Stasiun Kuripan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Kuripan (KRP) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦏꦸꦫꦶꦥꦤ꧀, translit. Sêtasiyun Kuripan) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kuripan, Subah, Batang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +6 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Letak stasiun ini kurang lebih hanya 400 meter dari Pantai Kuripan.

Stasiun Kuripan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KRP.png
  • Singkatan: KRP
  • Nomor: 2435
Stasiun Kuripan 2019.jpg
Stasiun Kuripan, 2019
AlamatKuripan, Subah, Batang
Jawa Tengah
Ketinggian+6 m
Letakkm 61+333 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon[1]
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2013–sekarang)
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 eksisting merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda segmen Ujungnegoro-Weleri resmi dioperasikan mulai pertengahan Maret 2014[3], jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 1 eksisting diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, jalur 2 eksisting diubah menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus hanya untuk arah Cirebon, dan jalur 3 eksisting diubah menjadi jalur 4. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri.

Bangunan lama stasiun ini yang merupakan peninggalan Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) sudah dirobohkan karena terkena pembangunan jalur belok baru sebagai jalur 1 yang baru dan digantikan dengan bangunan baru yang sedikit lebih besar. Meski demikian, pintu-pintu ruang kepala stasiun dan administrasi tetap dipertahankan sebagai bagian dari bangunan baru stasiun tersebut.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api. Ke arah barat, sebelum Stasiun Ujungnegoro, terdapat bekas Halte Roban yang sudah dinonaktifkan karena okupansi yang minim.

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Switchover Terakhir di Jalur Ganda KA Pantura". Berita Trans (dalam bahasa Inggris). 2014-02-26. Diakses tanggal 2019-02-10. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Roban
ke arah Tegal
Tegal–Brumbung Plabuan
ke arah Brumbung

Koordinat: 6°55′26″S 109°53′40″E / 6.9238121°S 109.8944056°E / -6.9238121; 109.8944056