Buka menu utama

Stasiun Benowo

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Benowo (BNW) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Benowo, Pakal, Surabaya. Sebenarnya stasiun ini dulunya berada di daerah Kecamatan Benowo, namun karena ada pemisahan wilayah kecamatan tersebut sekitar tahun 2000, kini stasiun ini berada di daerah Kecamatan Pakal. Stasiun yang terletak pada ketinggian +3 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya dan merupakan stasiun KA yang lokasinya paling barat di Kota Surabaya.

Stasiun Benowo
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BNW.png
  • Singkatan: BNW
  • Nomor: 4419
Stasiun Benowo 1101.JPG
Stasiun Benowo
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KotaSurabaya
KecamatanPakal
KelurahanBenowo
Kode pos60195
Koordinat7°14′03″S 112°36′55″E / 7.234034°S 112.615165°E / -7.234034; 112.615165Koordinat: 7°14′03″S 112°36′55″E / 7.234034°S 112.615165°E / -7.234034; 112.615165
Sejarah
Dibuka1903
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+3 m
Letak[2]km 215+801 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
LayananKomuter Surabaya-Lamongan (SuLam) dan Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
menuju Lamongan
Komuter SuLam
Lamongan–Surabaya Pasarturi, p.p.
menuju Bojonegoro
KRD Bojonegoro
Bojonegoro–Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
menuju Sidoarjo
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau (antara jalur 1 dan 2) yang sama-sama rendah; peron pulau sengaja dibangun miring)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02

Awalnya stasiun ini menggunakan sistem persinyalan mekanik dan memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Setelah pembangunan jalur ganda selesai, stasiun ini memiliki dua jalur lagi di sisi utara sehingga jumlah jalurnya menjadi empat dengan jalur 3 sebagai sepur lurus baru. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik.

Seperti Stasiun Tandes, Stasiun Benowo juga merupakan stasiun lengkung dengan jalur yang menikung dan memiliki peron tengah yang sengaja dibuat miring yang bertujuan untuk menyesuaikan tinggi peron dengan pintu kereta yang miring karena berada di jalur yang menikung dan juga agar kereta api yang melintas langsung tetap dapat melaju cepat di tikungan.

Di dekat stasiun ini terdapat Stadion Gelora Bung Tomo yang merupakan stadion terbaru dan termegah di Kota Surabaya.

Daftar isi

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Benowo per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
281 Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam) Lamongan (LMG) Komuter Ekonomi AC 04.59 05.01
282 Surabaya Pasarturi (SBI) 06.52 06.54
442/443 Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro Bojonegoro (BJ) Lokal Ekonomi AC 11.24 11.26
444/445 Sidoarjo (SDA) 15.49 15.51
283 Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam) Lamongan (LMG) Komuter Ekonomi AC 17.04 17.06
284 Surabaya Pasarturi (SBI) 18.47 18.49

InsidenSunting

Pada tanggal 25 Maret 2004, KA ekonomi Kertajaya jurusan Surabaya Pasar Turi-Jakarta Pasar Senen anjlok karena berjalan di luar jalur. Kecelakaan terjadi di daerah Raci, Benowo, Surabaya sebelum memasuki Stasiun Benowo, perbatasan Surabaya-Gresik, sekitar pukul 15.30 WIB. Akibatnya, 10 orang penumpangnya luka. Pada saat itu kereta ini terdiri dari 1 lokomotif, 11 kereta penumpang, dan 1 kereta makan dengan total penumpang 489 penumpang.[3]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Fokus Indosiar: Enam kecelakaan KA dalam 3 Bulan
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
menuju Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi