Buka menu utama

Manggar, Belitung Timur

kecamatan di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung
(Dialihkan dari Manggar)

Manggar (Hanzi: 芒加尔) adalah sebuah kecamatan dan sekaligus ibu kota Kabupaten Belitung Timur di Provinsi Bangka Belitung, Indonesia. Manggar awalnya didirikan sebagai pusat penambangan timah pada abad ke-19.

Manggar
Kecamatan
Gedung Billiton Maatschappij di Manggar pada masa Hindia Belanda
Gedung Billiton Maatschappij di Manggar pada masa Hindia Belanda
Negara Indonesia
Provinsi Bangka Belitung
KabupatenLambang Kabupaten Belitung Timur.jpeg Belitung Timur
Luas[1]
 • Total229 km2 (88 sq mi)
Penduduk
 • Perkiraan (2017)[1]37,700
Zona waktuWaktu Indonesia Barat (UTC+7)

SejarahSunting

Pada dasawarsa 1860-an, seorang ahli tambang Belanda dari Billiton Maatschappij yang bernama De Groot menjelajahi wilayah Manggar dan membentuk sebuah distrik penambangan yang disebut Burung Mandi Lenggang. Pada tahun 1863, sebuah tambang timah didirikan di sebelah kanan Sungai Manggar, dan nama distriknya pun diganti menjadi Manggar pada tahun 1866. Para pendatang dari Tiongkok diperbolehkan masuk ke Manggar pada 8 Oktober 1871, dan tanggal inilah yang dipilih sebagai hari jadi Manggar.[2]

Pada akhir tahun 1945, ketika Revolusi Nasional Indonesia sedang berlangsung, aparat Belanda menduduki kembali kota ini, walaupun mereka menghadapi perlawanan dari Tentara Nasional Indonesia.[3] Pada dasawarsa 1980-an, Kecamatan Manggar sudah menjadi salah satu dari empat kecamatan di Pulau Belitung.[4] Manggar menjadi ibu kota Kabupaten Belitung Timur setelah pembentukan kabupaten tersebut pada tahun 2003.[5]

DemografiSunting

Manggar memiliki jumlah penduduk sebesar 37.700 jiwa, sehingga kecamatan ini merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Belitung Timur dan juga kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Pulau Belitung setelah Tanjung Pandan. Rasio jenis kelaminnya 104,5 lelaki dibanding 100 perempuan (untuk setiap 100 penduduk perempuan terdapat 104,5 penduduk laki-laki).[1][5]

PemerintahanSunting

Kecamatan Manggar terbagi menjadi sembilan desa. Dari desa-desa ini, terdapat tiga desa yang digolongkan sebagai "pedesaan" oleh Badan Pusat Statistik, sementara sisanya dianggap sebagai "perkotaan".[6]

Desa Jumlah penduduk Luas (km2)
Kelubi 2.554 85,91
Padang 6.949 96,00
Lalang 4.484 3,25
Lalang Jaya 3.576 1,38
Kurnia Jaya 5.539 2,40
Baru 9.428 2,70
Bentaian Jaya 1.446 32,09
Mekar Jaya 2.908 1,37
Buku Limau 816 3,90

Untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belitung Timur, Manggar tergabung dalam daerah pilih yang sama dengan Kecamatan Simpang Renggiang.[7]

Tokoh terkenalSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c "Kecamatan Manggar Dalam Angka 2018". Badan Pusat Statistik. 
  2. ^ "Yuslih Ceritakan Sejarah Manggar". Ina Pos. 10 Oktober 2017. Diakses tanggal 27 Maret 2019. 
  3. ^ Nasution, Abdul Haris (1977). Sekitar perang kemerdekaan Indonesia: Agresi Militer Belanda. cet. 1. 1978. DISJARAH-AD. hlm. 419-420. 
  4. ^ Heidhues, Mary F. Somers (1991). "Company Island: A Note on the History of Belitung". Indonesia (51): 1–20. doi:10.2307/3351063. ISSN 0019-7289. Diakses tanggal 27 Maret 2019. 
  5. ^ a b "Manggar, Kampung Laskar Pelangi yang Eksotis". Pesona Indonesia. Kementerian Pariwisata Indonesia. Diakses tanggal 27 Maret 2019. 
  6. ^ "PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 37 TAHUN 2010" (PDF). hlm. 665. Diakses tanggal 27 Maret 2019. 
  7. ^ "Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belitung Timur dalam Pemilihan Umum tahun 2019" (PDF). KPU. Diakses tanggal 27 Maret 2019. 
  8. ^ "Profil Yusril Ihza Mahendra". VIVA. 11 Oktober 2016. Diakses tanggal 27 Maret 2019. 
  9. ^ Yunita, Niken Widya (4 Januari 2019). "11 Riwayat Hidup Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang akan Bebas 24 Januari". detiknews. Diakses tanggal 27 Maret 2019.