Stasiun Pasirbungur

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Pasirbungur (PAS) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Desa Pasirbungur, Purwadadi, Subang; pada ketinggian +33 m; termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon.

Stasiun Pasirbungur
Kereta Api Indonesia
PapanNamaStasiun PAS.png
  • Singkatan: PAS
  • Nomor: 0905
Pasirbungur station 100808-5786.JPG
Stasiun Pasirbungur, 2010
LokasiPasirbungur, Purwadadi, Subang, Jawa Barat 41261
Indonesia
Ketinggian+33 m
OperatorDaerah Operasi III Cirebon
Letak dari pangkalkm 109+646 lintas JakartaJatinegaraCikampekCirebon PrujakanPrupukPurwokertoKroya[1]
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
KlasifikasiII[2]
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
Teknis
Lokasi pada peta
Stasiun Pasirbungur berlokasi di Indonesia
Stasiun Pasirbungur
Stasiun Pasirbungur
Lokasi di Indonesia
Gubernur Jenderal Hindia Belanda Dirk Fock pamit kepada Hammond pada saat inspeksi lintas Cikampek–Cirebon di Stasiun Pasirbungur, 28 Oktober 1922

Stasiun ini berada di timur perlintasan dengan jalan raya yang menghubungkan Kalijati dengan Sukamandi. Stasiun ini juga dikelilingi oleh perkebunan tebu milik Unit Pabrik Gula Subang yang dikelola oleh PT PG Rajawali II.

Sebelum dibangunnya jalur ganda di lintas Cikampek–Haurgeulis, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Dengan selesainya jalur ganda di lintas tersebut, ditandai dengan peresmian oleh Megawati Soekarnoputri per 4 Desember 2003,[3] tata letak jalur kereta api di stasiun ini diubah sehingga jalur 2 eksisting stasiun ini dijadikan sebagai sepur lurus arah Haurgeulis saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sepur lurus baru arah Cikampek, serta jalur 4 sebagai sepur belok baru. Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Pada budaya populerSunting

Stasiun Pasirbungur dan lingkungan perkebunan di sekitarnya menjadi latar cerita "Gigi Emas", salah satu cerpen Mas Saleh Sastrawinata, sastrawan angkatan 1950-an, dalam bukunya yang berjudul Kissah Sewadjarnja (1952).[4]

Pada masa lalu, Stasiun Pasirbungur cukup penting karena terletak tidak jauh dari lapangan terbang Kalijati yang bersejarah.

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2019). Selayang Pandang Daerah Operasi III Cirebon (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. 
  3. ^ Liputan6.com (2003-12-04). "Presiden Meresmikan Jalur Ganda KA Cikampek". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-10-22. 
  4. ^ 1915-, Sastrawinata, Saleh, (1999). Kisah sewajarnya (edisi ke-Cet. ke-2). Jakarta: Balai Pustaka. ISBN 9796662612. OCLC 66874018. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Pringkasap
ke arah Cikampek
Cikampek–Cirebon Prujakan Cikaum

Koordinat: 6°25′34″S 107°41′18″E / 6.4262267°S 107.6884711°E / -6.4262267; 107.6884711