Kabinet Djuanda

(Dialihkan dari Kabinet Karya)

Kabinet Djuanda[1][2] disebut juga Kabinet Karya adalah kabinet pemerintahan Indonesia pimpinan Presiden Soekarno. Kabinet ini diumumkan pada 8 April 1957 dan bertugas sejak 9 April 1957 hingga 6 Juli 1959. Kabinet ini merupakan salah satu Kabinet zaken.

Kabinet Djuanda

Kabinet Pemerintahan Indonesia
Dibentuk9 April 1957
Diselesaikan6 Juli 1959
Struktur pemerintahan
Kepala negaraSoekarno
Kepala pemerintahanDjuanda Kartawidjaja
Jumlah menteri28
Total jumlah menteri28
Partai anggotaPartai Nasional Indonesia
Nahdlatul Ulama
Majelis Syuro Muslimin Indonesia
Partai Syarikat Islam Indonesia
Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia
Partai Kristen Indonesia
Barisan Tani Indonesia
Independen
Sejarah
PendahuluKabinet Ali Sastroamidjojo II
PenggantiKabinet Kerja I

Adapun Program Kabinet Djuanda adalah sebagai berikut :

Pimpinan sunting

Presiden
  Soekarno

Anggota sunting

No. Jabatan Foto Pejabat Mulai menjabat Selesai menjabat Partai
Perdana dan Wakil Perdana Menteri
1 Perdana Menteri   Djuanda Kartawidjaja 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
2 Wakil Perdana Menteri I   Hardi 9 April 1957 6 Juli 1959 PNI
Wakil Perdana Menteri II   Idham Chalid 9 April 1957 6 Juli 1959 NU
Wakil Perdana Menteri III   Johannes Leimena[3] 29 April 1957 6 Juli 1959 Parkindo
Menteri
3 Menteri Luar Negeri   Subandrio 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
4 Menteri Dalam Negeri   Sanusi Hardjadinata 9 April 1957 6 Juli 1959 PNI
5 Menteri Pertahanan   Djuanda Kartawidjaja 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
6 Menteri Kehakiman   Gustaaf Adolf Maengkom 9 April 1957 6 Juli 1959 PNI
7 Menteri Penerangan   Soedibjo 9 April 1957 6 Juli 1959 PSII
8 Menteri Keuangan   Sutikno Slamet 9 April 1957 6 Juli 1959 PNI
9 Menteri Pertanian   Sadjarwo Djarwonagoro 9 April 1957 6 Juli 1959 BTI
10 Menteri Perdagangan   Soenardjo[4] 9 April 1957 25 Juni 1958 NU
  Rachmat Muljomiseno 25 Juni 1958 6 Juli 1959 NU
11 Menteri Perindustrian   F.J. Inkiriwang 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
12 Menteri Perhubungan   Soekardan 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
13 Menteri Pelayaran   Mohammad Nazir 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
14 Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga   Pangeran Mohammad Nur 9 April 1957 6 Juli 1959 Masyumi
15 Menteri Perburuhan   Samjono 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
16 Menteri Sosial   Johannes Leimena[5] 9 April 1957 24 Mei 1957 Parkindo
  Muljadi Djojomartono 25 Mei 1957 6 Juli 1959 Masyumi
17 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   Prijono 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
18 Menteri Agama   Muhammad Ilyas 9 April 1957 6 Juli 1959 NU
19 Menteri Kesehatan   Azis Saleh 9 April 1957 6 Juli 1959 IPKI
20 Menteri Agraria   R. Sunarjo 9 April 1957 6 Juli 1959 NU
21 Menteri Urusan Pengerahan Tenaga Rakyat untuk Pembangunan[6]
(dihapuskan sejak 25 Juni 1958)
  A.M. Hanafi[7] 9 April 1957 25 Juni 1958 Nonpartai
22 Menteri Negara Urusan Veteran   Chaerul Saleh 9 April 1957 6 Juli 1959 Nonpartai
23 Menteri Negara Urusan Hubungan Antar Daerah[6]
(dihapuskan sejak 25 Juni 1958)
  Ferdinand Lumban Tobing[8] 9 April 1957 25 Juni 1958 SKI
24 Menteri Negara[9]   Dadang Suprajogi
(Urusan Stabilitasi Ekonomi)
25 Juni 1958 6 Juli 1959 Nonpartai
  Muhammad Wahib Wahab
(Urusan Kerjasama Sipil-Militer)
25 Juni 1958 6 Juli 1959 NU
  Ferdinand Lumban Tobing
(Urusan Transmigrasi)
25 Juni 1958 6 Juli 1959 Nonpartai
  A.M. Hanafi 25 Juni 1958 6 Juli 1959 Nonpartai
  Mohammad Yamin 25 Juni 1958 6 Juli 1959 Nonpartai

Galeri sunting

Catatan sunting

  1. ^ Kabinet Djuanda dibentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1957.
  2. ^ Kabinet ini demisioner sejak tanggal 6 Juli 1959 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 151 Tahun 1959.
  3. ^ Pada waktu kabinet dibentuk jabatan ini belum ada. Dibentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 115 Tahun 1957 tertanggal 16 Mei 1957, dan untuk jabatan tersebut diangkat Dr. Johannes Leimena sementara merangkap sebagai Menteri Sosial. Beliau merangkap jabatan sebagai Menteri Sosial sejak 29 April 1957.
  4. ^ Dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, Soenardjo digantikan Rachmat Muljomiseno.
  5. ^ Pada 29 April 1957, Dr. J. Leimena sementara merangkap jabatan sebagai Menteri Sosial dan Wakil Perdana Menteri III sampai 24 Mei 1957. Sejak 25 Mei 1957, jabatan Menteri Sosial dipegang oleh Muljadi Djojomartono berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 120 Tahun 1957 tertanggal 24 Mei 1957.
  6. ^ a b Dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, jabatan ini dihapuskan sejak 25 Juni 1958.
  7. ^ Dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, A.M. Hanafi dibebaskan dari jabatannya sebagai Menteri Urusan Pengerahan Tenaga Rakyat untuk Pembangunan dan diangkat sebagai Menteri Negara.
  8. ^ Dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, Ferdinand Lumban Tobing dibebaskan dari jabatannya sebagai Menteri Urusan Hubungan Antar Daerah dan diangkat menjadi Menteri Negara Urusan Transmigrasi.
  9. ^ Dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 1958 dibentuk 5 jabatan Menteri Negara yang terdiri dari Menteri Negara Urusan Stabilisasi Ekonomi, Menteri Negara Urusan Kerjasama Sipil-Militer, Menteri Negara Urusan Transmigrasi, dan 2 Menteri Negara, dengan diangkat sebagai Menteri-Menterinya: Kol. Suprajogi, K.H. Wahib Wahab, Dr. F.L. Tobing, A.M. Hanafi dan Prof. Mr. H. Moh. Yamin.

Referensi sunting

  • Simanjuntak, P. N. H. (2003) (in Indonesian), Kabinet-Kabinet Republik Indonesia: Dari Awal Kemerdekaan Sampai Reformasi, Jakarta: Djambatan, pp. 181–187, ISBN 979-428-499-8.

Pranala luar sunting

 
Kabinet Pemerintahan Indonesia
Didahului oleh:
Kabinet Ali Sastroamidjojo II
Kabinet Djuanda
1957–1959
Diteruskan oleh:
Kabinet Kerja I