Buka menu utama

Kabupaten Nduga

Kabupaten di Papua

Kabupaten Nduga adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia.

Kabupaten Nduga
Peta Kabupaten Nduga.png
Peta lokasi Kabupaten Nduga di Papua
Koordinat: 4°27′03″S 138°06′03″E / 4.4509°S 138.1009°E / -4.4509; 138.1009Koordinat: 4°27′03″S 138°06′03″E / 4.4509°S 138.1009°E / -4.4509; 138.1009
Provinsi Papua
Dasar hukum UU RI Tahun 2008 Nomor 6
Tanggal peresmian 4 Januari 2008
Ibu kota Kenyam
Pemerintahan
-Bupati Yairus Gwijangge, S.Sos, M.Si
-Wakil Bupati Drs.Frans Roberth Kristantus
APBD
-DAU Rp. 439.888.368.000.-(2013)[1]
Luas 2168 km2
Populasi
-Total 73.696 jiwa
-Kepadatan 34 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
-Kecamatan 32
-Kelurahan 248
Simbol khas daerah

Daftar isi

SejarahSunting

Dulunya pernah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Jayawijaya. Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 21 Juni 2008.[2]

Pada tanggal 31 Desember 2015 Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negara Iriana, mengunjungi Desa Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, untuk meninjau pembangunan jalan yang akan menghubungkan Nduga dan Wamena. Perjalanan Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan dari Wamena menuju Desa Kenyam, Kabupaten Nduga itu ditempuh selama 2 jam dengan berganti moda transportasi dari Hercules VVIP A 1314 dan Heli Super Puma TNI AU. Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga menyampaikan, selain dibangun jalan tembus menuju Wamena, di wilayah Nduga juga akan dibuka pelabuhan besar Mumugu. Dengan dibukanya pelabuhan besar ini, maka logistik dan material dari dan ke Mumugu ini dapat didistribusikan menggunakan jalur darat yang telah menembus semua kabupaten di Papua.[3]

GeografiSunting

Bentang alam Kabupaten Nduga berada di hamparan Lembah Baliem, sebuah lembah aluvial yang terbentang pada areal ketinggian 1500–2000 m di atas permukaan laut. Temperatur udara bervariasi antara 14,5 derajat Celcius sampai dengan 24,5 derajat Celcius. Dalam setahun rata-rata curah hujan adalah 1.900 mm dan dalam sebulan terdapat kurang lebih 16 hari hujan. Musim kemarau dan musim penghujan sulit dibedakan. Berdasarkan data, bulan Maret adalah bulan dengan curah hujan terbesar, sedangkan curah hujan terendah ditemukan pada bulan Juli. Kabupaten Nduga mempunyai luas wilayah 2.168 km persegi.

Lembah Baliem dikelilingi oleh Pegunungan Jayawijaya yang terkenal karena puncak-puncak salju abadinya, antara lain: Puncak Trikora (4.750 m), Puncak Mandala (4.700 m) dan Puncak Yamin (4.595 m). Pegunungan ini amat menarik wisatawan dan peneliti Ilmu Pengetahuan Alam karena puncaknya yang selalu ditutupi salju walaupun berada di kawasan tropis. Lereng pegunungan yang terjal dan lembah sungai yang sempit dan curam menjadi ciri khas pegunungan ini. Cekungan lembah sungai yang cukup luas terdapat hanya di Lembah Baliem Barat dan Lembah Baliem Timur (Wamena).

Batas WilayahSunting

Utara Kuyawage, Balingga, Pirime dan Makki
Selatan Sawaerma, Asmat
Barat Jila
Timur Pelebaga dan Wamena

PemerintahanSunting

 
Peta Kabupaten Nduga
 
Kantor Bupati Kabupaten Nduga
 
Akses menuju sebagian Distrik di Nduga Masih sulit

Daftar BupatiSunting

Berikut ini adalah Bupati Nduga dari masa ke masa.

No Foto Nama Wakil Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
1 Hans D Maniagasi 2008 2009
2 Benyamin Arisoy,SE,M.Si 2009 2011
*   Yairus Gwijangge Frans Roberth Kristantus 2011 - petahana

Dewan PerwakilanSunting

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nduga

Distrik/KecamatanSunting

Kabupaten ini terdiri dari 32 distrik dan 248 desa dengan luas wilayah 2.168,00 km² dan jumlah penduduk 106.354 jiwa (2017).[4]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Nduga, adalah sebagai berikut:

Kecamatan Jumlah
Desa/Kelurahan
Daftar
Desa/Kelurahan
Alama, Nduga 4
Dal, Nduga 6
Embetpen, Nduga 5
Gearek, Nduga 7
Geselma, Nduga 3
Inikgal, Nduga 8
Iniye, Nduga 6
Kegayem, Nduga 13
Kenyam, Nduga 9
Kilmid, Nduga 4
Krepkuri, Nduga 6
Kora, Nduga 5
Koroptak, Nduga 6
Nenggeagin, Nduga 5
Nirkuri, Nduga 10
Mam, Nduga 14
Mapenduma, Nduga 10
Mbua Tengah, Nduga 9
Mbulmu Yalma, Nduga 7
Mbuwa, Nduga 6
Mebarok, Nduga 14
Moba, Nduga 8
Mugi, Nduga 18
Paro, Nduga 5
Pasir Putih, Nduga 4
Pija, Nduga 5
Wosak, Nduga 5
Wusi, Nduga 4
Wutpaga, Nduga 6
Yal, Nduga 20
Yenggelo, Nduga 4
Yigi, Nduga 12
TOTAL 248


EkologiSunting

Vegetasi alam hutan tropis basah di dataran rendah memberi peluang pada hutan iklim sedang berkembang cepat di lembah ini. Ekosistem hutan pegunungan berkembang di daerah ketinggian antara 2.000–2.500 m di atas permukaan laut.

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Gatra Daring Mendagri resmikan enam kabupaten baru. Diakses 20 Juni 2008
  3. ^ Resmikan Jalan dan Kunjungi Pasar - PresidenRI.go.id - 31 Desember 2015
  4. ^ Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Pranala luarSunting