Tanta Ginting

pemeran laki-laki dan musisi asal Indonesia

Tanta Jorekenta Ginting (lahir 16 Oktober 1981) adalah seorang aktor dan musisi berkebangsaan Indonesia.

Tanta Ginting
Tanta Ginting on Wheels & Eat by HSR Wheel in 2019.png
Tanta pada tahun 2019
LahirTanta Jorekenta Ginting
16 Oktober 1981 (umur 40)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Nama lainTanta Dewa Ginting
AlmamaterDeVry University California
Pekerjaan
Tahun aktif2010–sekarang
Suami/istri
Denalta Eunike
(m. 2018)
Orang tua
  • Simson Ginting (bapak)
  • Murni Tarigan (ibu)
Karier musik
Genre
Instrumen
LabelVisinema Music
AnggotaArah

Ia memulai karier di dunia hiburan sebagai pemeran teater musikal, di antaranya Gita Cinta The Musical, Musikal Laskar Pelangi, serta Ali Topan The Musical. Namanya dikenal saat ia memerankan Sutan Sjahrir dalam film Soekarno: Indonesia Merdeka (2013) dan Semaoen dalam film Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015).

Kehidupan awalSunting

Tanta kecil adalah sosok yang aktif dan sangat menyukai dunia seni. Sejak kecil dia sudah suka menari dan bernyanyi, dan dia juga sangat tertarik pada alat musik gitar dan drum.

Pada tahun 1994, saat Tanta berusia 13 tahun, ia harus ikut keluarganya pindah ke Amerika Serikat. Saat itu bukan hal mudah bagi Tanta untuk beradaptasi dengan kehidupan orang-orang di Amerika, mengingat dirinya sendiri memiliki keterbatasan dalam berbahasa Inggris. Hal ini lantas membuatnya merasa terasing di sekolah dan memilih menyendiri dan akhirnya membawa dirinya kembali lagi menekuni dunia musik.[1]

KarierSunting

2007–2009: Awal karierSunting

Tanta kemudian bergabung dalam grup musik Fourwall. Bersama grup musik ini Tanta sempat melepas album Lifetime pada tahun 2007 di Amerika Serikat. Karena kurang dukungan dari orang tua membuat tanta harus kembali bekerja sebagai tenaga electronic engineering di perusahaan yang merupakan basis keilmuan yang dia dapatkan di bangku kuliah.[2][3]

Saat kembali ke Indonesia, ia menyempatkan diri melihat konser Slank dan Gigi. Para personel Slank dan Gigi memberi semangat untuk merintis karier di Indonesia. Pada 2008, Tanta resmi berhenti bekerja di Amerika Serikat dan pulang ke Indonesia meski ditentang orang tua.[3]

Pada tahun 2009 dia diajak Daniel Mananta untuk menghadiri audisi Gita Cinta The Musical dan kemudian diterima. Sukses menjadi pemeran Gita Cinta The Musical, Tanta kemudian mendapatkan tawaran berperan dalam Ali Topan The Musical dan berlanjut pada Musikal Laskar Pelangi garapan Mira Lesmana dan Riri Riza.[4]

2013–2015: Soekarno: Indonesia Merdeka & The EastSunting

 
Tanta berperan sebagai Fajar di komedi situasi The East (2015).

Selain keterlibatannya di dunia peran, Tanta Ginting juga tercatat pernah menjadi host program acara Tarung di Kompas TV. Keterlibatan Tanta di dunia film berawal dari film Soekarno: Indonesia Merdeka, pada film ini Tanta mendapatkan peran sebagai Sutan Syahrir.[4] Melalui film pertamanya ini, dia meraih penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji di Festival Film Bandung 2014 dan Aktor Pendatang Baru Terbaik di Piala Maya 2014.[5][6] Selain itu, ia juga masuk nominasi Indonesian Movie Awards 2014 sebagai Pendatang Baru Pria Terfavorit.[7]

Pada tahun 2014, Tanta kembali bermain dalam film Negeri Tanpa Telinga yang disutradarai oleh Lola Amaria. Dalam film ini Tanta bermain bersama sederet nama pemeran film lainnya, di antaranya Ray Sahetapy, Teuku Rifnu Wikana, Kelly Tandiono, Lukman Sardi, dan Gary Iskak.[8]

Sepanjang tahun 2015, Tanta bermain dalam 7 film layar lebar seperti Filosofi Kopi, Skakmat, dan 3 Dara.[9] Dalam film 3 Dara, Tanta berperan sebagai pemeran utama bersama Tora Sudiro dan Adipati Dolken. Di tahun yang sama, ia membintangi film 3: Alif Lam Mim sebagai Tamtama. Penampilannya di film tersebut berhasil membuatnya menerima penghargaan dan nominasi. Ia dinominasikan untuk Piala Citra kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2015.[10] Ia juga berhasil memenangkan penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terfavorit di Indonesian Movie Actors Awards 2016 dan Pemeran Pembantu Pria Terpuji Festival Film Bandung 2016.[11][12] Tak sampai di situ, Ia juga bermain dalam film karya Garin Nugroho berjudul Guru Bangsa: Tjokroaminoto.[13] Selain itu, ia juga membintangi film Surga yang Tak Dirindukan dan Lily: Bunga Terakhirku.[14] Pada tahun tersebut, Tanta mulai membintangi komedi situasi yang tayang di NET. berjudul The East. Dalam seri televisi tersebut, ia berperan sebagai Fajar, seorang kameramen senior.[4]

2019–sekarang: ArahSunting

Pada tahun 2019, Tanta Ginting bersama Roy Sungkono, Gilbert Pohan, dan Azizah Hanum membentuk grup musik bernama Arah dibawah label Visinema Music. Band dengan genre pop rok alternatif tersebut merilis singel pertamanya "Telepati" pada Maret 2019.[15] Grup musik ini semakin dikenal publik saat mengisi soundtrack film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (2019) sekaligus tampil sebagai bagian cerita dari film tersebut.[16] Band ini juga memiliki seri web berjudul Awal & Akhir yang didasarkan dari lagu mereka berjudul sama.[17]

Kehidupan pribadiSunting

Tanta Ginting adalah anak dari pasangan Simson Ginting dan Murni Tarigan. Dari kedua orang tuanya, Tanta juga memiliki seorang saudara laki-laki bernama Syailendra Musi Putra Ginting dan seorang saudara perempuan bernama Eva Ginting Pruitt.[18]

Orangtuanya yang memiliki darah Suku Karo sering mengundang para musisi tradisional Karo dari Medan untuk mengisi acara adat Karo di Palembang.

FilmografiSunting

FilmSunting

Tahun Judul Peran Produksi
2013 Soekarno Sutan Sjahrir MVP Pictures
Dapur Film
Mahaka Pictures
2014 Negeri Tanpa Telinga Mister Marmood Lola Amaria Production
2015 Filosofi Kopi Agen properti Visinema Pictures
Guru Bangsa: Tjokroaminoto Semaun Yayasan Keluarga Besar HOS Tjokroaminoto
Surga yang Tak Dirindukan Hartono MD Pictures
Lily: Bunga Terakhirku Roy 700 Pictures
3: Alif Lam Mim Tamtama MVP Pictures
3 Dara Richard MNC Pictures
Sendiri Diana Sendiri (Film Pendek) Ari Babibutafilm
Skakmat Jamal MNC Pictures
2016 Wa'alaikumussalam Paris Dadang Maxima Pictures
Sundul Gan: the Story of Kaskus 700 Pictures
ILY from 38.000 Ft Jonah Screenplay Films
Legacy Pictures
2017 Surga yang Tak Dirindukan 2 Hartono MD Pictures
Bid'ah Cinta Lukman Kaninga Pictures
Insya Allah Sah Polisi Sabar Ikhlas MD Pictures
Berangkat! Gimbal MVP Pictures
2018 The Perfect Husband Eza Screenplay Films
Legacy Pictures
Insya Allah Sah 2 Sabar Ikhlas MD Pictures
3 Dara 2 Richard MNC Pictures
Polis EVO 2 Riky Kumolo Astro Shaw
SCM
Screenplay Films
2019 Hit & Run Perampok Screenplay Films
Legacy Pictures
Nimpuna Sinema
Bukalapak Pictures
CJ Entertainment
Gundala Ito Marbun Screenplay Bumilangit
Legacy Pictures
Ideosource Entertainment
Horas Amang: Tiga Bulan untuk Selamanya Maruli Rumah Semut Film
Ratu Ilmu Hitam Anton

Rapi Films

Darah Daging Borne Skylar Pictures
2020 Story of Kale: When Someone's in Love Tanta Visinema Pictures
2021 Surga yang Tak Dirindukan 3 Hartono MD Pictures
Notebook Marius ScreenMedia Films
2022 Penyalin Cahaya Kaninga Pictures
Rekata Studio
TBA Balada Si Roy IDN Pictures
Ranah 3 Warna MNC Pictures
Ivanna MD Pictures
Madu Murni Starvision Plus
Moviesta Pictures
Keterangan
  Belum dirilis
  • TBA : To be announced
  • N/A : Not Available

Seri webSunting

Tahun Judul Peran Saluran
2020 Twisted (Bintang Tamu) Tegar (Eps. 8) Vision+
2021 Skripsick: Derita Mahasiswa Abadi Mister Suneo
Awal & Akhir Samo Bioskop Online
TBA Suami-Suami Masa Kini Gimbal

