Kabinet Ismail Sabri

kabinet pemerintahan Malaysia di bawah Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob

Kabinet Ismail Sabri atau lebih dikenal dengan nama Kabinet "Keluarga Malaysia" adalah kabinet pemerintahan Malaysia yang dibentuk oleh kepala pemerintahan sekaligus Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob. Kabinet ini menggabungkan 15 partai politik, yaitu Barisan Nasional, partai komponen Perikatan Nasional, partai komponen Gabungan Partai Sarawak, dan Partai Bersatu Sabah, serta empat orang politikus Independen dari anggota parlemen.

Kabinet Ismail Sabri
Flag of Malaysia.svg
Kabinet Pemerintahan Malaysia ke-22
Ismail Sabri Fumio Kishida 2022 (cropped).jpg
Dibentuk21 Agustus 2021
Struktur pemerintahan
Kepala negaraAl-Sultan Abdullah
Kepala pemerintahanIsmail Sabri Yaakob
Wakil kepala pemerintahanMenteri Senior:
Jumlah menteri32
Jumlah wakil menteri38
Partai anggota
Status di legislatifBN memimpin mayoritas di pemerintahan koalisi
116 / 222
Partai oposisi
Pemimpin oposisiAnwar Ibrahim
Sejarah
PeriodeParlemen Malaysia ke-14
PendahuluMuhyiddin

Latar belakangSunting

Muhyiddin Yassin, seorang mantan Menteri Dalam Negeri membentuk koalisi Perikatan Nasional pada Februari 2020 dan melobi pimpinan fraksi-fraksi di Dewan Rakyat, seperti Ahmad Zahid Hamidi, Abdul Hadi Awang, dan Shafie Apdal untuk bersedia mendukung dirinya untuk menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia ketika memuncaknya krisis politik dan dimulainya Langkah Sheraton yang menyebabkan runtuhnya pemerintahan Pakatan Harapan. Pada 1 Maret 2020, dilakukan prosesi pelantikan Muhyiddin sebagai perdana menteri setelah didukung oleh Barisan Nasional, Partai Islam Se-Malaysia, Partai Pribumi Bersatu Malaysia, Gabungan Partai Sarawak, Partai Bersatu Sabah, Partai Solidaritas Tanah Air, dan anggota parlemen Independen.[1][2] Muhyiddin membentuk kabinet baru dan menyusun rancangan kerja kabinet, yaitu untuk menangani pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung. Meskipun pemerintahannya dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia atas keberhasilannya mengatasi gelombang pertama, akan tetapi pemerintahannya menghadapi kritik keras dari berbagai kalangan akibat gagalnya menangani pandemi pada gelombang kedua dan ketiga dengan terbukti meningkatnya kasus baru dan angka kematian.[3]

Kemudian, Partai Pribumi Bersatu Malaysia mengalami konflik eksternal dengan Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu atau UMNO yang memiliki kursi terbanyak di kabinet, tetapi salah satu anggotanya tidak menakhodai pemerintahan.[4] Pada titik puncaknya, UMNO menarik kembali dukungannya kepada pemerintahan Muhyiddin pada 8 Juli 2021[5] dan dipertegas kembali pada 3 Agustus 2021.[6][7][8] Meski kubu Ismail Sabri mempertegas untuk tetap kukuh mendukung pemerintah, namun hal itu tidak bisa dihindari, sehingga pada 16 Agustus 2021, Muhyiddin bersama anggota kabinetnya, termasuk Ismail Sabri yang ketika itu menjabat Wakil Perdana Menteri harus mengundurkan diri setelah berkurangnya dukungan dan kepercayaan di parlemen.[9][10]

