Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat

Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (disingkat DPR Papua Barat atau DPRPB) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Papua Barat, Indonesia. DPRPB sebelumnya bernama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Irian Jaya Barat atau disingkat DPRD Irjabar (2003-2007)[1] dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat atau disingkat DPRD Papua Barat (2007-2010).[2] DPRPB beranggotakan 45 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali dan 11 orang yang diangkat melalui jalur otonomi khusus, sehingga total anggota DPRPB adalah 56 orang. Pimpinan DPRPB terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak serta ditambah 1 Wakil Ketua yang berasal dari jalur otonomi khusus. Anggota DPRPB yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 2 Oktober 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura, Setyawan Hartono, di Auditorium PKK Provinsi Papua Barat.[3] Komposisi anggota DPRPB periode 2019-2024 terdiri dari 11 partai politik dimana Partai Golkar adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 8 kursi disusul oleh Partai NasDem dan PDI Perjuangan yang masing-masing meraih 7 kursi.

Dewan Perwakilan Rakyat
Papua Barat
Periode 2019-2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Jangka waktu
5 tahun
Sejarah
Didirikan2003
Sesi baru dimulai
2 Oktober 2019
Pimpinan
Ketua
Orgenes Wonggor, GolkarLogo.png
sejak 5 Desember 2019
Wakil Ketua I
Renly Mansawan, Partai NasDem.svg
sejak 5 Desember 2019
Wakil Ketua II
Saleh Siknun, LOGO- PDIP.svg
sejak 5 Desember 2019
Wakil Ketua III
Yongki R. Fonataba, Democratic Party (Indonesia).svg
sejak 5 Desember 2019
Komposisi
Anggota56
DPR Papua Barat Indonesia 2019.svg
Partai & kursi
  PKB (2)
  PDI-P (7)
  PKS (2)
  Perindo (2)
  PAN (3)
  PKPI (2)
  Otsus (11)
Pemilihan
Proporsional-Terbuka
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
17 April 2024
Situs web
dprpapuabarat.com
Catatan kaki
aPimpinan definitif belum ditetapkan/dilantik.

Komposisi AnggotaSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRPB dalam dua periode terakhir.[4][5]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  Jalur Otsusa 11   11
  PKB 3 2
  Gerindra 4 3
  PDI Perjuangan 4 7
  Golkar 9 8
  NasDem 4 7
  PKS 1 2
  PPP 1 0
  PAN 4 3
  Hanura 4 3
  Demokrat 9 6
  PKPI 2   2
  Perindo (Baru!) 2
Jumlah Anggota 56   56
Jumlah Partai 11   11
aAnggota DPRPB jalur otsus dilantik pertama kali pada Januari 2015.

FraksiSunting

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[6] Satu fraksi di DPRPB setidaknya beranggotakan 4 orang. DPRPB periode 2019-2024 terdiri dari 7 fraksi sebagaimana diumumkan dalam Rapat Paripurna tanggal 24 Oktober 2019.[7]

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Wakil Ketua Sekretaris Bendahara Jumlah Anggota
Golkar   Golkar Max A. Hehanussa
(Papua Barat 2)
Ortis F. Sagrim
(Papua Barat 4)
Elias Lamere
(Papua Barat 5)
Febry Jein Andjar
(Papua Barat 3)
8
Persatuan Nasional Demokrat   NasDem
  Perindo
  PKPI
Saul Rante Lembang
(Papua Barat 1)
Xaverius Kameubun
(Papua Barat 1)
Daniel Asmorom
(Papua Barat 5)
Andriana Leonora Nalle
(Papua Barat 1)
11
PDI Perjuangan   PDI Perjuangan Roberth Manibuy
(Papua Barat )
Abner Reinal Jitmau
(Papua Barat 2)
Fredik Frans Adolof Marlissa
(Papua Barat 2)
Irma Punamasari
(Papua Barat 1)
7
Demokrat   Demokrat Marthinus Abraham Nasarany
(Papua Barat 3)
Yohanis Edong Rumising
(Papua Barat 1)
Arifin
(Papua Barat 5)
Herdomina Isir
(Papua Barat 4)
6
Gerakan Amanat Sejahtera   Gerindra
  PAN
  PKS
Harbi
(Papua Barat 2)
Rahmat Cahyadi Sinamur
(Papua Barat 2)
Mugiyono
(Papua Barat 1)
tidak ada 8
Kebangkitan Nurani   Hanura
  PKB
Alberthina Mansim
(Papua Barat 1)
Erik Manibuy
(Papua Barat 5)
Abdullah Gazam
(Papua Barat 2)
tidak ada 5
Kelompok Khusus Jalur Otonomi Khusus Yan Anthon Yoteni
(Otonomi Khusus)
Frida Tabitha Kelasin
(Otonomi Khusus)
Maurids Saiba
(Otonomi Khusus)
tidak ada 11

Alat Kelengkapan DPRDSunting

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat Kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRDSunting

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[8] Pimpinan DPRPB terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi dan suara terbanyak secara berurutan dan 1 Wakil Ketua dari jalur otonomi khusus.

Periode DPRPB Ketua Mulai Menjabat Selesai Menjabat Wakil Ketua Keterangan
2004-2009   Jimmy Demianus Ijie 2004 2019   tidak diketahui
2009-2014   tidak diketahui 6 Oktober 2009 7 Januari 2010   tidak diketahui Pimpinan sementara.[9]
  Josep Johan Auri 2010 2014   Roberth Melianus Nauw
  Jimmy Demianus Ijie
[10]
2014-2019   Arifin 6 Oktober 2014 16 Desember 2014   tidak diketahui Pimpinan sementara.
lowong 16 Desember 2014 11 Februari 2016   Jonathan Jumame
  Robert Manibuy
  Ranley Wansawan
Ketua DPRPB terpilih, Roberth Melianus Nauw, batal dilantik karena tersandung kasus korupsi sehingga kepemimpinan kolektif seluruh wakil ketua[11]
  Pieters Kondjol 11 Februari 2016 2 Oktober 2019 Pelantikan Matheos Selano sebagai Ketua DPRPB pada 22 Desember 2015 dianulir.[12][13]
2019-2024   Orgenes Wonggor 2 Oktober 2019 5 Desember 2019   Zeth Kadakolo Pimpinan sementara.[14]
5 Desember 2019 petahana   Ranley Wansawan
  Saleh Siknun
  Jongki R. Fonataba
[15]

KomisiSunting

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[16] DPRPB memiliki 4 komisi yang membidangi masing-masing urusan.

Daerah PemilihanSunting

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRPB dibagi kedalam 12 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[17]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
PAPUA BARAT 1 Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak 11
PAPUA BARAT 2 Kota Sorong 12
PAPUA BARAT 3 Kabupaten Sorong, Raja Ampat 8
PAPUA BARAT 4 Sorong Selatan, Tambrauw, Maybrat 4
PAPUA BARAT 5 Fakfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama 10

Daftar AnggotaSunting

Nama Anggota Partai Politik Daerah Pemilihan Suara Sah Fraksi Keterangan
Yan Anthon Yoteni   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Frida Tabitha Kelasin   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Maurids Saiba   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Sahaji Rafideso   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Yurthinus Mandacan   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Daniel Rumbrawer   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Yonadap Trogea   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Abraham Goram Gaman   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Alberth Kareth   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Dominggus Sani   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Fredik Iba   Otonomi Khusus Otonomi Khusus Kelompok Khusus Menjabat hingga 21 Januari 2020.[18]
Orgenes Wonggor   Golkar Papua Barat 1 8.490 Golkar
Max A. Hehanussa   Golkar Papua Barat 2 4.522 Golkar
Yosafat Kambu   Golkar Papua Barat 2 3.026 Golkar
Febry Jein Andjar   Golkar Papua Barat 3 6.502 Golkar
Nansy Prisilla Karundeng   Golkar Papua Barat 3 5.079 Golkar
Ortis F. Sagrim   Golkar Papua Barat 4 6.243 Golkar
Mafa Usnawas   Golkar Papua Barat 5 5.054 Golkar
Elias Lamere   Golkar Papua Barat 5 3.371 Golkar
Musa Dowansiba   NasDem Papua Barat 1 8.728 Persatuan Nasional Demokrat
Saul Rante Lembang   NasDem Papua Barat 1 7.855 Persatuan Nasional Demokrat
Ranley H.L. Mansawan   NasDem Papua Barat 2 2.966 Persatuan Nasional Demokrat
Muslimin Zainuddin   NasDem Papua Barat 2 1.786 Persatuan Nasional Demokrat
Zeth Kadakolo   NasDem Papua Barat 3 4.088 Persatuan Nasional Demokrat
Esterlita Ethy Sagrim   NasDem Papua Barat 4 11.850 Persatuan Nasional Demokrat
Syamsudin Seknun   NasDem Papua Barat 5 6.816 Persatuan Nasional Demokrat
Xaverius Kameubun   PKPI Papua Barat 1 4.251 Persatuan Nasional Demokrat
Surung H. Sibarani   PKPI Papua Barat 2 4.097 Persatuan Nasional Demokrat
Andriana Leonora Nalle   Perindo Papua Barat 1 4.017 Persatuan Nasional Demokrat
Daniel Asmorom   Perindo Papua Barat 5 3.634 Persatuan Nasional Demokrat
Irma Purnamasari   PDI Perjuangan Papua Barat 1 9.003 PDI Perjuangan
Matius Menteng   PDI Perjuangan Papua Barat 1 4.335 PDI Perjuangan
Abner Reinal Jitmau   PDI Perjuangan Papua Barat 2 5.830 PDI Perjuangan
Fredrik Frans Adolof Marlissa   PDI Perjuangan Papua Barat 2 3.317 PDI Perjuangan
Darwin Pasaribu   PDI Perjuangan Papua Barat 3 4.167 PDI Perjuangan
Robert Manibuy   PDI Perjuangan Papua Barat 5 7.591 PDI Perjuangan
Saleh Siknun   PDI Perjuangan Papua Barat 5 5.362 PDI Perjuangan
Yohanis E. Rumissing   Demokrat Papua Barat 1 3.584 Demokrat
Jongky R. Fonataba   Demokrat Papua Barat 2 3.263 Demokrat
Marthinus A. Nasarany   Demokrat Papua Barat 3 3.796 Demokrat
Karel Murafer   Demokrat Papua Barat 4 9.742 Demokrat
Herdomina Isir   Demokrat Papua Barat 4 8.242 Demokrat
Arifin   Demokrat Papua Barat 5 4.591 Demokrat
Jerkius Saiba   Gerindra Papua Barat 1 3.309 Gerakan Amanat Sejahtera
Harbi   Gerindra Papua Barat 2 4.590 Gerakan Amanat Sejahtera
Demianus E. Rumpaidus   Gerindra Papua Barat 3 2.644 Gerakan Amanat Sejahtera
Rachmat Cahyadi Sinamur   PAN Papua Barat 2 4.691 Gerakan Amanat Sejahtera
Eko Tavip Maryanto   PAN Papua Barat 3 3.770 Gerakan Amanat Sejahtera
Rudy Sirua   PAN Papua Barat 5 2.561 Gerakan Amanat Sejahtera
Mugiyono   PKS Papua Barat 1 5.444 Gerakan Amanat Sejahtera
Syaiful Maliki Arief   PKS Papua Barat 2 3.096 Gerakan Amanat Sejahtera
Alberthina Mansim   Hanura Papua Barat 1 3.807 Kebangkitan Nurani
Arifin S.   Hanura Papua Barat 3 3.213 Kebangkitan Nurani
Erik Manibuy   Hanura Papua Barat 5 3.348 Kebangkitan Nurani
Abdullah Gazam   PKB Papua Barat 2 2.048 Kebangkitan Nurani
Abdu Rumkel   PKB Papua Barat 5 1.92 Kebangkitan Nurani

