Stasiun Andir

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Andir (AND) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Jalan Ciroyom No.1, Ciroyom, Andir, Kota Bandung. Stasiun yang terletak pada ketinggian +730 m ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Dahulu stasiun ini berfungsi sebagai tempat pemberhentian KA Lokal maupun KRD Ekonomi.

Stasiun Andir

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun AND.png
Stasiun Andir.jpg
Stasiun Andir
LokasiJalan Ciroyom No. 1
Ciroyom, Andir, Bandung, Jawa Barat
Indonesia
Koordinat6°54′29″S 107°34′45″E / 6.9081409°S 107.5792451°E / -6.9081409; 107.5792451Koordinat: 6°54′29″S 107°34′45″E / 6.9081409°S 107.5792451°E / -6.9081409; 107.5792451
Ketinggian+730 m
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Letak dari pangkalkm 152+405 lintas BogorBandung
BanjarKutoarjoYogyakarta[1]
Jumlah peronSatu peron sisi yang rendah
Jumlah jalur3 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • AND
  • 1422
KlasifikasiIII/kecil[2]
Layanan
Hanya untuk pengurusan perlintasan sebidang dan persusulan antarkereta api.
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Alstom Solid State Interlocking[3]
Lokasi pada peta
Stasiun Andir berlokasi di Indonesia
Stasiun Andir
Stasiun Andir
Lokasi di Indonesia

Pada tahun 2008 KRD Ekonomi diperbolehkan kembali berhenti di stasiun ini. Namun, karena dapat membuat terganggunya perjalanan kereta api maupun kendaraan bermotor yang berlalu lalang di perlintasan jalan raya yang tepat berada di samping bangunan stasiun, akhirnya kebijakan ini dicabut kembali.[butuh rujukan]

Sebuah denah yang dipublikasikan dalam Spoor en Tramwegen edisi 31 Januari 1939 menampilkan bahwa Stasiun Andir telah direncanakan sebagai stasiun untuk mengontrol persinyalan dan wesel. Ke arah timur dari stasiun ini jalur akan bercabang dua; dengan jalur 2 dan 3 (sepur raya) menuju Stasiun Bandung, dan jalur 1 menuju Stasiun Bandung Gudang, yang emplasemennya kini dijadikan Stasiun Ciroyom. Tujuan dari rencana ini adalah untuk memisahkan KA Penumpang dan KA Barang sehingga tidak terganggu satu sama lain.[4] Sampai saat ini fungsi stasiun ini tidak berubah.

Persinyalan di stasiun ini sejak 6 April 1999 sudah menggunakan jenis elektrik produksi Alstom[3]

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ a b Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ "Kroniek der Indische Spoorwegen". Spoor-en Tramwegen. 12 (3): 69–70. 1939. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cimindi
ke arah Padalarang
Padalarang–Kasugihan Ciroyom
ke arah Kasugihan