Wikipedia:Artikel pilihan

Bantuan · Komunitas · Portal · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 344 artikel pilihan dari 569.434 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.655 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus singgahan

Artikel pilihan
2004 2005
2006 2007
2008 2009
2010 2011
2012 2013
2014 2015
2016 2017
2018 2019
2020 2021
Menurut topik
Usulan

Artikel pilihan:

Artikel pilihan periode ini

Komodor Udara Cobby (kiri) dan Kapten Grup Caldwell (kanan) di Morotai pada Januari 1945

Pemberontakan Morotai adalah sebuah insiden bulan April 1945 yang melibatkan anggota Australian First Tactical Air Force yang berpangkalan di Pulau Morotai, Hindia Belanda. Delapan pilot senior, termasuk penerbang ulung Australia, Kapten Grup Clive Caldwell, menyatakan pengunduran diri mereka untuk memprotes suatu hal yang mereka anggap sebagai penurunan pangkat terhadap skadron tempur Royal Australian Air Force (RAAF) yang dipindahtugaskan ke misi-misi serangan darat tak penting dari segi strategi melawan pasukan Jepang yang sudah dilewati oleh kampanye "lompat pulau" Sekutu. Penyelidikan pemerintah menyatakan bahwa para "pemberontak", dan tiga perwira berpangkat tinggi di First Tactical Air Force Headquarters, termasuk sang komandan, Komodor Udara Harry Cobby, penerbang ulung Australian Flying Corps semasa Perang Dunia I, dipecat dari jabatannya. (Selengkapnya...)


Hasan al-Kharrat

Hasan al-Kharrat (1861–1925) adalah salah satu komandan pemberontak Suriah utama pada Pemberontakan Besar Suriah melawan Mandat Prancis. Wilayah operasi utamanya berada di Damaskus dan pinggiran Ghouta-nya. Ia tewas saat berjuang dan dianggap sebagai seorang pahlawan oleh bangsa Suriah. Sebagai qabaday (bos pemuda lokal) dari wilayah al-Shaghour, Damaskus, al-Kharrat berhubungan dengan Nasib al-Bakri, seorang nasionalis dari keluarga paling berpengaruh di wilayah tersebut. Atas undangan al-Bakri, al-Kharrat bergabung dengan pemberontakan pada Agustus 1925 dan membentuk kelompok pejuang dari al-Shaghour dan wilayah lainnya di wilayah tersebut. Ia memimpin serangan pemberontakan melawan Damaskus, secara singkat menaklukkan kediaman Komisioner Tinggi Prancis Maurice Sarrail sebelum mereka mundur akibat pengeboman oleh Prancis. Menjelang akhir 1925, hubungan makin tegang antara al-Kharrat dan para pemimpin pemberontak lainnya, terutama Sa'id al-'As dan Ramadan al-Shallash, karena mereka saling melayangkan tuduhan bahwa pihak tertuduh telah menjarah desa-desa atau memalak para penduduk lokal. Al-Kharrat masih memimpin operasi-operasi di Ghouta, tetapi di situ ia tewas akibat penyergapan oleh Prancis. Pemberontakan diredam pada 1927, namun ia meraih reputasi berkelanjutan sebagai seorang syahid pemberontakan Suriah melawan kekuasaan Prancis. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Perang Dayak DesaRepublik Sosialis Soviet AbkhaziaKleopatra

Nestor Lakoba

Nestor Lakoba adalah tokoh pemimpin komunis Abkhaz. Lakoba turut serta dalam membangun kekuatan Bolshevik di Abkhazia setelah Revolusi Rusia. Lakoba kemudian menjabat sebagai pemimpin Abkhazia setelah kaum Bolshevik memperoleh kemenangan pada tahun 1921. Ketika Lakoba berkuasa, Abkhazia awalnya diberikan status khusus dalam Uni Soviet sebagai Republik Sosialis Soviet Abkhazia. Walau di atas kertas merupakan bagian dari Republik Sosialis Soviet Georgia dengan status istimewa, RSS Abkhaz secara efektif merupakan republik yang terpisah dari Georgia. Hal tersebut bisa terjadi karena kedekatan Lakoba dengan Joseph Stalin. Lakoba berhasil menentang penerapan kolektivisasi di Abkhazia, walau akibatnya Lakoba terpaksa menerima dicabutnya status istimewa Abkhazia, sehingga statusnya berubah menjadi republik otonom dalam RSS Georgia. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Pemberontakan MorotaiHasan al-KharratPerang Dayak Desa

Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula