Buka menu utama

Stasiun Masaran

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Masaran (MSR) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦩꦱꦫꦤ꧀, Sêtasiyun Masaran) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Masaran, Masaran, Sragen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +93 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta.

Stasiun Masaran
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun MSR.png
  • Singkatan: MSR
  • Nomor: 4004
MSR 01.jpg
Stasiun Masaran
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenSragen
KecamatanMasaran
DesaMasaran
AlamatJalan Stasiun Masaran
Kode pos57282
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+93 m
Letak[2]km 242+740 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau antara jalur 3 dan 4 yang sama-sama tinggi)
Tipe persinyalan

Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen lintas antara Palur-Kedungbanteng resmi dioperasikan per 5 Maret 2019[3], terdapat satu jalur baru di sisi tenggara stasiun sebagai jalur 4. Jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Solo, dan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk arah Madiun saja. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik. Dengan dioperasikannya jalur ganda pada segmen lintas tersebut, di stasiun ini sudah tidak ada lagi persilangan antarkereta api yang dilayani. Kini stasiun ini hanya melayani persusulan antarkereta api saja.

Berbeda dengan Stasiun Kemiri, Stasiun Masaran memang murni dibangun untuk kepentingan penumpang sehingga tidak memiliki gudang pupuk maupun semen. Di kompleks Stasiun Masaran masih terdapat tiga rumah dinas pegawai stasiun bergaya Belanda yang berukuran besar; dua di antaranya masih dimanfaatkan untuk tempat tinggal petugas stasiun.

Terkait dengan pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, stasiun ini sedang direnovasi besar-besaran.[4] Saat ini sedang dibangun jalur ganda dari Solo Balapan hingga Kertosono yang dalam perkembangan selanjutnya akan sampai di Surabaya.

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Kemiri, terdapat Stasiun Grompol yang kini sudah tidak aktif hingga akhirnya dibongkar total karena jaraknya yang terlalu dekat dengan Stasiun Masaran dan bangunannya terkena pembangunan jalur ganda tersebut.

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Isnanto, Bayu Ardi. "Jalur Ganda Stasiun Palur-Kedungbanteng Resmi Beroperasi". detiknews. Diakses tanggal 2019-03-06. 
  4. ^ Media, Rini Yustiningsih - Solopos Digital. "JALUR KERETA API : Rel Ganda Palur-Madiun Dibangun, Telan Rp6 Triliun!". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2018-02-10. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
Solo Balapan–Kertosono
menuju Kertosono

Koordinat: 7°28′05″S 110°56′51″E / 7.4679483°S 110.9475482°E / -7.4679483; 110.9475482