Buka menu utama

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Utara

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Utara (disingkat DPRD Kalimantan Utara atau DPRD Kaltara) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. DPRD Kaltara beranggotakan 35 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD Kaltara terdiri dari 1 Ketua dan 2 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik dengan jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD Kaltara yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 4 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda, Sutoyo, di Ruang Rapat DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Komposisi anggota DPRD Kaltara periode 2019-2024 terdiri dari 12 partai politik dimana Partai Gerindra, PDI Perjuangan, dan Partai Hanura merupakan pemilik kursi terbanyak yaitu masing-masing 5 kursi.[1][2][3]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi Kalimantan Utara
Periode 2019-2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Jangka waktu
5 tahun
Sejarah
Didirikan30 Desember 2014
Sesi baru dimulai
4 September 2019
Pimpinan
Ketua
Sementaraa
Norhayati Andris, LOGO- PDIP.svg
sejak 4 September 2019
Wakil Ketua
Sementaraa
Yancong, 20px
sejak 4 September 2019
Komposisi
Anggota35
DPRD Provinsi Kalimantan Utara Indonesia 2019.svg
Partai & kursi
  PKB (2)
  PDI-P (5)
  PKS (3)
  Perindo (1)
  PPP (1)
  PAN (2)
  PBB (1)
Pemilihan
Proporsional-Terbuka
Pemilihan pertama
9 April 2014
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
17 April 2024
Tempat bersidang
Gedung DPRD Kalimantan Utara.JPG
Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara
Jalan Kolonel Sutadji No. 33 Tanjung Selor
Kalimantan Utara
Indonesia
Catatan kaki
aPimpinan definitif belum ditetapkan/dilantik.

SejarahSunting

DPRD Provinsi Kalimantan Utara pertama kali dibentuk pada 30 Desember 2014 untuk periode 2014-2019. Pengisian anggota DPRD Kaltara dilakukan dengan pemindahan anggota DPRD Kalimantan Timur Dapil VI yang meliputi seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara. Jumlah anggota DPRD Kaltim tersebut hanya 8 orang kemudian ditambah dengan anggota DPRD baru hasil penghitungan pembagian kursi untuk mengisi kekurangannya.[4] Hasil Pemilu 2014, DPRD Kalimantan Utara memiliki anggota 35 orang, dengan jumlah kursi terbanyak diraih oleh Partai Demokrat.[5][6][7][8][9][10][11]

Komposisi AnggotaSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kaltara sejak awal pembentukannya.[12][13][14]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 2   2
  Gerindra 4 5
  PDI Perjuangan 4 5
20px Golkar 4   4
  NasDem 2   2
  PKS 2 3
  PPP 2 1
  PAN 3 2
  Hanura 4 5
  Demokrat 5 4
  PBB 2 1
20px PKPI 1 0
  Perindo (Baru!) 1
Jumlah Anggota 35   35
Jumlah Partai 12 12

FraksiSunting

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[15] Pada periode 2014-2019, DPRD Kaltara memiliki 7 fraksi.[16]

Alat Kelengkapan DPRDSunting

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRDSunting

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[17] Pimpinan DPRD Kaltara terdiri dari 1 Ketua dan 2 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi terbanyak pertama, kedua, dan ketiga, secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPRD Kaltara sejak awal pembentukannya.

Periode DPRD No. Urut Nama Ketua DPRD Asal Partai Politik Mulai Menjabat Selesai Menjabat Keterangan
2014-2019 * Marthen Sablon   Partai Demokrat 30 Desember 2014 30 Maret 2015 Ketua Sementara[18]
1 30 Maret 2015 2 September 2019 Ketua Definitif[19]
2019-2024 * Norhayati Andris   PDI Perjuangan 4 September 2019 petahana Ketua Sementara[20][21]

KomisiSunting

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[22] DPRD Kaltara terdiri dari 4 komisi sebagai berikut:

  • Komisi I Bidang Pemerintahan dan Keuangan
  • Komisi II Bidang Perekonomian
  • Komisi III Bidang Pembangunan Daerah
  • Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat

Daerah PemilihanSunting

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRD Kaltara dibagi kedalam 4 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[23]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
KALIMANTAN UTARA 1 Kota Tarakan 12
KALIMANTAN UTARA 2 Bulungan, Tana Tidung 9
KALIMANTAN UTARA 3 Malinau 4
KALIMANTAN UTARA 4 Nunukan 10

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Gubernur Ajak Anggota DPRD Lebih Harmonis dan Bersinergi". Humas Pemprov Kaltara. 05-09-2019. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  2. ^ "Anggota DPRD Kaltara Resmi Dilantik, Gubernur Harapkan Kerja Sama Ditingkatkan". niaga.asia. 04-09-2019. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  3. ^ Yusuf P. (04-09-2019). "Pengucapan Sumpa/Janji Anggota DPRD Provinsi Kaltara masa bakti 2019-2024". MITRAPOL. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  4. ^ Humas (17-12-2014). "KPU Terbitkan Surat Keputusan Daftar Calon Terpilih DPRD Kaltara". Pemprov Kalimantan Timur. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  5. ^ Kaltara.BPS: [1], diakses 13 Mei 2014
  6. ^ inspirasibangsa: [2], diakses 31 Maret 2015
  7. ^ Koran Kaltim: [3], diakses 30 Maret 2015
  8. ^ Kalsel.Kaltim Prokal: [4], diakses 5 Mei 2015
  9. ^ Metro Kaltara: [5], diakses 28 Juli 2015
  10. ^ newstara: [6], diakses 28 Juli 2015
  11. ^ bulungan.prokal: [7], 28 Juli 2015
  12. ^ "KPU Tetapkan 35 Calon Anggota DPRD Kaltara, Ini Daftarnya". BENUANTA. 23-07-2019. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  13. ^ Muhammad Arfan (22-07-2019). Samir Paturusi, ed. "Ini Nama Anggota DPRD Kaltara Terpilih, 5 Incumbent Bertahan". antaranews.com. Tribun Kaltim. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  14. ^ "Seluruh Parpol Kebagian Kursi di DPRD Kaltara". jpnn.com. 29-04-2014. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  15. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  16. ^ Humas Pemprov Kaltara (25-01-2018). "Wagub Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD". kaltaraprov.go.id. Diakses tanggal 28-09-2019. 
  17. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  18. ^ Humas (14-01-2015). "Konsultasi Tatib dan Alat Kelengkapan. DPRD Kaltara Belajar ke Kaltim". DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  19. ^ "Marthen Sablon Resmi jadi Ketua DPRD Kaltara". jpnn.com. 30-03-2015. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  20. ^ Fathu Rizqil Mufid. Didik, ed. "Norhayati Andris Jabat Ketua DPRD Kaltara Sementara". KORAN KALTARA. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  21. ^ Heri Muliadi (04-09-2019). "Norhayati Pimpin Sementara DPRD Kaltara". DI's Way Kaltim. Diakses tanggal 17-09-2019. 
  22. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  23. ^ "Keputusan KPU Nomor 287/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara". KPU RI. 04-04-2018.