempat yang direncanakan semula.[56] Pada April 2017, FIFA belum menyelesaikan jumlah stadion yang harus disiapkan Qatar dalam waktu lima tahun. Komite Tertinggi Organisasi dan Warisan Qatar (SC) mengatakan diperkirakan akan ada delapan di dalam dan dekat Doha, kecuali Al Khor.[57][58]

Pada Januari 2019, Infantino mengatakan bahwa FIFA sedang menjajaki kemungkinan negara tetangga menjadi tuan rumah pertandingan selama turnamen, untuk mengurangi ketegangan politik.[59] Stadion yang paling banyak digunakan adalah Stadion Lusail Iconic di Doha, yang akan menggelar 10 pertandingan, termasuk final.[60] Stadion Al Bayt di Al Khor akan menggelar sembilan pertandingan. Pertandingan lain, selain sembilan pertandingan yang diselenggarakan di Al Khor dalam turnamen ini, akan digelar dalam radius 32 kilometer dari pusat Doha.

Stadion 974, sebelumnya dikenal sebagai Stadion Ras Abu Aboud, merupakan stadion ketujuh Piala Dunia FIFA 2022 yang selesai dibangun oleh Komite Tertinggi Organisasi dan Warisan Qatar (SC). Stadion tersebut diklaim berkonsep ramah lingkungan berkelanjutan yang bisa dibongkar pasang dan dibangun sepenuhnya dari kontainer pengiriman bekas dan baja modular. Nama "974" berasal dari jumlah kontainer pengiriman bekas yang digunakan dan juga merupakan kode telepon negara Qatar. Stadion ini akan menggelar tujuh pertandingan selama piala dunia berlangsung.[61]

Seluruh stadion akan menggelar pertandingan-pertandingan babak gugur.[1]


Lusail Al Khor Doha
Stadion Lusail Iconic Stadion Al Bayt Stadion Al Thumama Stadion 974
Kapasitas: 88.966[60][62] Kapasitas: 68.895[63][64] Kapasitas: 44.400[65][66] Kapasitas: 44.089[61][67]
   
Kota tuan rumah di Qatar Stadion-stadion di Doha
Ar-Rayyan Al Wakrah
Stadion Internasional Khalifa Stadion Ahmad bin Ali Stadion Education City Stadion Al Janoub
Kapasitas: 45.857[68][69] Kapasitas: 45.032[70][71] Kapasitas: 44.667[72][73] Kapasitas: 44.325[74][75]
       

Markas timSunting

Markas tim untuk setiap 32 tim nasional digunakan sebagai akomodasi dan tempat latihan sebelum dan selama turnamen ini berlangsung. Pada 27 Juli 2022, FIFA mengumumkan daftar hotel dan fasilitas latihan untuk setiap tim.[76][77] Turnamen edisi 2022 merupakan Piala Dunia FIFA dengan lokasi paling padat sejak edisi 1930, dengan 24 dari 32 tim peserta berada dalam radius 10 kilometer satu sama lain dan dipusatkan pada area Doha. Untuk pertama kalinya pula sejak 1930, para pemain dan ofisial tim tidak perlu melakukan penerbangan menuju lokasi pertandingan serta dapat tetap berada pada satu markas sepanjang turnamen berlangsung.[78][79]