Pada awalnya, UMNO mengusulkan tiga nama calon perdana menteri, yaitu Ahmad Zahid, Mohamad Hasan, dan Ismail Sabri. Zahid menarik diri sebagai calon kandidat, sedangkan Mohamad Hasan tidak memenuhi syarat karena bukan merupakan anggota Dewan Rakyat.[11] Hal ini membuka peluang Ismail Sabri untuk meneruskan tumpuk kepemimpinan sebagai perdana menteri.[12] Disisi lain, terdapat satu anggota parlemen yang tidak mendukung pemerintahan Ismail Sabri, yakni Tengku Razaleigh Hamzah.[13]

KomposisiSunting

Jabatan Wakil Perdana Menteri Malaysia mengalami kekosongan sejak pembubaran Kabinet Muhyiddin. Pada saat pengumuman pembentukan kabinet, Ismail Sabri tidak menunjuk salah satu anggota parlemen untuk menduduki kursi Wakil Perdana Menteri.[14] Kabinet diumumkan pada 27 Agustus 2021 dan pejabat-pejabat yang ditunjuk menjadi anggota kabinet dilantik pada 30 Agustus 2021 oleh Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah. Pelantikan Noh Omar dan Mohamad Alamin diundur setelah mereka terkonfirmasi positif COVID-19,[15] sehingga pelantikannya dijadwalkan pada tanggal 11 September 2021.[16] Bahkan, Ismail Sabri juga tidak turut menghadiri pelantikan menteri dan wakil menterinya berhubung dirinya memiliki kontak dekat dengan pasien COVID-19.[17]

MenteriSunting

Per 26 Mei 2022, menteri terdiri dari:
      BN (14)       PN (12)       GPS (4)       PBS (1)       PBM (1)

Portofolio Pejabat Mulai menjabat Akhir menjabat Daerah pemilihan Partai
Perdana Menteri   Ismail Sabri Yaakob 21 Agustus 2021 Petahana Bera BN (UMNO)
Menteri Senior Mohamed Azmin Ali
(Perdagangan Internasional dan Industri)
30 Agustus 2021 Petahana Gombak PN (BERSATU)
Hishammuddin Hussein
(Pertahanan)
30 Agustus 2021 Petahana Sembrong BN (UMNO)
Fadillah Yusof
(Pekerjaan)
30 Agustus 2021 Petahana Petra Jaya GPS (PBB)
Mohd. Radzi Md. Jidin
(Pendidikan)
30 Agustus 2021 Petahana Senator PN (BERSATU)
Menteri di Sekretariat Perdana Menteri Mustapa Mohamed
(Ekonomi)
30 Agustus 2021 Petahana Jeli
Abdul Latiff Ahmad
(Penugasan Khusus)
30 Agustus 2021 Petahana Mersing
Wan Junaidi Tuanku Jaafar
(Hukum dan Parlemen)
30 Agustus 2021 Petahana Santubong GPS (PBB)
Idris Ahmad
(Agama)
30 Agustus 2021 Petahana Senator PN (PAS)
Maximus Johnity Ongkili
(Sabah dan Sarawak)
30 Agustus 2021 Petahana Kota Marudu GRS (PBS)
Menteri Keuangan Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz 30 Agustus 2021 Petahana Senator BN (UMNO)
Menteri Pertahanan Hishammuddin Hussein 30 Agustus 2021 Petahana Sembrong
Menteri Dalam Negeri Hamzah Zainudin 30 Agustus 2021 Petahana Larut PN (BERSATU)
Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Mohamed Azmin Ali 30 Agustus 2021 Petahana Gombak
Menteri Pendidikan Mohd. Radzi Md. Jidin 30 Agustus 2021 Petahana Senator
Menteri Lingkungan Hidup dan Air Tuan Ibrahim Tuan Man 30 Agustus 2021 Petahana Kubang Kerian PN (PAS)
Menteri Wilayah Federal Shahidan Kassim 30 Agustus 2021 Petahana Arau BN (UMNO)
Menteri Perhubungan Wee Ka Siong 30 Agustus 2021 Petahana Ayer Hitam BN (MCA)
Menteri Pertanian dan Industri Makanan Ronald Kiandee 30 Agustus 2021 Petahana Beluran GRS (PNBERSATU)
Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin Abu Bakar 30 Agustus 2021 Petahana Rembau BN (UMNO)
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Nancy Shukri 30 Agustus 2021 Petahana Batang Sadong GPS (PBB)
Menteri Perumahan dan Pemerintahan Daerah Reezal Merican Naina Merican 30 Agustus 2021 Petahana Kepala Batas BN (UMNO)
Menteri Pemuda dan Olahraga Ahmad Faizal Azumu 30 Agustus 2021 Petahana Tambun PN (BERSATU)
Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah 30 Agustus 2021 Petahana Indera Mahkota
Menteri Pendidikan Tinggi Noraini Ahmad 30 Agustus 2021 Petahana Parit Sulong BN (UMNO)
Menteri Sumber Daya Manusia Saravanan Murugan 30 Agustus 2021 Petahana Tapah BN (MIC)
Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Konsumen Alexander Nanta Linggi 30 Agustus 2021 Petahana Kapit GPS (PBB)
Menteri Pembangunan Wirausaha dan Koperasi Noh Omar 11 September 2021 Petahana Tanjong Karang BN (UMNO)
Menteri Pembangunan Pedesaan Mahdzir Khalid 30 Agustus 2021 Petahana Padang Terap
Menteri Pekerjaan Fadillah Yusof 30 Agustus 2021 Petahana Petra Jaya GPS (PBB)
Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Adham Baba 30 Agustus 2021 Petahana Tenggara BN (UMNO)
Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Takiyuddin Hassan 30 Agustus 2021 Petahana Kota Bharu PN (PAS)
Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Zuraida Kamaruddin 30 Agustus 2021 Petahana Ampang PBM
Menteri Wanita, Keluarga, dan Pembangunan Komunitas Rina Mohd. Harun 30 Agustus 2021 Petahana Titiwangsa PN (BERSATU)
Menteri Persatuan Nasional Halimah Mohd Sadique 30 Agustus 2021 Petahana Kota Tinggi BN (UMNO)
Menteri Komunikasi dan Multimedia Annuar Musa 30 Agustus 2021 Petahana Ketereh

Wakil MenteriSunting

Per 30 Agustus 2021, wakil menteri terdiri dari:
      PN (19)       BN (15)       GPS (4)

Portofolio Pejabat Mulai menjabat Akhir menjabat Daerah pemilihan Partai
Wakil Menteri di Sekretariat Perdana Menteri   Eddin Syazlee Shith
(Ekonomi)
30 Agustus 2021 Petahana Kuala Pilah PN (BERSATU)
Mastura Mohd. Yazid
(Penugasan Khusus)
30 Agustus 2021 Petahana Kuala Kangsar BN (UMNO)
Mas Ermieyati Samsudin
(Hukum dan Parlemen)
30 Agustus 2021 Petahana Masjid Tanah PN (BERSATU)
Ahmad Marzuk Shaary
(Agama)
30 Agustus 2021 Petahana Pangkalan Chepa PN (PAS)
Hanifah Hajar Taib
(Sabah dan Sarawak)
30 Agustus 2021 Petahana Mukah GPS (PBB)
Wakil Menteri Keuangan Mohd. Shahar Abdullah 30 Agustus 2021 Petahana Paya Besar BN (UMNO)
Yamani Hafez Musa 30 Agustus 2021 Petahana Sipitang GRS (PNBERSATU)
Wakil Menteri Pertahanan Ikmal Hisham Abdul Aziz 30 Agustus 2021 Petahana Tanah Merah PN (BERSATU)
Wakil Menteri Dalam Negeri Ismail Mohamed Said 30 Agustus 2021 Petahana Kuala Krau BN (UMNO)
Jonathan Yasin 30 Agustus 2021 Petahana Ranau PN (BERSATU)
Wakil Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Lim Ban Hong 30 Agustus 2021 Petahana Senator BN (MCA)
Wakil Menteri Pendidikan Mah Hang Soon 30 Agustus 2021 Petahana Senator BN (MCA)
Mohamad Alamin 11 September 2021 Petahana Kimanis BN (UMNO)
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Air Mansor Othman 30 Agustus 2021 Petahana Nibong Tebal PN (BERSATU)
Wakil Menteri Wilayah Federal Jalaluddin Alias 30 Agustus 2021 Petahana Jelebu BN (UMNO)
Wakil Menteri Perhubungan Henry Sum Agong 30 Agustus 2021 Petahana Lawas GPS (PBB)
Wakil Menteri Pertanian dan Industri Makanan Ahmad Hamzah 30 Agustus 2021 Petahana Jasin BN (UMNO)
Nik Muhammad Zawawi Salleh 30 Agustus 2021 Petahana Pasir Puteh PN (PAS)
Wakil Menteri Kesehatan Noor Azmi Ghazali 30 Agustus 2021 Petahana Bagan Serai PN (BERSATU)
Aaron Ago Dagang 30 Agustus 2021 Petahana Kanowit GPS (PRS)
Wakil Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Edmund Santhara Kumar Ramanaidu 30 Agustus 2021 Petahana Segamat PN (BERSATU)
Wakil Menteri Perumahan dan Pemerintahan Daerah Ismail Abdul Muttalib 30 Agustus 2021 Petahana Maran BN (UMNO)
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Ti Lian Ker 30 Agustus 2021 Petahana Senator BN (MCA)
Wakil Menteri Luar Negeri Kamarudin Jaffar 30 Agustus 2021 Petahana Bandar Tun Razak PN (BERSATU)
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Ahmad Masrizal Muhammad 30 Agustus 2021 Petahana Senator BN (UMNO)
Wakil Menteri Sumber Daya Manusia Awang Hashim 30 Agustus 2021 Petahana Pendang PN (PAS)
Wakil Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Konsumen Rosol Wahid 30 Agustus 2021 Petahana Hulu Terengganu PN (BERSATU)
Wakil Menteri Pembangunan Wirausaha dan Koperasi Muslimin Yahaya 30 Agustus 2021 Petahana Sungai Besar
Wakil Menteri Pembangunan Pedesaan Abdul Rahman Mohamad 30 Agustus 2021 Petahana Lipis BN (UMNO)
Hasbi Habibollah 30 Agustus 2021 Petahana Limbang GPS (PBB)
Wakil Menteri Pekerjaan Arthur Joseph Kurup 30 Agustus 2021 Petahana Pensiangan GRS (BNPBRS)
Wakil Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Ahmad Amzad Hashim 30 Agustus 2021 Petahana Kuala Terengganu PN (PAS)
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Ali Biju 30 Agustus 2021 Petahana Saratok PN (BERSATU)
Wakil Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Wee Jeck Seng 30 Agustus 2021 Petahana Tanjung Piai BN (MCA)
Willie Mongin 30 Agustus 2021 Petahana Puncak Borneo PN (BERSATU)
Wakil Menteri Wanita, Keluarga, dan Pembangunan Komunitas Siti Zailah Mohd. Yusoff 30 Agustus 2021 Petahana Rantau Panjang PN (PAS)
Wakil Menteri Persatuan Nasional Wan Ahmad Fayhsal Wan Ahmad Kamal 30 Agustus 2021 Petahana Senator PN (BERSATU)
Wakil Menteri Komunikasi dan Multimedia Zahidi Zainul Abidin 30 Agustus 2021 Petahana Padang Besar BN (UMNO)

Pejabat setingkat menteriSunting

Dalam rapat kabinet pertama pada 1 September 2021, para anggota kabinet menyetujui pengangkatan tiga duta khusus perdana menteri dan melantik Ketua Dewan Pemulihan Nasional setingkat menteri.

Portofolio Pejabat Mulai menjabat Akhir menjabat Daerah pemilihan Partai
Ketua Dewan Pemulihan Nasional   Muhyiddin Yassin 4 September 2021[18] Petahana Pagoh PN (BERSATU)
Duta Khusus Perdana Menteri untuk Timur Tengah Abdul Hadi Awang 2 September 2021[19] Petahana Marang PN (PAS)
Duta Khusus Perdana Menteri untuk Republik Rakyat Tiongkok Tiong King Sing 2 September 2021[19] Petahana Bintulu GPS (PDP)
Duta Khusus Perdana Menteri untuk Asia Timur Richard Riot Jaem 2 September 2021[19] Petahana Serian GPS (SUPP)
Duta Khusus Perdana Menteri untuk Asia Selatan Vigneswaran Sanasee 14 November 2021 Petahana BN (MIC)
Penasihat Perdana Menteri (Hukum dan Hak Asasi Manusia) Azalina Othman Said 30 September 2021[20] Petahana Pengerang BN (UMNO)
Penasihat Perdana Menteri (Agama) Jamil Khir Baharom 27 November 2021[21] Petahana
Penasihat Perdana Menteri (Kesehatan)

CatatanSunting

  1. ^ GERAKAN memiliki senator di Dewan Negara, tetapi tidak ada seorang pun perwakilan anggota parlemen di Dewan Rakyat

ReferensiSunting

  1. ^ "Muhyiddin Angkat Sumpah Perdana Menteri Kelapan". 1 Maret 2020. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  2. ^ "Muhyiddin angkat sumpah Perdana Menteri ke-8". 1 Maret 2020. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  3. ^ "Malaysia, once praised by the WHO as 'united' against COVID, has gone back into lockdown". 14 Januari 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  4. ^ "UMNO Tiada Kerjasama Dengan PPBM Dalam PRU-15, Kebersamaan Dalam PN Hingga Parlimen Bubar". 4 Maret 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  5. ^ "What do latest political twists in Malaysia mean for PM Muhyiddin Yassin?". 8 Juli 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  6. ^ "Tarik Sokongan Kepada Kerajaan PN". 3 August 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  7. ^ "UMNO tarik sokongan kepada PN, Muhyiddin". 3 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  8. ^ "Umno tarik sokongan kepada kerajaan, PM [METROTV]". 3 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  9. ^ "Malaysia Prime Minister resigns after losing majority". 16 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 August 2021. 
  10. ^ "Malaysia's Prime Minister Muhyiddin and his cabinet resign". 16 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  11. ^ "'Ahmad Zahid tarik diri, Ismail Sabri layak atas pengalaman'". 18 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  12. ^ "Hanya satu nama sebagai calon PM, Ismail Sabri - Umno". 18 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  13. ^ "Ku Li ahli Parlimen tunggal dari Umno tak sokong Ismail Sabri sebagai PM". 19 Agustus 2021. Diakses tanggal 20 Agustus 2021. 
  14. ^ "Tiada jawatan Timbalan Perdana Menteri dalam Kabinet Ismail Sabri". Utusan Malaysia. 27 Agustus 2021. Diakses tanggal 27 Agustus 2021. 
  15. ^ "Mohamad Alamin infected with Covid-19, will not attend swearing-in ceremony". 2021-08-30. 
  16. ^ "Noh, Mohamad take oath of office before King". www.thesundaily.my (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-11. 
  17. ^ "PM not attending swearing-in ceremony of new Cabinet after coming into contact with Covid-19 patient". 2021-08-30. 
  18. ^ "Muhyiddin dilantik sebagai pengerusi MPN bertaraf menteri". Malaysia Now. 2021-09-04. Diakses tanggal 2021-09-04. 
  19. ^ a b c "Hadi, Tiong, Richard Riot to continue as special envoys". The Star. Diakses tanggal 2 September 2021. 
  20. ^ Writers, Staff (2021-10-01). "PM gives posts to 2 Umno MPs who backed Najib in pulling support for Muhyiddin". MalaysiaNow (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-10-03. 
  21. ^ "Jamil Khir dilantik Penasihat Agama kepada PM". Free Malaysia Today (dalam bahasa Melayu). 2021-11-27. Diakses tanggal 2021-12-06.