Keuskupan Agung Kupang

Keuskupan Agung Kupang mula-mula didirikan sebagai Keuskupan Kupang pada 13 April 1967, hasil pemekaran dari Keuskupan Atambua. Kemudian pada 23 Oktober 1989 ditingkatkan menjadi Keuskupan Agung Kupang dalam kesatuan satu provinsi gerejani dengan dua keuskupan sufragan, Atambua dan Keuskupan Weetebula. Mencakup 130.000 umat yang berada di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, dan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Pelayanan Keuskupan Agung Kupang dengan tenaga imam sebanyak 80 orang meliputi wilayah seluas 11.825 km².

Keuskupan Agung Kupang

Archidiœcesis Kupangensis
Keuskupan Agung Kupang.png
Lambang Uskup Agung Petahana
Petrus Turang
Lokasi
Negara Indonesia
WilayahKota Kupang, TTS, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Alor
Provinsi GerejawiKupang
Keuskupan Sufragan
Dekenat
PusatJl. Thamrin Oepoi
Bonipoi, Kota Lama, Kupang 85111
Koordinat10°10′8.1″S 123°37′4.5″E / 10.168917°S 123.617917°E / -10.168917; 123.617917
Statistik
Luas wilayah14150 km2 (5460 sq mi)[3]
Populasi
- Total
- Katolik
(per 2016[4])
1,934,391
187,985 (9,72%)
Jumlah paroki34[1]
Jumlah imam religius135[2]
Informasi
DenominasiKatolik Roma
Gereja sui iurisGereja Latin
RitusRitus Roma
Didirikan13 April 1967 (54 tahun, 0 hari)
sebagai Keuskupan Kupang
KatedralKristus Raja, Kupang
Jumlah imam106[4]
Kepemimpinan saat ini
PausFransiskus
Uskup Agung MetropolitMgr. Petrus Turang
Vikaris JenderalR.D. Gerardus Duka
Vikaris YudisialR.D. Yeremias Siono[4]
SekretarisR.D. Yeremias Siono[4]
EkonomR.D. Ambros B Ladjar

SejarahSunting

  • Didirikan sebagai Keuskupan Kupang pada tanggal 13 April 1967, memisahkan diri dari Keuskupan Atambua
  • Ditingkatkan menjadi Keuskupan Agung Kupang pada tanggal 23 Oktober 1989

Pertambahan umat yang cukup besar terjadi setelah tahun 1965 ketika banyak penduduk yang menganut agama asli kesukuan minta diterima menjadi anggota Gereja. Perkembangan itu menyebabkan pemisahan dari Keuskupan Atambua dan Keuskupan Kupang didirikan pada tahun 1967. Pada tahun 1969 jumlah umat sebanyak 17.500, dilayani oleh 11 imam, tersebar di 9 paroki. Sepuluh tahun kemudian umat berkembang menjadi 48.000 orang, dilayani 16 imam di kesembilan paroki. Statistik tahun 2004 menunjukkan jumlah umat sebanyak 125.000 tersebar di 22 paroki.

PimpinanSunting

Uskup KupangSunting

Uskup Agung KupangSunting

Jumlah imam diosesan (Praja) mengalami pertambahan dengan laju yang stabil, dari 16 orang pada tahun 1990, menjadi 28 orang pada tahun 2000, dan pada tahun 2004 telah menjadi 45 orang. Jumlah imam religius dari 18 orang pada tahun 1990 menjadi 32 orang menurut statistik 2005.

ParokiSunting

Area Kupang
Area TTS
Area Rote, Sabu, dan Alor

ReferensiSunting

  1. ^ Departemen Dokumentasi dan Penerangan 2017, hlm. 121.
  2. ^ Departemen Dokumentasi dan Penerangan 2017, hlm. 118.
  3. ^ http://www.gcatholic.org/dioceses/diocese/kupa0.htm
  4. ^ a b c d Departemen Dokumentasi dan Penerangan 2017, hlm. 117.

KepustakaanSunting

Pranala luarSunting