Buka menu utama
Bantuan · Komunitas · Portal · Isi pilihan · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 326 artikel pilihan dari 502.911 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.543 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus singgahan

Artikel pilihan
2004 2005
2006 2007
2008 2009
2010 2011
2012 2013
2014 2015
2016 2017
2018 2019
Menurut topik
Usulan

Artikel pilihan:

Artikel pilihan periode ini

Dari kanan ke kiri: patung Isis, suaminya Osiris, dan putra mereka Horus, protagonis mitos Osiris

Mitos Osiris adalah kisah yang paling rumit dan berpengaruh dalam mitologi Mesir kuno. Mitos ini berkisah tentang pembunuhan dewa Osiris, penguasa awal Mesir Kuno, dan dampak dari pembunuhan tersebut. Pembunuh Osiris adalah saudaranya sendiri, yaitu Set, yang kemudian merebut takhta Osiris. Sementara itu, istri Osiris, Isis, menghidupkan kembali tubuh suaminya, memungkinkan Osiris secara anumerta membuahi istrinya untuk mengandung putra mereka, Horus. Sisa cerita kemudian berfokus pada Horus, putra yang lahir dari persatuan Isis dan Osiris, yang pada mulanya hanyalah seorang anak yang lemah dan berlindung di balik ibunya, menjadi saingan Set untuk takhta. Konflik antara mereka yang sering terjadi dengan kekerasan berakhir dengan kemenangan Horus, yang memulihkan ketertiban di Mesir setelah rezim Set yang zalim dan menyelesaikan proses kebangkitan Osiris. Mitos ini, termasuk simbol-simbol kompleks di dalamnya, merupakan bagian tidak terpisahkan dari konsepsi bangsa Mesir mengenai kerajaan dan suksesi, konflik antara keteraturan dan kekacauan, juga khususnya tentang kematian dan alam baka. Selain itu, mitos ini juga mengilustrasikan ciri khas penting dari keempat dewa dalam pusat cerita tersebut, serta banyaknya unsur-unsur ibadah dalam agama Mesir kuno yang berakar pada mitos ini. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Titania (satelit)Njai Dasima (film 1932)Pug


Citra belahan selatan Titania yang diabadikan oleh Voyager 2 pada 24 Januari 1986

Titania adalah satelit alami terbesar planet Uranus sekaligus satelit alami terbesar kedelapan di Tata Surya dengan diameter 1.578 km. Titania ditemukan oleh William Herschel pada tahun 1787 dan dinamai menurut nama seorang ratu peri dalam sebuah sandiwara komedi karya William Shakespeare, yakni Impian di Tengah Musim. Orbitnya terletak di dalam magnetosfer Uranus. Titania terdiri atas kandungan es dan bebatuan yang kurang lebih sama banyak, dan kemungkinan terdiferensiasi menjadi inti yang berbatu dan mantel yang terdiri dari es. Di batas antara inti dan mantel mungkin terdapat sebuah lapisan air. Permukaan Titania, yang relatif gelap dan sedikit berwarna merah, tampaknya terbentuk akibat tubrukan dan proses endogenik. Permukaan Titania juga penuh akan kawah tubrukan yang diameternya dapat mencapai 326 km. Selain itu, di permukaan Titania terdapat rangkaian ngarai dan gawir besar, yang merupakan dampak dari pengembangan bagian dalamnya selama tahap akhir evolusinya. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Njai Dasima (film 1932)PugSistem imun

Laksmi Pamuntjak

Aruna & Lidahnya merupakan film drama Indonesia yang diadaptasi lepas dari novel berjudul sama karya Laksmi Pamuntjak (gambar) dan dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Hannah Al Rashid, dan Oka Antara. Film ini adalah film kedua yang diproduksi Palari Films setelah Posesif dan film panjang keempat karya Edwin. Tema dari film ini adalah masakan Indonesia yang dituangkan ke dalam sebuah alur cerita yang berfokus pada persahabatan dua pria dan dua wanita yang semuanya berusia 30 tahunan, bersamaan pula dengan penyelidikan kasus flu burung yang dilakukan dua orang di antara mereka. Film ini menggunakan musik yang merupakan perpaduan dari lagu lawas dan lagu baru. Film ini memenangi dua dari sembilan nominasi Festival Film Indonesia 2018 serta dinominasikan di delapan kategori Piala Maya 2018. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Mitos OsirisTitania (satelit)Njai Dasima (film 1932)


Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula