Dewan Undangan Negeri

Dewan Undangan Negeri (disingkat: DUN, bahasa Indonesia: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) adalah majelis legislatif negara bagian yang terdapat di tiga belas negara bagian Malaysia.[1] Anggota majelis legislatif negara bagian ini terdiri dari perwakilan terpilih dari konstituen anggota tunggal selama pemilihan umum negara bagian melalui sistem pemungutan suara pemenang suara terbanyak.

Majelis ini memiliki kekuasaan untuk memberlakukan hukum negara bagian sebagaimana diatur oleh Konstitusi Malaysia. Partai mayoritas di setiap majelis membentuk pemerintahan negara bagian, dan pemimpin partai mayoritas menjadi menteri besar (untuk negara-negara dengan penguasa turun-temurun) atau ketua menteri (untuk negara-negara tanpa penguasa turun-temurun) dari negara bagian tersebut.

Daftar Dewan Undangan Negeri di MalaysiaSunting

Daftar ini mengecualikan Kuala Lumpur, Putrajaya, dan Labuan karena Wilayah Persekutuan tidak memiliki majelis legislatif negara bagian dan diperintah secara langsung oleh pemerintahan federal di bawah Kementerian Wilayah Persekutuan Malaysia bersama dengan otoritas setempat, yakni masing-masing Dewan Bandaraya Kuala Lumpur, Perbadanan Putrajaya, dan Perbadanan Labuan.

Negara Bagian (dan Majelis) Kursi (2018) Populasi (2010) Populasi/kursi Partai mayoritas Kepala pemerintahan Ketua Partai minoritas Ketua oposisi
  Johor (ke-14) 56 3,348,283 59,791 BN Hasni Mohammad Suhaizan Kayat[2] PH Aminolhuda Hassan
  Kedah (ke-14) 36 1,947,651 54,101 PN Muhammad Sanusi Md Nor Juhari Bulat[3] PH Phahrolrazi Zawawi
  Kelantan (ke-14) 45 1,539,601 34,213 PN Ahmad Yakob Abdullah Ya'kub[4] N/A Lowong
  Melaka (ke-15) 28 821,110 29,325 BN Sulaiman Md Ali Ibrahim Durum PH Adly Zahari
  Negeri Sembilan (ke-14) 36 1,021,064 28,363 PH Aminuddin Harun Zulkefly Mohamad Omar[5] BN Mohamad Hasan
  Pahang (ke-14) 42 1,500,817 35,734 BN Wan Rosdy Wan Ismail Ishak Muhammad[6] PH Chiong Yoke Kong
  Pulau Pinang (ke-14) 40 1,561,383 39,035 PH Chow Kon Yeow Law Choo Kiang[7] BN Muhamad Yusoff Mohd. Noor
  Perak (ke-14) 59 2,352,743 39,877 BN Saarani Mohammad Mohamad Zahir Abdul Khalid PH Abdul Aziz Bari
  Perlis (ke-14) 15 231,541 15,436 BN Azlan Man Hamdan Bahari PH Asrul Nizan Abd. Jalil
  Sabah (ke-16) 73 3,206,742 53,446 GRS Hajiji Noor Kadzim M. Yahya WARISAN+ Shafie Apdal
  Sarawak (ke-19) 82 2,471,140 30,136 GPS Abang Abdul Rahman Johari Abang Openg Mohamad Asfia Awang Nassar PSB Wong Soon Koh
  Selangor (ke-14) 56 5,462,141 97,538 PH Amirudin Shari Ng Suee Lim[8] BN Rizam Ismail
  Terengganu (ke-14) 32 1,035,977 32,374 PN Ahmad Samsuri Mokhtar Yahaya Ali[9] BN Ahmad Said

ReferensiSunting

  1. ^ Syahredzan Johan (2 Nov 2015). "Understanding the Federation of Malaysia". The Star. Diakses tanggal 8 Mei 2018. 
  2. ^ "Johor plans live broadcast of assembly proceedings - Metro News | The Star Online". www.thestar.com.my. Diakses tanggal 2022-01-05. 
  3. ^ Nambiar, Predeep (25 Agustus 2020). "Kedah installed new state assembly speaker". Free Malaysia Today. Diakses tanggal 25 Agustus 2020. [pranala nonaktif permanen]
  4. ^ "Abdullah kekal Speaker DUN Kelantan". HM Online (dalam bahasa Melayu). 2018-06-28. Diakses tanggal 2022-01-05. 
  5. ^ Mat Kasim, Sarinah (2 Juli 2018). "Speaker DUN NS angkat sumpah". Sinar Harian (dalam bahasa Malay). Diakses tanggal 4 Juli 2018. 
  6. ^ "42 ADUN Pahang angkat sumpah jawatan | Astro Awani". www.astroawani.com (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 2018-07-04. 
  7. ^ Nambiar, Predeep (2 Agustus 2018). "Guan Eng, Saifuddin to make history in Penang assembly". Free Malaysia Today. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-06-24. Diakses tanggal 2 Agustus 2018. 
  8. ^ "Ng Suee Lim sworn in as Selangor state Speaker - Nation | The Star Online". www.thestar.com.my. Diakses tanggal 2022-01-05. 
  9. ^ Hussain, Radhuan. "Yahaya angkat sumpah Yang Dipertua DUN Terengganu". Utusan Online. Diakses tanggal 2022-01-05.