Buka menu utama
Keempat negara BRIC: Brazil, Rusia, India, dan Cina
Pemimpin BRIC: Manmohan Singh (India), Dmitry Medvedev (Rusia), Hu Jintao (Cina) and Luiz Inácio Lula da Silva (Brazil)
The Sao Paulo Stock Exchange is the fourth largest stock exchange in the The Americas and the thirteenth largest in the world in terms of market capitalization

BRIC adalah akronim dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan lima negara yang pertumbuhan ekonominya pesat. Akronim ini pertama dicetuskan oleh Goldman Sachs pada tahun 2001.[1][2] Menurut Goldman Sachs, pada tahun 2050, gabungan ekonomi keempat negara itu akan mengalahkan negara-negara terkaya di dunia saat ini.

KTT BRICSunting

Konferensi Tingkat Tinggi BRIC adalah pertemuan kepala pemerintahan BRIC. KTT pertama berlangsung di Yekaterinburg, Rusia, pada tanggal 16 Juni 2009, dihadiri oleh Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva, Presiden Rusia Dmitry Medvedev, Perdana Menteri IndiaManmohan Singh, dan Presiden RRT Hu Jintao. KTT BRIC yang kedua berlangsung pada tanggal 15 April 2010 di ibukota Brazil, Brasilia.

Pada kedua KTT tersebut, BRIC menyatakan posisinya pada berbagai isu global, antara lain:

  • Reformasi institusi keuangan internasional seperti IMF dan Bank Dunia agar dapat lebih menampung aspirasi negara-negara berkembang
  • Perlunya diversifikasi sistem moneter internasional, tidak terfokus lagi pada US Dollar sebagai mata uang internasional
  • Agar PBB memainkan peran yang lebih penting dalam diplomasi multilateral
  • Peran yang lebih besar untuk Brazil dan India di PBB (agar kedua negara tersebut juga bisa menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB)

BRIMC, BRICK, dan BRIICSunting

Meksiko, Korea Selatan, dan Indonesia saat ini menduduki peringkat 13, 14, dan 19 dalam daftar negara dengan ekonomi terbesar. PDB Meksiko dan Korea Selatan tumbuh 5% per tahun, sementara Indonesia tumbuh 6,5%.


Produk Domestik Bruto (nominal) [2008] Produk Domestik Bruto (nominal) [2050][3]
Urutan Negara PDB (juta dolar AS)
1   Amerika Serikat 14,264,600
2   Jepang 4,923,761
3   China (PRC) 4,401,614
4   Jerman 3,667,513
5   Prancis 2,865,737
6   Britania Raya 2,674,085
7   Italia 2,313,893
8   Rusia 1,676,586
9   Spanyol 1,611,767
10   Brasil 1,572,839
11   Kanada 1,510,957
12   India 1,209,686
13   Meksiko 1,088,128
14   Australia 1,010,699
15   Korea Selatan 947,010
16   Belanda 868,940
17   Turki 729,443
18   Polandia 525,735
19   Indonesia 511,765
20   Belgia 506,392
21   Swiss 492,595
22   Swedia 484,550
Urutan Negara PDB (juta dolar AS)
1   Tiongkok 70,710,000
2   Amerika Serikat 38,514,000
3   India 37,668,000
4   Brasil 17,262,000
5   Meksiko 9,340,000
6   Rusia 8,580,000
7   Indonesia 7,010,000
8   Jepang 6,677,000
9   Britania Raya 5,133,000
10   Jerman 5,024,000
11   Nigeria 4,640,000
12   Prancis 4,592,000
13   Korea Selatan 4,083,000
14   Turki 3,943,000
15   Vietnam 3,607,000
16   Kanada 3,149,000
17   Filipina 3,010,000
18   Italia 2,950,000
19   Iran 2,663,000
20   Mesir 2,602,000
21   Pakistan 2,085,000
22   Bangladesh 1,466,000
Produk Domestik Bruto (nominal) per kapita [2007][4] Produk Domestik Bruto (nominal) per kapita [2050][3]
Urutan Negara PDB per kapita (juta dolar AS)
1   Britania Raya 46,099
2   Amerika Serikat 45,725
3   Kanada 43,674
4   Prancis 42,034
5   Jerman 40,400
6   Italia 35,745
7   Jepang 34,296
8   Korea Selatan 20,015
9   Meksiko 9,717
10   Turki 9,569
11   Rusia 9,075
12   Brasil 6,938
13   Iran 3,981
14   Tiongkok 2,483
15   Indonesia 1,925
16   Mesir 1,739
17   Filipina 1,626
18   Nigeria 1,161
19   India 942
20   Pakistan 909
21   Vietnam 829
22   Bangladesh 463
Urutan Negara PDB per kapita (juta dolar AS)
1   Amerika Serikat 91,683
2   Korea Selatan 90,294
3   Britania Raya 80,234
4   Rusia 78,576
5   Kanada 76,002
6   Prancis 75,253
7   Brasil 69,511
8   Jerman 68,253
9   Jepang 66,846
10   Meksiko 63,149
11   Italia 58,545
12   Tiongkok 49,650
13   Turki 45,595
14   Vietnam 33,472
15   Iran 32,676
16   Indonesia 22,395
17   India 20,836
18   Mesir 20,500
19   Filipina 20,388
20   Nigeria 13,014
21   Pakistan 7,066
22   Bangladesh 5,235

RujukanSunting

  1. ^ Global Economics Paper No. 99, Dreaming with BRICs
  2. ^ Another BRIC in the wall
  3. ^ a b "The N-11: More Than an Acronym" - Goldman Sachs study of N11 nations, Global Economics Paper No: 153, March 28, 2007.
  4. ^ Includes G7, BRIC and N-11 countries only.

Pranala luarSunting