Buka menu utama

Wikipedia β

Tukang Ojek Pengkolan

sinetron Indonesia

Tukang Ojek Pengkolan adalah sebuah sinetron komedi di Indonesia yang ditayangkan RCTI sejak hari Sabtu, 25 April 2015.

Tukang Ojek Pengkolan
Genre Drama
Komedi
Pengarang Aris Nugraha
Sutradara Iip S Hanan (Episode 01-282)
Violano Tenori (Episode 282-581)
Harun Zein (Episode 581-954)
Dodi Sanjaya (Episode 954-sekarang)
Pemeran Eza Yayang
Tika Bravani
Furry Setya Raharja
Andri Sulistiandri
Fitri Ayu Maresa
Ranty Purnamasari
Otong Lalo
Fahmi Bo
Tengku Syaira Anataya
Tengku Firmansyah
Cindy Fatika Sari
Jaja Miharja
Gaby Marissa
Lagu pembuka "Hey Tukang Ojek"
Lagu penutup "Hey Tukang Ojek"
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia, Betawi, Sunda
Jumlah musim 1
Jumlah episode (jumlah episode diisi)
Produksi
Produser eksekutif Hengky Irawan
Produser Didi Ardiansyah
Lokasi Jalan Fatmawati, Jakarta
Penyunting MNC Pictures
Durasi 75 menit (16.30 – 17.45)
Rumah produksi MNC Pictures
Distributor Media Nusantara Citra
Rilis
Jaringan penyiar Bendera Indonesia RCTI/Drama Channel
Bendera Malaysia TV3
Bendera Singapura Channel 8
Format visual SDTV 16:3
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdana Sabtu, 25 April 2015
Tanggal rilis Sabtu, 25 April 2015 – Sekarang
Kronologi
Acara terkait OK-JEK
Pranala luar
[www.rcti.tv
www.mncpictures.com Situs web produksi]

SinopsisSunting

Di sebuah kampung yang berada di belakang gedung-gedung perkantoran Jakarta, tinggal pasangan muda bernama Rojak (Ojak) dan Tati. Untuk mencari nafkah, Ojak bekerja sebagai tukang ojek yang berpangkalan di ujung jalan masuk ke kampung bersama dua rekannya, Purnomo (Pur) dan Sutisna (Tisna).

Pernikahan Ojak dan Tati tidak direstui Emak, ibunya Tati, karena sebenarnya dulu babenya Tati yang almarhum pernah menjodohkan Tati dengan calon suami yang sudah mapan, jauh sekali dibanding Ojak yang cuma tukang ojek. Namun karena cinta dan sayang sama Ojak, Tati memilih Ojak, meski dengan risiko hidup mereka pas-pasan, karena meski Ojak punya ijazah D3, tetapi sampai sekarang belum dapat pekerjaan yang layak. Hal inilah yang menjadi perseteruan bagai anjing dan kucing antara Emak dan menantunya, Ojak. Emak, meski tidak frontal, berusaha secara terus-menerus menekan Ojak agar menafkahi istrinya dengan layak, bisa membeli rumah sendiri dan tak terus-terusan ngontrak rumah seperti sekarang. Ojak yang awalnya hanya menebalkan kuping bila Emak mengomelinya, lambat-laun menganggap Emak sebagai kerikil dalam kebahagiaan keluarganya, meski Ojak tak pernah berani mengutarakan kekesalannya secara langsung di depan Emak. Keadaan ini membuat posisi Tati serba salah antara menuruti kata Emak dan menghormati kata-kata suaminya.

PenghargaanSunting

Tahun Penghargaan Kategori Nominasi Hasil
2016 Indonesian Television Awards Program Prime Time Drama Terpopuler N/A Nominasi
2016 Panasonic Gobel Awards Drama Seri Terfavorit N/A Nominasi
2017 Indonesian Television Awards Program Prime Time Drama Terpopuler N/A Nominasi
2017 Panasonic Gobel Awards Drama Seri Terfavorit N/A Nominasi