Husein Ja'far Al Hadar

pendakwah dan penulis asal Indonesia (lahir 1988)
(Dialihkan dari Husein Ja'far Al-Hadar)

Habib Husein Ja'far Al Hadar, S.Fil.I., M.Ag. (Aksara Arab: حسين جعفر الحضر; lahir 21 Juni 1988) adalah pendakwah dan penulis Indonesia. Ia merupakan lulusan Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.[1] Ia juga merupakan penulis di media massa, pembicara seputar keislaman, dan Direktur Akademi Kebudayaan Islam Jakarta.[2]

Habib
Husein Ja'far Al Hadar
حسين جعفر الهدار

S.Fil.I., M.Ag.
Husein Ja'far Al-Hadar, CNN Indonesia, 15.12.jpg
Habib Ja'far pada tahun 2017
LahirHusein Ja'far Al Hadar
21 Juni 1988 (umur 34)
Bondowoso, Jawa Timur
KebangsaanIndonesia
AlmamaterYAPI Bangil
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Kehidupan awalSunting

Husein adalah seorang pria berdarah Madura yang juga memiliki garis keturunan dengan Nabi Muhammad.[3][4] Ayah Husein bernama Ja'far dan marganya adalah Al Hadar.[5] Husein memiliki penampilan khas menggunakan kaos dan celana jeans serta peci putih di kepalanya.[6]

Husein merintis karier melalui dunia literasi (kepenulisan) di media-media nasional sejak kuliah.[6] Ia membuat kanal media YouTube berjudul “Jeda Nulis”. Menurutnya, dakwah tidak hanya dapat dilakukan di mimbar-mimbar masjid ataupun majelis taklim.

PendidikanSunting

Husein tamat menempuh pendidikan pesantren di Pondok Pesantren YAPI Bangil di daerah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur,[7][8][9] pondok pesantren "yang menjadikan Syiah sebagai salah satu mazhab Islam yang diajarkan dan dikaji secara terbuka bersama mazhab-mazhab lain, khususnya Suni".[10][11][7] Ia kemudian lulus sebagai seorang Sarjana Filsafat Islam (S.Fil.I) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mengambil jurusan Aqidah dan Filsafat Islam. Kemudian melanjutkan program magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir di universitas yang sama.[8]

KarierSunting

Husein merupakan penulis di beberapa media nasional di Indonesia, seperti Kompas,[12][13] Tempo,[14][15][16] dan Jawa Pos.[17][18] Ia juga telah menulis beberapa buku, seperti buku Menyegarkan Islam Kita,[7] Anakku Dibunuh Israel,[9] Islam "Mazhab" Fadlullah, dan yang paling terkenal adalah Tuhan Ada di Hatimu yang diterbitkan oleh Noura Books.[19]

Nama Husein menjadi perbincangan muslim milenial saat mengisi konten acara dakwah bulan Ramadan.[20] Kemudian semakin sering menghiasi platform digital YouTube ketika memutuskan berkolaborasi dengan Coki Pardede dan Tretan Muslim di Majelis Lucu Indonesia dalam tajuk Pemuda Tersesat. Ia kerap berdakwah dengan memanfaatkan kecanggihan media sosial, seperti YouTube dan Instagram.[21][22]

Acara televisiSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 2021-05-10. 
  2. ^ Redaksi. "Husein Ja'far Al Hadar S.Fil.I". Cari Ustadz. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-12-02. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  3. ^ "Habib Husein, Wajah Pemuda Keturunan Rasulullah SAW yang Penuh Toleransi". suara.com. 2020-11-20. Diakses tanggal 2021-05-18. 
  4. ^ "Mengenal Jejak Dakwah Digital Habib Ja'far Al Hadar". IBTimes.ID. 2020-05-21. Diakses tanggal 2021-05-18. 
  5. ^ https://purwakartanews.pikiran-rakyat.com/seleb/pr-1102392855/jadi-habib-milenial-inilah-profil-lengkap-habib-husein-jafar-al-hadar-sang-protector-pemuda-tersesat
  6. ^ a b Assalimi, Faiz Arwi (21 Mei 2020). "Mengenal Jejak Dakwah Digital Habib Ja'far Al Hadar". IB Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2020. 
  7. ^ a b c Hadar, Husein Ja'far Al (5 Mei 2015). Menyegarkan Islam Kita. PT Elex Media Komputindo. hlm. x. ISBN 9786020263038. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 2021-05-10. 
  8. ^ a b Liberti, Pasti. Sapto, ed. "Dakwah Digital Sang Habib Muda". detikx. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-08-14. Diakses tanggal 2021-05-07. 
  9. ^ a b Hadar, Husein Ja'far Al (2008). Anakku Dibunuh Israel: Legenda Imad Mugniyah, 'Che Guevara' Timur Tengah. Penerbit Hikmah (PT Mizan Publika). hlm. 225. ISBN 9789791142014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 2021-05-10. 
  10. ^ Tim Penulis MUI: Ma'ruf Amin; Yunahar Ilyas; Ichwan Sam; Amirsyah Tambunan (2016). Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia. Penerbit Al-Qalam dan Majelis Ulama Indonesia. hlm. 73-74. ISBN 9786027769090. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 2021-05-10. 
  11. ^ Isya, Muhammad Andi (2018). "Pendidikan dan Konflik (Potret Konflik Sunni-Syiah dan Imbasnya Terhadap Pendidikan di Bangil Kabupaten Pasuruan)". Journal of Islamic Religious Instruction. 2 (1): 19–20. 
  12. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (1 September 2014). "Setelah Negara Islam Dilarang di Indonesia". Kompas. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  13. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (24 Februari 2017). "Islam dan Kesalehan". Kompas. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  14. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (16 April 2015). "Titip Hadhramaut kepada Yaman". Tempo. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  15. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (6 September 2016). "Munir, HAM, dan Islamnya". Tempo. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  16. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (7 Maret 2019). "Terima Kasih, Selandia Baru". Tempo. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-03-27. Diakses tanggal 4 Maret 2019. 
  17. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (20 Maret 2015). "Me-Nyepi". Tempo. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  18. ^ Al Hadar, Husein Ja'far (31 Maret 2009). "Jihad Kebangsaan". Jawa Pos. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-20. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  19. ^ Aprizal, Rendy. "Top 10 Buku Best Seller di MOM Literacy Expo". Mizan. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-10-23. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  20. ^ Hiwar (17 Mei 2020). "Husein Ja'far Al Hadar: Dimensi Kesuksesan Ramadhan". Republika. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  21. ^ Hadi, Mulyono (20 November 2020). "Habib Husein, Wajah Pemuda Keturunan Rasulullah SAW yang Penuh Toleransi". Suara. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-11-21. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 
  22. ^ Azizah, Kurnia (2 Februari 2021). "44 Kata-Kata Mutiara Habib Husein Ja'far, Panutan 'Pemuda Tersesat' yang Viral". Merdeka. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-02-02. Diakses tanggal 4 Maret 2021. 

Pranala luarSunting