Tim Hotel Tempat latihan
  Argentina Hostel 1 Universitas Qatar Fasilitas Latihan 3 Stadion Universitas Qatar
  Australia New Aspire Academy Athlete Accommodation, Zona Aspire Fasilitas Latihan 5 Zona Aspire
  Belgia Hilton Salwa Beach Resort & Villas, Abu Samra Fasilitas Latihan Salwa, Abu Samra
  Brasil The Westin Doha Hotel & Spa, Bin Mahmoud Stadion Grand Hamad, New Salata
  Kamerun Banyan Tree Doha At La Cigale Mushaireb, Musheireb Stadion Hamad bin Khalifa, Nuaija
  Kanada Century Premier Hotel, Lusail Stadion Suheim bin Hamad, Lekhwair
  Kosta Rika dusitD2 Salwa Doha, Al Muntazah Stadion Hamad bin Khalifa, Nuaija
  Kroasia Hilton Doha, Al Dafna Fasilitas Latihan 3 Al Ersal
  Denmark Retaj Salwa Resort & Spa, Abu Nakhla Al-Sailiya SC 2
  Ekuador Hyatt Regency Oryx Hotel, Al Matar Al Qadeem Fasilitas Latihan Al-Mesaimeer Sports Club
  Inggris Souq Al Wakra Hotel Qatar by Tivoli, Al Wakrah Stadion Saoud bin Abdulrahman, Al Wakrah
  Prancis Al Messila: A Luxury Collection Resort & Spa, Al Messila Stadion Jassim Bin Hamad, Al Sadd
  Jerman Zulal Wellness Resort by Chiva-Som, Al Ruwais Stadion Al-Shamal
  Ghana DoubleTree by Hilton Doha - Al Sadd Fasilitas Latihan 1 Zona Aspire
  Iran Al Rayyan Hotel Doha – Curio Collection by Hilton, Rawdat Al Jahhaniya Fasilitas Latihan 1 Al-Rayyan SC
  Jepang Radisson Blu Hotel Doha, Al Muntazah Fasilitas Latihan 1 Al-Sadd SC
  Meksiko Simaisma: A Murwab Resort, Simaisma Stadion Al-Khor
  Maroko Wyndham Doha West Bay, Al Dafna Stadion Abdullah bin Khalifa, Duhail
  Belanda The St. Regis Doha, Al Qassar Fasilitas Latihan 6 Stadion Universitas Qatar
  Polandia Ezdan Palace Hotel, Duhail Fasilitas Latihan Al Kharaitiyat SC, Umm Salal Ali
  Portugal Al Samriya Autograph Collection Hotels, Al Shahaniyah Fasilitas Latihan Al Shahaniya SC, Nuaija
  Qatar Al Aziziyah Boutique Hotel, Al Aziziya Fasilitas Latihan 3 Zona Aspire
  Arab Saudi Sealine Beach: A Murwab Resort, Mesaieed Fasilitas Latihan Pantai Sealine, Mesaieed
  Senegal Duhail Handball Sports Hall Hotel Al-Duhail SC 2
  Serbia Rixos Gulf Hotel Doha, Ras Abu Aboud Fasilitas Pelatihan Al-Arabi SC, New Salata
  Korea Selatan Le Méridien City Center, Doha, Al Dafna Fasilitas Latihan 1 Al Egla
  Spanyol Hostel 2 Universitas Qatar Fasilitas Latihan 1 Stadion Universitas Qatar
  Swiss Le Royal Méridien Doha, Lusail Fasilitas Latihan Universitas Doha
  Tunisia Wyndham Grand Doha West Bay Beach, Al Dafna Fasilitas Latihan 3 Al Egla
  Amerika Serikat Marsa Malaz Kempinski, The Pearl Stadion Thani bin Jassim, Al Gharrafa
  Uruguay Pullman Doha West Bay, Al Dafna Fasilitas Latihan Al Ersal 1
  Wales Delta Hotels by Marriott City Center Doha, Al Dafna Fasilitas Latihan 2 Al-Sadd SC

WasitSunting

Pada 19 Mei 2022, FIFA mengumumkan daftar nama berisi 36 wasit, 69 asisten wasit, dan 24 asisten wasit video untuk turnamen ini. Dari 36 wasit tersebut, FIFA menunjuk masing-masing dua wasit dari Argentina, Brasil, Inggris, dan Prancis.[80][81]

Untuk pertama kalinya, wasit-wasit wanita akan memimpin pertandingan pada turnamen utama sepak bola pria. Bersama tiga asisten wasit wanita, Stéphanie Frappart dari Prancis, Salima Mukansanga dari Rwanda, dan Yoshimi Yamashita dari Jepang menjadi wasit-wasit wanita pertama yang akan tampil pada turnamen Piala Dunia FIFA pria.[82] Frappart merupakan wasit yang memimpin pertandingan Final Piala Dunia Wanita FIFA 2019.[83] Bakary Gassama dari Gambia, Juan Pablo Belatti dari Argentina, César Arturo Ramos dari Meksiko, Janny Sikazwe dari Zambia, bersama Alireza Faghani dan Mohammadreza Mansouri dari Iran adalah wasit-wasit yang tampil kembali pada turnamen edisi ini setelah tampil pada Piala Dunia FIFA 2018.[84][85][86][87][88][89]

