Stasiun Selajambe

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Selajambe (SLJ) merupakan stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Selajambe, Sukaluyu, Cianjur. Stasiun yang terletak pada ketinggian +282 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun berperon sisi ini aslinya hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus, tetapi kini stasiun ini hanya memiliki 1 jalur dan tak memiliki sinyal maupun wesel.

Stasiun Selajambe
  • Singkatan: SLJ
  • Nomor: 1513
AlamatSelajambe, Sukaluyu, Cianjur
Jawa Barat 43284
Ketinggian+282 m
Letakkm 104+888 lintas BogorBandungBanjarKutoarjoYogyakarta[1]
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Sejarah
Ditutup2015
Layanan
-
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Selajambe dari segi arsitektur mirip dengan Stasiun Maleber, tetapi kondisinya lebih memprihatinkan. Dulunya stasiun ini menjadi tempat persilangan yang ramai, tetapi karena Terowongan Lampegan runtuh pada tahun 2001, praktis stasiun ini menjadi sepi penumpang.

Stasiun ini sempat dilayani oleh kereta api Kian Santang yang rencananya dioperasikan Maret 2014, tetapi diundur lagi dan gagal melayani perjalanan reguler karena permasalahan teknis prasarana yang dianggap tidak layak operasi. Bahkan untuk menyambutnya kembali, stasiun ini direnovasi, lalu mangkrak pada tahun 2015.[3][4][5]

Sayangnya, stasiun ini tidak ikut direnovasi pada saat reaktivasi jalur kereta api tahap pertama Cianjur–Ciranjang serta perpanjangan relasi kereta api Siliwangi ke Stasiun Ciranjang,[6] Kini stasiun ini dinonaktifkan karena pertimbangan okupansi yang minim. KA Siliwangi sebagai satu-satunya kereta api yang beroperasi di Cianjur tidak berhenti di stasiun ini.

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ developer, medcom id (2014-03-21). "Peluncuran KA Kiansantang Cianjur-Bandung Ditunda". medcom.id. Diakses tanggal 2019-07-25. 
  4. ^ Awe (2015-04-08). "KA Bandung-Cianjur Kembali Beroperasi dari Kiara Condong". Berita Trans (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  5. ^ Triyono, Heru (2014-03-07). "11 Maret, Kereta Rute Cianjur-Bandung Dioperasikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  6. ^ Alamsyah, Syahdan. "Menhub: Reaktivasi Jalur KA Bogor ke Bandung Selesai 2018". detikfinance. Diakses tanggal 2018-02-03. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
menuju Manggarai
Manggarai–Padalarang
menuju Padalarang

Koordinat: 6°48′49″S 107°13′22″E / 6.813555°S 107.2226787°E / -6.813555; 107.2226787