Buka menu utama

Djohari Kahar, SH. gelar Datuk Bagindo adalah seorang pengajar dan politisi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sumatra Barat selama dua periode dan satu periode sebagai anggota DPR-RI mewakili Sumatra Barat. Ia berasal dari Partai Golkar.[1]

Djohari Kahar
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanPengajar dan politisi
Dikenal atasKetua DPRD Sumbar
Anggota DPR-RI
AnakDinna Djohari Harri Fidrian Tri Multini Fidri Arnaldy
Orang tuaKaharudin Dt. Rangkayo Basa (ayah) dan Mariah (ibu)

Daftar isi

RiwayatSunting

Kehidupan pribadiSunting

Djohari Kahar merupakan putra kedua dari Kaharudin Dt. Rangkayo Basa (ayah) dan Mariah (ibu) yang berasal dari Bayur, Maninjau, Agam, Sumatra Barat. Ayahnya pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sumatra Tengah dan kemudian menjadi Gubernur Sumatra Barat yang pertama. Kakaknya, Adrin Kahar, adalah seorang pejuang kemerdekaan, pengajar dan politisi, dan merupakan salah seorang pendiri dan rektor yang ke-2 Universitas Bung Hatta, Padang. Sedangkan adiknya, Amrin Kahar, pernah menjabat Dirjen Tanaman Pangan dan Hortikultura Departemen Pertanian, serta anggota DPR-RI mewakili Sumatra Barat dari tahun 1997-1999.[2]

PenghargaanSunting

Pada Agustus 2008, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke 63, Djohari Kahar bersama beberapa tokoh Minang lainnya, seperti Harun Zain, Azwar Anas, Hasan Basri Durin, Elly Kasim, Boy G. Sakti, Wisran Hadi, Rusli Marzuki Saria, Gus tf Sakai, Taufik Ismail, dan banyak tokoh lainnya yang dianggap telah berjasa terhadap Sumatra Barat dianugerahi penghargaan oleh pemerintah provinsi Sumatra Barat yang diserahkan oleh Gubernur Sumatra Barat ketika itu, Gamawan Fauzi.[3]

Masih pada tahun yang sama, di bulan Oktober, Djohari Kahar bersama Lukman Harun, seorang tokoh Muhammadiyah, juga mendapatkan penghargaan dari Golkar atas perannya dalam perkembangan partai di Sumatra Barat.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Penghargaan Golkar pada Dua Tokoh Sumbar" JPNN.com, 19-10-2008. Diakses 16-10-2014.
  2. ^ "Veteran Pejuang itu, Telah Pergi" Hasril Chaniago, RantauNet, 02-12-2009. Diakses 16-10-2014.
  3. ^ "Penghargaan Bagi yang Berjasa Terhadap Sumatra Barat" Padangmedia.com, 15-08-2008. Diakses 16-10-2014.