Ringkasan turnamenSunting

Upacara pembukaanSunting

Upacara pembukaan diselenggarakan pada hari Minggu, 20 November 2022 di Stadion Al Bayt di Al Khor, sebelum pertandingan pembukaan antara tuan rumah Qatar dan Ekuador..[90] Pada upacara pembukaan ini terdapat penampilan dari Jungkook, penyanyi asal Korea Selatan dan merupakan anggota dari BTS.[91] Penyanyi asal Inggris Robbie Williams juga kembali tampil, setelah sebelumnya juga tampil pada upacara pembukaan piala dunia sebelumnya. Penyanyi asal Kolombia Shakira awalnya juga dijadwalkan untuk tampil, tetapi mengonfirmasi pengunduran diri empat hari sebelumnya.[92] Penyanyi asal Inggris Dua Lipa juga awalnya dikabarkan tampil pada upacara tersebut. Namun, dirinya menyangkal atas keterlibatannya "dalam negosiasi apa pun untuk tampil", dan menyebut Qatar telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia menjelang Piala Dunia.[93][94]

Babak grupSunting

Kriteria peringkat
Peringkat tim ditentukan sebagai berikut:[95]
  1. Poin yang diraih di semua pertandingan babak grup;
  2. Selisih gol di semua pertandingan babak grup;
  3. Jumlah gol yang dicetak di semua pertandingan babak grup;
  4. Poin yang diraih di pertandingan babak grup antara tim yang imbang;
  5. Selisih gol di pertandingan babak grup antara tim yang imbang;
  6. Jumlah gol yang dicetak di pertandingan babak grup antara tim yang imbang;
  7. Poin fair-play dari semua pertandingan babak grup (hanya satu jenis pengurangan dapat diberlakukan kepada seorang pemain dalam satu pertandingan):
    • Kartu kuning: –1 poin;
    • Kartu merah tak langsung (kartu kuning kedua): –3 poin;
    • Kartu merah langsung: –4 pon;
    • Kartu kuning dan kartu merah langsung: –5 poin;
  8. Pengundian oleh Komite Eksekutif FIFA

Grup ASunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Belanda 3 2 1 0 5 1 +4 7 Lolos ke babak gugur
2   Senegal 3 2 0 1 5 4 +1 6
3   Ekuador 3 1 1 1 4 3 +1 4
4   Qatar (H) 3 0 0 3 1 7 −6 0
Sumber: FIFA
(H) Tuan rumah.

20 November 2022 (2022-11-20)
19:00
Qatar   0–2   Ekuador
Laporan
Stadion Al Bayt, Al Khor
Penonton: 67.372
Wasit: Daniele Orsato (Italia)

21 November 2022 (2022-11-21)
19:00
Senegal   0–2   Belanda
Laporan
Stadion Al Thumama, Doha
Penonton: 41.721
Wasit: Wilton Sampaio (Brasil)

25 November 2022 (2022-11-25)
16:00
Qatar   1–3   Senegal
Laporan

25 November 2022 (2022-11-25)
19:00
Belanda   1-1   Ekuador
Laporan

29 November 2022 (2022-11-29)
18:00
Ekuador   1–2   Senegal
Laporan

29 November 2022 (2022-11-29)
18:00
Belanda   2–0   Qatar
Laporan
Stadion Al Bayt, Al Khor
Penonton: 66.784
Wasit: Bakary Gassama (Gambia)

Grup BSunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Inggris 3 2 1 0 9 2 +7 7 Lolos ke babak gugur
2   Amerika Serikat 3 1 2 0 2 1 +1 5
3   Iran 3 1 0 2 4 7 −3 3
4   Wales 3 0 1 2 1 6 −5 1
Sumber: FIFA

21 November 2022 (2022-11-21)
16:00
Inggris   6–2   Iran
Laporan

21 November 2022 (2022-11-21)
22:00
Amerika Serikat   1–1   Wales
Laporan

25 November 2022 (2022-11-25)
13:00
Wales   0–2   Iran
Laporan

25 November 2022 (2022-11-25)
22:00
Inggris   0–0   Amerika Serikat
Laporan

29 November 2022 (2022-11-29)
22:00
Wales   0–3   Inggris
Laporan

29 November 2022 (2022-11-29)
22:00
Iran   0–1   Amerika Serikat
Laporan

Grup CSunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Argentina 3 2 0 1 5 2 +3 6 Lolos ke babak gugur
2   Polandia 3 1 1 1 2 2 0 4
3   Meksiko 3 1 1 1 2 3 −1 4
4   Arab Saudi 3 1 0 2 3 5 −2 3
Sumber: FIFA

22 November 2022 (2022-11-22)
13:00
Argentina   1–2   Arab Saudi
Laporan

22 November 2022 (2022-11-22)
19:00
Meksiko   0–0   Polandia
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 39.369
Wasit: Chris Beath (Australia)

