Buka menu utama

Basilika Agung Santo Yohanes Lateran

Basilika Agung Kepausan dari Sang Juru Selamat Mahakudus dan dari Santo Yohanes Pembaptis dan Penginjil di Lateran (bahasa Italia: Arcibasilica Papale del Santissimo Salvatore e dei Santi Giovanni Battista ed Evangelista in Laterano[1]) atau yang biasa disebut sebagai Basilika Agung Santo Yohanes Lateran (bahasa Italia: Basilica di San Giovanni in Laterano) atau Basilika Lateran adalah Katedral Gereja Roma dan kedudukan gerejawi resmi Uskup Roma yang adalah juga Sri Paus. Basilika ini adalah basilika paling tua dan paling teratas dalam urutan nilai pentingnya (sebagai Katedral Roma) di antara empat basilika penting di Roma, dan memegang gelar ibu gereja ekumene (ibu gereja bagi seluruh penjuru dunia yang dihuni oleh manusia) di komunitas umat Katolik Roma. Imam Agung dari Basilika Santo Yohanes Lateran saat ini adalah Agostino Vallini, Kardinal Vikaris Jendral bagi Keuskupan Roma.

Basilika Agung Santo Yohanes Lateran
Basilika Agung Kepausan dari Sang Juru Selamat Mahakudus dan dari Santo Yohanes Pembaptis dan Penginjil di Lateran
  • Arcibasilica Papale del Santissimo Salvatore e dei Santi Giovanni Battista ed Evangelista in Laterano  (Italia)
  • Archibasilica Sanctissimi Salvatoris et Sanctorum Iohannes Baptista et Evangelista in Laterano  (Latin)
Archbasilica of St. John Lateran HD.jpg
Basilika Agung Santo Yohanes Lateran dari tampak depan
LokasiRoma
NegaraItalia
DenominasiGereja Katolik Roma
TradisiRitus Latin
Situs webBasilika Agung Santo Yohanes Lateran
Sejarah
DedikasiSanto Yohanes Pembaptis and Santo Yohanes Rasul
Tanggal konsekrasiTahun 324
Arsitektur
StatusBasilika utama, basilika kepausan, Katedral
ArsitekAlessandro Galilei
Tipe arsitekturKatedral
GayaBarok, Neoklasik
Peletakan batu pertamaAbad ke-4
Selesai1735 (1735)
Spesifikasi
Panjang140 meter (460 ft)
Lebar140 meter (460 ft)
Lebar bagian tengah gereja65 meter (213 ft)
Bahan bangunanMarmer, granit, and semen
Administrasi
KeuskupanKeuskupan Roma
Klerus
UskupPaus Fransiskus
Imam agungAngelo De Donatis

Bagian depan gaya Barok akhir dari Basilika Santo Yohanes Lateran diselesaikan oleh Alessandro Galilei pada tahun 1735 setelah memenangkan kompetisi dalam rancangannya.

Sebuah inskripsi pada bagian depannya, Christo Salvatore, mempersembahkan bangunan ini sebagai Basilika Agung dari Sang Juru Selamat Yang Paling Kudus, semenjak katedral-katedral dari semua patriark didedikasikan kepada Kristus sendiri. Sebagai katedral Uskup Roma, yang memiliki tahta kepausan (Cathedra Romana), basilika ini menempati urutan yang lebih tinggi dibandingkan semua gereja lainnya di dalam Gereja Katolik Roma, bahkan di atas Basilika Santo Petrus di Vatikan.

ReferensiSunting

  1. ^ Situs Web Vatikan mengenai Basilika Agung Santo Yohanes Lateran, http://www.vatican.va/various/basiliche/san_giovanni/it/basilica/storia.htm