Stasiun Sembung (Jombang)

stasiun kereta api di Indonesia
(Dialihkan dari Stasiun Sembung)

Stasiun Sembung (SMB) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Sembung, Perak, Jombang; termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun pada ketinggian +47 m. Lokasi stasiun ini berada paling barat di Kabupaten Jombang; tidak jauh dari Jalan Raya Kertosono-Jombang.

Stasiun Sembung
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SMB.png
  • Singkatan: SMB
  • Nomor: 4032
Stasiun Sembung 2019.jpg
Tampak depan bangunan baru Stasiun Sembung, 2019
AlamatSembung, Perak, Jombang
Jawa Timur 61461
Ketinggian+47 m
Letakkm 89+307 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan[1]
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Fasilitas
  • Parkir
  • Toilet
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[3]
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket daring, melayani pemesanan langsung di loket
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Awalnya stasiun berperon sisi ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas Jombang-Baron resmi dioperasikan per 30 Oktober 2019,[4][5] jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Surabaya saja, jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Kertosono, dan jalur 4 ditambahkan di sisi barat laut stasiun sebagai sepur belok baru. Emplasemen stasiun ini sedikit diperpanjang ke arah timur laut. Bangunan stasiun lama yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen sudah dirobohkan dan digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama (tipe Ansaldo) sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ Media, Kompas Cyber. "Jalur Ganda Kereta Api Jombang - Baron Nganjuk Siap Dioperasikan Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-12-10. 
  5. ^ Chusna, Asmaul (2019-10-30). "KAI siap operasikan jalur ganda Jombang-Baron". Antara News. Diakses tanggal 2019-12-10. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kertosono
Terminus
Kertosono–Wonokromo Jombang
ke arah Wonokromo

Koordinat: 7°34′58″S 112°10′02″E / 7.5826728°S 112.1670949°E / -7.5826728; 112.1670949