Kabinet Pembangunan III

Kabinet Pembangunan III [1] adalah kabinet yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dengan Wakil Presiden H. Adam Malik. Kabinet ini diumumkan secara langsung pada 29 Maret 1978 dan kemudian, dilantik secara langsung pada 31 Maret 1978.

Kabinet Pembangunan III
Flag of Indonesia.svg
Kabinet Pemerintahan Indonesia
Kabinet Pembangunan III.jpeg
Dibentuk31 Maret 1978
Diselesaikan19 Maret 1983
Struktur pemerintahan
Kepala negaraSoeharto
Kepala pemerintahanSoeharto
Wakil kepala pemerintahanAdam Malik
Jumlah menteri24
Jumlah wakil menteri6
Partai anggotaGolongan Karya
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Sejarah
PendahuluKabinet Pembangunan II
PenggantiKabinet Pembangunan IV

Adapun Sapta Krida Kabinet Pembangunan III adalah sebagai berikut :

  • Terciptanya keadaan dan suasana yang makin menjamin tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat dengan makin memeratakan pembangunan dan hasil-hasilnya.
  • Terlaksananya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
  • Terpeliharanya stabilitas nasional yang makin mantap.
  • Terciptanya aparatur negara yang makin bersih dan berwibawa.
  • Terbinanya persatuan dan kesatuan bangsa yang makin kokoh yang dilandasi oleh penghayatan dan pengamalan Pancasila yang makin mendalam.
  • Terlaksananya pemilihan umum yang langsung, umum, bebas dan rahasia dalam rangka memperkuat kehidupan Demokrasi Pancasila.
  • Makin berkembangnya pelaksanaan politik luar negeri yang bebas dan aktif untuk diabdikan kepada kepentingan nasional dalam rangka memperkuat ketahanan nasional.

Kabinet menyelenggarakan Pelita III (1 April 197931 Maret 1984). Pelita III lebih menekankan pada Trilogi Pembangunan yang bertujuan terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Arah dan kebijaksanaan ekonominya adalah pembangunan pada segala bidang. Pedoman pembangunan nasionalnya adalah Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan.

Isi Trilogi Pembangunan terdiri dari:

  • Stabilitas nasional yang dinamis
  • Pertumbuhan ekonomi tinggi, dan
  • Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.

Isi Delapan Jalur Pemerataan:

  • Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak, khususnya pangan, sandang dan papan (perumahan).
  • Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan keselamatan.
  • Pemerataan pembagian pendapatan.
  • Pemerataan kesempatan kerja.
  • Pemerataan kesempatan berusaha.
  • Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembagunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita.
  • Pemerataan penyebaran pembangunan di wilayah tanah air.
  • Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

Susunan KabinetSunting

Pimpinan KabinetSunting

Presiden Wakil Presiden
Soeharto     Adam Malik

Menteri KoordinatorSunting

No. Jabatan Foto Nama
1
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan   Maraden Panggabean
2
Menteri Koordinator Ekonomi dan Keuangan/Kepala Bappenas   Widjojo Nitisastro
3
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat   Surono Reksodimedjo

Menteri Pemimpin DepartemenSunting

No. Jabatan Foto Nama
4
Menteri Dalam Negeri   Amirmachmud
(sampai dengan 1 Oktober 1982)[2]
  Sudharmono
(ad-interim sejak 1 Oktober 1982)
5
Menteri Luar Negeri   Mochtar Kusumaatmadja
6
Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI   Jend. TNI M. Jusuf
7
Menteri Kehakiman   Moedjono, SH
(sampai dengan 18 Februari 1981)[3]
  Ali Said, SH
(sejak 18 Februari 1981)
8
Menteri Penerangan   Ali Moertopo
9
Menteri Keuangan   Ali Wardhana
10
Menteri Perdagangan dan Koperasi   Radius Prawiro
11
Menteri Pertanian   Soedarsono Hadisapoetro
12
Menteri Perindustrian   A.R. Soehoed
13
Menteri Pertambangan dan Energi   Subroto
14
Menteri Pekerjaan Umum   Purnomosidi Hadisaroso
15
Menteri Perhubungan   Rusmin Nurjadin
16
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   Dr. Daoed Joesoef
17
Menteri Kesehatan   Soewardjono Surjaningrat
18
Menteri Agama   Alamsyah Ratu Perwiranegara
19
Menteri Sosial   Sapardjo
20
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi   Prof. Drs. Harun Zain

Menteri NegaraSunting

No. Jabatan Foto Nama
21
Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara   J.B. Sumarlin
22
Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup   Emil Salim
23
Menteri Negara Riset dan Teknologi   B. J. Habibie
24
Menteri Negara/Sekretaris Negara   Sudharmono

Menteri MudaSunting

Pada tanggal 22 April 1978, Presiden Soeharto melantik 6 menteri muda yang difungsikan sebagai wakil menteri. Mereka adalah:

  • Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat akan diperbantukan pada Menteri Pekerjaan Umum
  • Menteri Muda Urusan Koperasi akan diperbantukan pada Menteri Perdagangan dan Koperasi
  • Menteri Muda Urusan Pemuda akan diperbantukan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  • Menteri Muda Urusan Produksi Pangan akan diperbantukan pada Menteri Pertanian
  • Menteri Muda Urusan Peranan Wanita akan diperbantukan pada Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat
  • Menteri Muda Urusan Transmigrasi akan diperbantukan pada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
No. Jabatan Foto Nama
25
Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat   Cosmas Batubara
26
Menteri Muda Urusan Koperasi   Bustanil Arifin
27
Menteri Muda Urusan Pemuda   Abdul Gafur
28
Menteri Muda Urusan Produksi Pangan   Achmad Affandi
29
Menteri Muda Urusan Peranan Wanita   Lasiyah Sutanto
30
Menteri Muda Urusan Transmigrasi   Martono

Pejabat Tinggi Negara Setingkat MenteriSunting

No. Jabatan Nama
31
Jaksa Agung Ali Said, SH
(sampai dengan 18 Februari 1981)[4]
Ismail Saleh
(sejak 18 Februari 1981)
32
Gubernur Bank Sentral Rachmat Saleh
33
Pangkopkamtib Laksamana TNI Sudomo
(sejak 5 April 1978)[5]

Catatan Kaki dan ReferensiSunting

  1. ^ Keputusan Presiden RI Nomor 59/M Tahun 1978.
  2. ^ Amirmachmud diangkat menjadi Ketua MPR/DPR RI.
  3. ^ Moedjono diangkat menjadi Ketua Mahkamah Agung RI.
  4. ^ Ali Said, SH diangkat menjadi Menteri Kehakiman yang baru menggantikan posisi Moedjono, SH.
  5. ^ 1978-04-05 Lantik Gubernur BI, Presiden Soeharto Gariskan Delapan Kebijakan, diakses 6 Desember 2020.

Lihat pulaSunting

 
Kabinet Pemerintahan Indonesia
Didahului oleh:
Kabinet Pembangunan II
Kabinet Pembangunan III
1978–1983
Diteruskan oleh:
Kabinet Pembangunan IV