Piet Pagau

politisi Indonesia

Piet Pagau (lahir di Desa Baru Raya, Mempawah Hulu, Landak, 23 Februari 1950; umur 71 tahun) adalah pemeran Indonesia[1].

Piet Pagau
LahirPiet Pagau
23 Februari 1950 (umur 71)
Bendera Indonesia Desa Baru Raya, Mempawah Hulu, Landak, Kalimantan Barat
Pekerjaanaktor
Tahun aktif1980-an - sekarang
Suami/istriRita Zahara (k. 1980; w. 2007)

KarierSunting

Telah puluhan film dan sinetron telah dibintangi Piet sejak mulai berkarier awal 1980-an. Bahkan selama industri perfilman Indonesia colaps, Piet tetap eksis di dunia sinetron.

Kehidupan pribadiSunting

Piet Pagau menikah dengan penyanyi dan aktris Rita Zahara pada 30 September 1980. Pernikahan mereka bertahan sampai memiliki 8 anak (seorang di antaranya adalah anak angkat). Rita meninggal dunia pada tanggal 8 Maret 2007 akibat pengapuran tulang yang menjalar ke saraf[2]. Ia juga adalah paman dari aktor dan presenter Raffi Ahmad dari perkawinan adiknya dengan adik dari ayah Raffi.

OrganisasiSunting

Selain berakting di depan kamera, Piet Pagau yang ini juga terlibat dalam berbagai kegiatan politik, baik pemerintahan maupun 'politik' perfilman. Tahun 2002, Piet terjun ke dunia politik untuk penjaringan bakal calon Gubernur Kalimantan Barat untuk periode 2003-2008. Piet memang bukan orang baru orang baru di pemerintahan. Piet merupakan lulusan lulusan APDN tahun 1974. Dari tahun 1971 hingga 1976, ia mengabdikan diri dengan menjadi pegawai di kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Terakhir, ia ditugaskan di kantor Camat Batang Lupar, Lanjak, Kapuas Hulu, sebelum kemudian berhenti atas kemauan sendiri dan merantau ke Jakarta untuk mencari pengalaman[3]. Selain itu, Piet juga pernah bersaing untuk memperebutkan kursi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), periode 2006-2010. Perebutan ini dimenangkan oleh Yenny Rachman yang meraih suara mutlak dengan perolehan suara 306. Sedangkan Piet Pagau meraih suara terbanyak kedua dengan total suara 96, serta Marvin memperoleh 86 suara[4]. Untuk kepengurusan periode tersebut, akhirnya Piet menduduki jabatan sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi[5].

Selain itu Piet juga aktif dalam kepartaian yaitu saat ini menjabat sebagai anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat[6].

FilmografiSunting

FilmSunting

SinetronSunting

FTVSunting

  • Azab: Sang Lintah Darat Kejam Mati Tersambar Petir Dan Jenazahnya Dipenuhi Bekas Luka Siksaan (2018)

ReferensiSunting

Pranala luarSunting