Tel Aviv

Kota di Israel

Tel Aviv (Ibrani: תֵּל־אָבִיב; bahasa Arab: تل أبيب‎) adalah sebuah kota pesisir dan merupakan sebuah kota metropolitan di Israel. Selama delapan bulan dari bulan Mei sampai Desember 1948, sampai dengan direbutnya Yerusalem, Tel Aviv juga merupakan ibu kota de facto Israel.[butuh rujukan] Meskipun Israel lalu menetapkan Yerusalem sebagai ibu kotanya, hanya beberapa negara yang mengakuinya sebagai ibu kota: Amerika Serikat, El Salvador dan Kosta Rika. Semua negara yang mengakui Israel masih menganggap Tel Aviv sebagai ibu kota de jure dan menempatkan semua kedutaannya di sana.

Tel Aviv

תֵּל־אָבִיב
تل أبيب-يافا
Tel Aviv at dusk
Tel Aviv at dusk
Bendera Tel Aviv
Bendera
Coat of arms of Tel Aviv
Coat of arms
Julukan: 
The White City,
The City That Never Sleeps, The Big Orange
Country Israel
DistrictTel Aviv
Metropolitan AreaGush Dan
Founded20 April 1909
Pemerintahan
 • JenisMayor-council
 • LembagaTel Aviv municipality
 • MayorRon Huldai (Labor)
Luas
 • City52 km2 (20 sq mi)
 • Kota
176 km2 (68 sq mi)
 • Metro
1.516 km2 (585 sq mi)
Ketinggian
5 m (16 ft)
Populasi
 (2013)[1]
 • Kota405.200
 • Peringkat2nd in Israel
 • Kepadatan7.955,5/km2 (20.605/sq mi)
 • Peringkat12th in Israel
 • Kota
1.300.000
 • Kepadatan kota7.297,7/km2 (189,010/sq mi)
 • Metro
3.750.400
 • Kepadatan metro2.193,7/km2 (56,820/sq mi)
DemonimTel Avivi
Ethnicity
 • Jews91%
 • Muslims3%
 • Christians1%
 • Unclassified5%
Zona waktuUTC+2 (IST)
 • Musim panas (DST)UTC+3 (IDT)
Postal code
61999
Area code+972 (Israel) 3 (City)
Situs webtel-aviv.gov.il
Kota Tel Aviv di malam hari.

Nama "Tel Aviv" (Tel Abib) dalam bahasa Ibrani berarti 'bukit semi', sebuah judul yang diberikan pada alihbahasa buku Theodor Herzl's Altneuland (Negara Lama Baru). Nama "Tel Aviv" diambil oleh sang penterjemah, Nahum Sokolov, dari buku Yehezkiel dari Alkitab.

Kota Tel Aviv sendiri memiliki penduduk sekitar 405.000, tetapi daerah metropolitannya memiliki penduduknya sekitar 3.850.100 jiwa.

Pada bulan Juli 2003, pusat kota Tel Aviv ditetapkan oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia, karena arsitekturnya dalam gaya Bauhaus.

Kota kosmopolitan ini juga memiliki komunitas Arab (Palestina) yang cukup besar. Pada tahun 1950, kota Tel Aviv digabung dengan kota Jaffa menjadi Tel Aviv-Yafo. Komunitas Arab terutama berada di Yafo atau Jaffa.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama population

Pranala luarSunting