26 November 2022 (2022-11-26)
16:00
Polandia   2–0   Arab Saudi
Laporan

26 November 2022 (2022-11-26)
22:00
Argentina   2–0   Meksiko
Laporan

30 November 2022 (2022-11-30)
22:00
Polandia   0–2   Argentina
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 44.089
Wasit: Danny Makkelie (Belanda)

30 November 2022 (2022-11-30)
22:00
Arab Saudi   1–2   Meksiko
Laporan

Grup DSunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Prancis 3 2 0 1 6 3 +3 6 Lolos ke babak gugur
2   Australia 3 2 0 1 3 4 −1 6
3   Tunisia 3 1 1 1 1 1 0 4
4   Denmark 3 0 1 2 1 3 −2 1
Sumber: FIFA

22 November 2022 (2022-11-22)
16:00
Denmark   0–0   Tunisia
Laporan

22 November 2022 (2022-11-22)
22:00
Prancis   4–1   Australia
Laporan

26 November 2022 (2022-11-26)
13:00
Tunisia   0–1   Australia
Laporan

26 November 2022 (2022-11-26)
19:00
Prancis   2–1   Denmark
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 42.860
Wasit: Szymon Marciniak (Polandia)

30 November 2022 (2022-11-30)
18:00
Australia   1–0   Denmark
Laporan

30 November 2022 (2022-11-30)
18:00
Tunisia   1–0   Prancis
Laporan

Grup ESunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Jepang 3 2 0 1 4 3 +1 6 Lolos ke babak gugur
2   Spanyol 3 1 1 1 9 3 +6 4
3   Jerman 3 1 1 1 6 5 +1 4
4   Kosta Rika 3 1 0 2 3 11 −8 3
Sumber: FIFA

23 November 2022 (2022-11-23)
16:00
Jerman   1-2   Jepang
Laporan

23 November 2022 (2022-11-23)
19:00
Spanyol   7–0   Kosta Rika
Laporan

27 November 2022 (2022-11-27)
13:00
Jepang   0–1   Kosta Rika
Laporan

27 November 2022 (2022-11-27)
22:00
Spanyol   1–1   Jerman
Laporan
Stadion Al Bayt, Al Khor
Penonton: 68.895
Wasit: Danny Makkelie (Belanda)

1 Desember 2022 (2022-12-01)
22:00
Jepang   2–1   Spanyol
Laporan

1 Desember 2022 (2022-12-01)
22:00
Kosta Rika   2–4   Jerman
Laporan

Grup FSunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Maroko 3 2 1 0 4 1 +3 7 Lolos ke babak gugur
2   Kroasia 3 1 2 0 4 1 +3 5
3   Belgia 3 1 1 1 1 2 −1 4
4   Kanada 3 0 0 3 2 7 −5 0
Sumber: FIFA

23 November 2022 (2022-11-23)
13:00
Maroko   0–0   Kroasia
Laporan

23 November 2022 (2022-11-23)
22:00
Belgia   1–0   Kanada
Laporan

27 November 2022 (2022-11-27)
16:00
Belgia   0–2   Maroko
Laporan

27 November 2022 (2022-11-27)
19:00
Kroasia   4–1   Kanada
Laporan

1 Desember 2022 (2022-12-01)
18:00
Kroasia   0–0   Belgia
Laporan

1 Desember 2022 (2022-12-01)
18:00
Kanada   1–2   Maroko
Laporan
Stadion Al Thumama, Doha
Penonton: 43.102
Wasit: Raphael Claus (Brasil)

Grup GSunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Brasil 3 2 0 1 3 1 +2 6 Lolos ke babak gugur
2   Swiss 3 2 0 1 4 3 +1 6
3   Kamerun 3 1 1 1 4 4 0 4
4   Serbia 3 0 1 2 5 8 −3 1
Sumber: FIFA

24 November 2022 (2022-11-24)
13:00
Swiss   1–0   Kamerun
Laporan

24 November 2022 (2022-11-24)
22:00
Brasil   2–0   Serbia
Laporan

28 November 2022 (2022-11-28)
13:00
Kamerun   3–3   Serbia
Laporan

28 November 2022 (2022-11-28)
19:00
Brasil   1–0   Swiss
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 43.649
Wasit: Iván Barton (El Salvador)

2 Desember 2022 (2022-12-02)
22:00
Serbia   2–3   Swiss
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 41.378
Wasit: Fernando Rapallini (Argentina)