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "PP RI Nomor 4 Tahun 2007 tentang Perubahan Nama Provinsi Irian Jaya Barat menjadi Provinsi Papua Barat" (PDF). setkab.go.id. SIPUU SETKAB RI. 18-04-2007. Diakses tanggal 10-10-2019. 
  2. ^ "Perdasi Papua Barat Nomor 4 Tahun 2010 tentang Perubahan Nama DPRD Provinsi Papua Barat menjadi DPR Papua Barat". bpk.go.id. JDIH BPK RI. 21-12-2010. Diakses tanggal 10-10-2019. 
  3. ^ James Aisoki dan Charles Maniani (02-10-2019). "Resmi Dilantik, 45 Anggota DPR Papua Barat Dipimpin Origenes Wonggor dan Zeth Kadakolo". arfaknews.com. Diakses tanggal 10-10-2019. 
  4. ^ Arsul Latul Rahman (19-05-2019). "Inilah 45 Caleg Bakal Duduki Kursi Dewan Papua Barat 2019-2024". teropongnews.com. Diakses tanggal 10-10-2019. 
  5. ^ "Hasil Pemilu 2014 Provinsi Papua Barat". puskapol.ui.ac.id. Diakses tanggal 10-10-2019. 
  6. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  7. ^ "DPR Papua Barat Umumkan Pimpinan Definitif". teropongnews.com. 24-10-2019. Diakses tanggal 03-11-2019. 
  8. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  9. ^ "Pelantikan 45 Anggota DPR Papua Barat". kabarindonesia.com. 06-10-2009. Diakses tanggal 03-11-2019. 
  10. ^ "DPRPB Bertekad Berantas Korupsi". tabloidjubi.com. 07-01-2010. Diakses tanggal 06-12-2019. 
  11. ^ "Didakwa Korupsi, Roberth Batal Dilantik Jadi Ketua DPRD Papua Barat". regional.kompas.com. 16-12-2014. Diakses tanggal 03-11-2019. 
  12. ^ "Pelantikan Ketua DPR Papua Barat Sudah Sah Sesuai SK". kabarpapua.co. 06-01-2016. Diakses tanggal 03-11-2019. 
  13. ^ "Pieter Kondjol Resmi Menjabat Ketua DPR Papua Barat". pacificpos.com. 12-02-2016. Diakses tanggal 03-11-2019. 
  14. ^ "Orgenes Wonggor jari pimpinan sementara DPR Papua Barat". jubi.co.id. 02-10-2019. Diakses tanggal 03-11-2019. 
  15. ^ "Pimpinan DPR Papua Barat Dilantik, Gubernur Minta Hilangkan Kompetisi Demokrasi". papuakini.co. 05-12-2019. Diakses tanggal 06-12-2019. 
  16. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  17. ^ "Keputusan KPU Nomor 297/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Papua Barat" (PDF). KPU RI. 04-04-2018. 
  18. ^ a b c d e f g h i j k "Masa Jabatan Fraksi Otsus DPR Papua Barat Berakhir 21 Januari 2020". Tabura Pos. 28-09-2019. Diakses tanggal 03-11-2019.