TelevisiSunting

Tahun Judul Peran Keterangan
2015-2019 The East Fajar
2019 Merinding Peserta 1 episode

DiskografiSunting

Bersama ArahSunting

Nominasi dan PenghargaanSunting

Tahun Penghargaan Kategori Film Hasil
2014 Indonesian Movie Awards Aktor Pendatang Baru Terbaik Soekarno: Indonesia Merdeka Nominasi
Aktor Pendatang Baru Terfavorit Nominasi
Festival Film Bandung Pemeran Pembantu Pria Terpuji Menang
Piala Maya Aktor Pendatang Baru Terpilih Menang
2015 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik 3: Alif Lam Mim Nominasi
Piala Maya Piala Arifin C. Noer (Penampilan Singkat Nan Berkesan) Nominasi
2016 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Pria Pendukung Terbaik Nominasi
Pemeran Pria Pendukung Terfavorit Menang
Festival Film Bandung Pemeran Pembantu Pria Terpuji Menang
Indonesian Box Office Movie Awards Pemeran Pendukung Pria Terbaik Surga yang Tak Dirindukan Nominasi

ReferensiSunting

  1. ^ Farouk, Yazir (22 September 2020). "Takut Dibully karena Bahasa Inggris, Tanta Ginting Menyendiri saat SMA". Suara.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  2. ^ "Kerja Kantoran di Amerika Serikat, Tanta Ginting Pernah Digaji Rp50 Juta per Bulan". Liputan6. 24 Septermber 2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 September 2019. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  3. ^ a b Anggraini, Wulan Noviarina (21 September 2019). "Kisah Tanta Ginting, Ditentang Orang tua Tinggalkan Karier di Amerika demi Jadi Artis". KapanLagi.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 Januari 2020. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  4. ^ a b c Henry, Hens (21 Juni 2016). "Eksklusif Tanta Ginting, Insinyur yang Jadi Aktor Berkat Soekarno". Fimela.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  5. ^ Rozie, Fachrur (14 September 2014). "Pendatang Baru, Tanta Ginting Singkirkan Reza Rahadian di FFB". Liputan6. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  6. ^ Amelya, Arai (21 Desember 2014). "Selamat! Ini Dia Daftar Pemenang Piala Maya 2014". KapanLagi.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 Maret 2017. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  7. ^ Syaukani, Abdul Rahman (7 Mei 2014). "Nominasi Indonesian Movie Awards 2014". Bintang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 September 2020. Diakses tanggal 17 Juli 2014. 
  8. ^ Setiawan, Ruben (8 Agustus 2014). "Karena Lukman Sardi, Tanta Ginting Ubah Suara di Film Terbaru". Suara.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 Juli 2017. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  9. ^ "Exclusive Interview: Tanta Ginting Ingin Menjadi Pemeran Utama". Cosmopolitan Indonesia. 31 Juni 2016. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Mei 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  10. ^ Supriyanto (18 November 2015). "FFI 2015: Tanta Ginting Bangga Masuk Nominasi Bersama Aktor Senior". Bintang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  11. ^ Pangerang, Andi Muttya Keteng (30 Mei 2016). Maullana, Irfan, ed. "Tanta Ginting Sabet Penghargaan Pemeran Pria Pendukung Terfavorit". Kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 31 Mei 2016. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  12. ^ Asih, Ratnaning (24 September 2016). "Tanta Ginting Dapat Piala Pemeran Pembantu Pria Terpuji FFB 2016". Liputan6. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 25 September 2016. 
  13. ^ Febriarko, Yulianus (1 April 2015). Kamil, Ati, ed. "Garin Nugroho Bikin Stres dan Deg-degan, Kata Tanta Ginting". Kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  14. ^ "'Lily: Bunga Terakhirku', Film Perdana Indra Birowo Jadi Sutradara". Republika.co.id. 1 September 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  15. ^ Maullana, Irfan (28 Maret 2019). "Bersama Band Arah, Tanta Ginting Cs Langsung Sodorkan "Telepati"". Kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Agustus 2020. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  16. ^ "Rilis Single 'Awal & Akhir', Arah Didapuk Isi OST Film 'NKCTHI'". KapanLagi.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Desember 2019. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  17. ^ Santosa, Lia Wanadriani (30 Januari 2021). Nurcahyani, Ida, ed. ""Awal & Akhir", series perdana Bioskop Online tentang meraih mimpi". Antaranews. Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 April 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  18. ^ Diananto, Wayan (31 Januari 2014). "Kisah Hidup Tanta Ginting Semenarik Aktingnya di Film "Soekarno"". Bintang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 September 2020. Diakses tanggal 17 Juli 2014. 

Pranala luarSunting