2 Desember 2022 (2022-12-02)
22:00
Kamerun   1–0   Brasil
Laporan

Grup HSunting

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1   Portugal 3 2 0 1 6 4 +2 6 Lolos ke babak gugur
2   Korea Selatan 3 1 1 1 4 4 0 4
3   Uruguay 3 1 1 1 2 2 0 4
4   Ghana 3 1 0 2 5 7 −2 3
Sumber: FIFA

24 November 2022 (2022-11-24)
16:00
Uruguay   0–0   Korea Selatan
Laporan

24 November 2022 (2022-11-24)
19:00
Portugal   3–2   Ghana
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 42.662
Wasit: Ismail Elfath (Amerika Serikat)

28 November 2022 (2022-11-28)
16:00
Korea Selatan   2–3   Ghana
Laporan

28 November 2022 (2022-11-28)
22:00
Portugal   2–0   Uruguay
Laporan

2 Desember 2022 (2022-12-02)
18:00
Ghana   0–2   Uruguay
Laporan

2 Desember 2022 (2022-12-02)
18:00
Korea Selatan   2–1   Portugal
Laporan

Babak gugurSunting

Pada babak gugur, jika pertandingan imbang hingga waktu normal 90 menit berakhir, maka perpanjangan waktu dimainkan (dua babak, masing-masing 15 menit). Apabila tetap imbang hingga perpanjangan waktu berakhir, maka pertandingan dilanjutkan melalui adu penalti untuk menentukan pemenang.[96]

PetaSunting

 
Babak 16 besarPerempat finalSemifinalFinal
 
              
 
3 Desember – Al Rayyan (Khalifa)
 
 
  Belanda3
 
9 Desember – Lusail
 
  Amerika Serikat1
 
  Belanda
 
3 Desember – Al Rayyan (Ahmad bin Ali)
 
  Argentina
 
  Argentina2
 
13 Desember – Lusail
 
  Australia1
 
Pemenang Laga 57
 
5 Desember – Al Wakrah
 
Pemenang Laga 58
 
  Jepang1 (1)
 
9 Desember – Al Rayyan (Education)
 
  Kroasia (a.p.)1 (3)
 
  Kroasia
 
5 Desember – Doha (974)
 
  Brasil
 
  Brasil4
 
18 Desember – Lusail
 
  Korea Selatan1
 
Pemenang Laga 61
 
4 Desember – Al Khor
 
Pemenang Laga 62
 
  Inggris3
 
10 Desember – Al Khor
 
  Senegal0
 
  Inggris
 
4 Desember – Doha (Al Thumama)
 
  Prancis
 
  Prancis3
 
14 Desember – Al Khor
 
  Polandia1
 
Pemenang Laga 59
 
6 Desember – Al Rayyan (Education)
 
Pemenang Laga 60Perebutan tempat ketiga
 
  Maroko (a.p.)0 (3)
 
10 Desember – Doha (Al Thumama)17 Desember – Al Rayyan (Khalifa)
 
  Spanyol0 (0)
 
  MarokoTim kalah Laga 61
 
6 Desember – Lusail
 
  PortugalTim kalah Laga 62
 
  Portugal6
 
 
  Swiss1
 

Babak 16 besarSunting

3 Desember 2022 (2022-12-03)
18:00
Belanda   3–1   Amerika Serikat
Laporan

3 Desember 2022 (2022-12-03)
22:00
Argentina   2–1   Australia
Laporan

4 Desember 2022 (2022-12-04)
18:00
Prancis   3–1   Polandia
Laporan

4 Desember 2022 (2022-12-04)
22:00
Inggris   3–0   Senegal
Laporan
Stadion Al Bayt, Al Khor
Penonton: 65.985
Wasit: Iván Barton (El Salvador)

5 Desember 2022 (2022-12-05)
18:00
Jepang   1–1 (p.w.)   Kroasia
Laporan
  Adu penalti  
1–3

5 Desember 2022 (2022-12-05)
22:00
Brasil   4–1   Korea Selatan
Laporan
Stadion 974, Doha
Penonton: 43.847
Wasit: Clément Turpin (Prancis)

