Portal:Pertanian/Berita terkini/Februari/2014

28 Februari 2014
27 Februari 2014
  • "Masyarakat India yang kehidupannya bergantung pada pertanian kini meningkat menjadi 50% dari total populasi. Populasi yang bergantung pada pertanian adalah masyarakat yang penghasilan dan pekerjaan utamanya berasal dari pertanian, termasuk penyedia input pertanian, jasa perdagangan hasil pertanian, dan produksi mesin pertanian." (Times of India) (Financial Express)

26 Februari 2014
25 Februari 2014
Kabut asap di China
Kabut asap di
China
24 Februari 2014
  • "Menurut kantor survei pemerintah Jepang, 80 persen penduduk Jepang khawatir terhadap ketahanan pangan di negara tersebut. Kekhawatiran tersebut disebabkan karena menyusutnya lahan pertanian di Jepang dan petani yang sudah berusia lanjut. Lainnya mengkhawatirkan bencana alam dan risiko kegagalan panen di negara lain yang hasil pertaniannya diekspor ke Jepang. Mereka menginginkan setidaknya beras, makanan pokok mereka, dapat sepenuhnya diproduksi di dalam negeri." (Japan Times) (Republika)

23 Februari 2014
22 Februari 2014
21 Februari 2014
20 Februari 2014
19 Februari 2014
18 Februari 2014
  • "Permintaan malt asal Australia meningkat karena pertumbuhan produksi bir di Asia, terutama Vietnam. Sedangkan konsumsi bir di dalam negeri (Australia) menurun." (ABC Australia) (Republika)

17 Februari 2014
16 Februari 2014
  • "Pertamina membutuhkan 5.3 juta kiloliter fatty acid methyl ester sebagai bahan campuran untuk biodiesel. Hingga saat ini, 45 persennya atau sebesar 2,4 juta kiloliter telah didapatkan. Pengadaan 850 ribu kiloliter untuk kawasan Indonesia timur terkendala produsen yang tidak mampu memenuhi ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah." (Republika) (Okezone)

15 Februari 2014
  • "Penyelamatan pertanian di sekitar Gunung Kelud yang baru meletus dilakukan oleh berbagai pihak. Pemerintah Indonesia mulai melakukan inventarisasi lahan pertanian dan perkebunan warga yang terkena dampak letusan gunung berapi agar mempermudah usaha peperbaikan. Sedangkan LSM ProFauna Indonesia melakukan penyelamatan hewan ternak warga di sekitar Gunung Kelud." (Antara) (Republika)

14 Februari 2014
13 Februari 2014
12 Februari 2014
  • "Menteri Kehutanan Republik Indonesia Zulkifli Hasan melarang industri untuk membeli buah sawit dari perkebunan yang lokasinya di dalam kawasan hutan. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan laju deforestasi hutan di Indonesia." (Republika) (Tempo)

11 Februari 2014
10 Februari 2014
Ladang kanola
Ladang kanola
9 Februari 2014
8 Februari 2014
  • "Pemerintah Indonesia dan para pengusaha minyak sawit (CPO) berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan biodiesel wajib 10 persen dengan menyetujui formula penghitungan pembelian bahan bakar nabati tersebut oleh PT Pertamina. Dengan adanya kesepakatan ini maka realisasi subsidi energi Indonesia tidak akan melebihi pagu dalam APBN 2014, dan pemanfaatan energi di masa mendatang dapat lebih efisien serta ramah lingkungan." (Republika) (Antara)

7 Februari 2014
Salmon
Salmon
6 Februari 2014
  • "Secara nasional, petani hanya menguasai 42% lahan sawit di Indonesia. Sisanya 50% dikuasai perusahaan swasta nasional dan 8% dikuasai BUMN. Produktivitas lahan sawit miliki petani yang hanya 2 ton per hektar masih dapat ditingkatkan demi meningkatkan produksi sawit Indonesia." (Republika)

5 Februari 2014
4 Februari 2014
  • "PT Pertamina dan PT Perkebunan Nusantara IV akan membuat perusahaan patungan yang bergerak di bisnis bahan bakar nabati atau biofuel. Dalam kerja sama ini PTPN IV dengan dukungan Pertamina akan mengintegrasikan bisnis hulu dan hilir perkebunan sawit Indonesia melalui produksi biofuel. Pada tahap awal, kapasitas produksi biofuel akan dimulai pada level 10 ribu barel per hari. Pemanfaatan sumber daya energi terbarukan di dalam negeri ini mampu mengurangi impor BBM." (MetroTV News) (Okezone) (Tempo)

3 Februari 2014
2 Februari 2014
  • "Kementerian Pertanian menyatakan kebutuhan tembakauimpor terus meningkat setiap tahunnya karena tidak bisa menutupi kebutuhan dalam negeri. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir terjadi peningkatan yang signifikan. Jumlah tembakau yang diimpor pada 2010 mencapai sekitar 65 ribu ton, pada 2011 mencapai sekitar 106 ribu ton, kemudian menjadi sekitar 137 ribu ton pada 2012." (MetroTV News)

1 Februari 2014