Buka menu utama

Stasiun Kedunggalar

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Kedunggalar (KG) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦏꦼꦝꦸꦁꦒꦭꦂ, Sêtasiyun Kedhunggalar) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kedunggalar, Kedunggalar, Ngawi. Letaknya persis ke arah barat dari Pasar Kedunggalar. Stasiun yang terletak pada ketinggian +75 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.

Stasiun Kedunggalar
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KG.png
  • Singkatan: KG
  • Nomor: 4009
Kedunggalar train station.JPG
Stasiun Kedunggalar dari arah timur
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenNgawi
KecamatanKedunggalar
DesaKedunggalar
Kode pos63254
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+75 m
Letak[2]km 200+871 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang agak tinggi, satu peron pulau yang agak tinggi, dan satu peron pulau yang rendah)
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya


Awalnya stasiun berperon sisi ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 eksisting sebagai sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen Geneng-Kedungbanteng dioperasikan per 30 November 2019,[3] jalur 2 eksisting dijadikan sepur lurus hanya untuk arah Solo saja, jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus baru hanya untuk arah Madiun. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik produksi PT Len Industri.

Bangunan lama peninggalan Staatsspoorwegen sudah dibongkar karena posisinya yang terkena dampak bangunan baru yang lebih besar. Pagar gudang pupuk milik PT Pupuk Sriwidjaja di sebelah barat laut stasiun sudah dirobohkan terlebih dahulu untuk perpanjangan emplasemen stasiun.

Dengan dioperasikannya jalur ganda pada segmen lintas tersebut dan diterbitkannya Gapeka 2019, sudah tidak ada lagi persilangan antarkereta api yang dilayani.[4] Layanan penumpang di stasiun ini juga dihapus, sehingga kini hanya melayani persusulan antarkereta api saja.

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Azka, Rinaldi Mohammad. "Jalur Ganda KA Jombang-Solo 180 Km Mulai Dipakai". bisnis.com. Diakses tanggal 2019-11-30. 
  4. ^ "PT Kereta Api Indonesia - Reservasi Tiket". booking.kai.id. Diakses tanggal 2019-11-30. 

Pranala luarSunting