6 Desember 2022 (2022-12-06)
18:00
Maroko   0–0 (p.w.)   Spanyol
Laporan
  Adu penalti  
3–0

6 Desember 2022 (2022-12-06)
22:00
Portugal   6–1   Swiss
Laporan

Perempat finalSunting

9 Desember 2022 (2022-12-09)
18:00
Kroasia   Laga 58   Brasil
Laporan

9 Desember 2022 (2022-12-09)
22:00
Belanda   Laga 57   Argentina
Laporan

10 Desember 2022 (2022-12-10)
18:00
Maroko   Laga 60   Portugal
Laporan

10 Desember 2022 (2022-12-10)
22:00
Inggris   Laga 59   Prancis
Laporan

SemifinalSunting

13 Desember 2022 (2022-12-13)
22:00
Pemenang Laga 57 Laga 61 Pemenang Laga 58
Laporan

14 Desember 2022 (2022-12-14)
22:00
Pemenang Laga 59 Laga 62 Pemenang Laga 60
Laporan

Perebutan tempat ketigaSunting

17 Desember 2022 (2022-12-17)
18:00
Tim kalah Laga 61 Laga 63 Tim kalah Laga 62
Laporan

FinalSunting

18 Desember 2022 (2022-12-18)
18:00
Pemenang Laga 61 Laga 64 Pemenang Laga 62
Laporan

StatistikSunting

Pencetak golSunting

Sebanyak 148 gol dicetak pada 56 pertandingan, dengan rata-rata 2.64 gol per pertandingan (per 6 Desember 2022).

5 gol

3 gol

2 gol

1 gol

1 gol bunuh diri

KedisiplinanSunting

Seorang pemain atau ofisial tim secara otomatis ditangguhkan untuk pertandingan selanjutnya karena pelanggaran berikut:[96]

  • Menerima kartu merah (hukuman kartu merah dapat diperpanjang jika melakukan pelanggaran serius)
  • Menerima dua kartu kuning dalam dua pertandingan yang berbeda; hukuman kartu kuning tidak berlaku setelah berakhirnya babak perempat final (hukuman kartu kuning tidak diteruskan ke pertandingan internasional mendatang)

Berikut pelanggaran yang berakibat penangguhan selama turnamen:

Pemain/
Ofisial tim
Pelanggaran Penangguhan
  Wayne Hennessey   pada laga vs. Iran (laga kedua Grup B; 25 November) vs. Inggris (laga ketiga Grup B; 29 November)
  Alireza Jahanbakhsh   pada laga vs. Inggris (laga pertama Grup B; 21 November)
  pada laga vs. Wales (laga kedua Grup B; 25 November)
vs. Amerika Serikat (laga ketiga Grup B; 29 November)
  Abdulellah Al-Malki   pada laga vs. Argentina (laga pertama Grup C; 22 November)
  pada laga vs. Polandia (laga kedua Grup C; 26 November)
vs. Meksiko (laga ketiga Grup C; 30 November)
  Francisco Calvo   pada laga vs. Spanyol (laga pertama Grup E; 23 November)
  pada laga vs. Jepang (laga kedua Grup E; 27 November)
vs. Jerman (laga ketiga Grup E; 1 Desember)
  Amadou Onana   pada laga vs. Kanada (laga pertama Grup F; 23 November)
  pada laga vs. Maroko (laga kedua Grup F; 27 November)
vs. Kroasia (laga ketiga Grup F; 1 Desember)
  Paulo Bento
(pelatih   Korea Selatan)
  pada laga vs. Ghana (laga kedua Grup H; 28 November) vs. Portugal (laga ketiga Grup H; 2 Desember)
  Idrissa Gueye   pada laga vs. Belanda (laga pertama Grup A; 21 November)
  pada laga vs. Maroko (laga ketiga Grup A; 29 November)
vs. Inggris (laga babak 16 besar; 4 Desember)
  Ko Itakura   pada laga vs. Kosta Rika (laga kedua Grup E; 27 November)
  pada laga vs. Spanyol (laga ketiga Grup E; 1 Desember)
vs. Kroasia (laga babak 16 besar; 5 Desember)
  Alidu Seidu   pada laga vs. Portugal (laga pertama Grup H; 24 November)
  pada laga vs. Uruguay (laga ketiga Grup H; 2 Desember)
Tim tersingkir dari turnamen
  Vincent Aboubakar     pada laga vs. Brasil (laga ketiga Grup G; 2 Desember)
  Jackson Irvine   pada laga vs. Prancis (laga pertama Grup D; 22 November)
  pada laga vs. Argentina (babak 16 besar; 3 Desember)
  Miloš Degenek   pada laga vs. Denmark (laga ketiga Grup D; 30 November)
  pada laga vs. Argentina (babak 16 besar; 3 Desember)
  Matty Cash