Buka menu utama

Stasiun Semarang Gudang

Stasiun Kereta api di Indonesia

Stasiun Semarang Gudang (SMG) adalah stasiun kereta api nonaktif kelas Besar C yang berada di Tanjung Mas, Semarang Utara, Semarang. Sebelum berhenti beroperasi, stasiun ini menjadi terminal peti kemas selama beberapa dekade.

Stasiun Semarang Gudang
  • Singkatan: SMG
  • Nomor: 2531
Semaranggudang.jpg
Eks Stasiun Semarang Gudang yang tergenang air rob
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KotaSemarang
KecamatanSemarang Utara
KelurahanTanjung Mas
Kode pos50174
Sejarah
Dibuka1867
Ditutup2008
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiun[1]Besar C
Ketinggian+1 m
Letak[2]km 1+320
Layanan-

SejarahSunting

Stasiun kereta api ini dibangun pada tahun 1867 oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM), perusahaan kereta api Hindia Belanda. Banyak yang mengira kalau stasiun ini adalah stasiun pertama di Indonesia, tetapi sesungguhnya Stasiun Samarang NIS adalah stasiun pertama di Indonesia. Dahulu stasiun ini merupakan stasiun kereta api besar dengan mempunyai dipo lokomotif, dipo gerbong, kantor, dan fasilitas kereta api yang lain.

Maka dari itu, daerah sekitar stasiun ini disebutSpoorland termasuk Stasiun Kemijen. Pada tahun 1914, stasiun ini dibongkar karena aktivitas ekspor dan pengiriman barang ekspres dipindahkan ke stasiun Semarang Tawang. Hanya gudang stasiun yang tersisa dan bekas Stasiun Samarang NIS menjadi sebuah terminal peti kemas.

Pada masa pendudukan Jepang, tentara Jepang mengubah lebar sepur di stasiun ini yang semula 1.435 mm menjadi 1.067 mm. Begitu Indonesia merdeka pada tahun 1945, stasiun ini diambil alih oleh Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKA), perusahaan yang dibentuk pemerintah Indonesia yang kini menjadi PT Kereta Api Indonesia. Stasiun ini tetap menjadi sebuah stasiun barang selama berapa dekade hingga dekade 2000-an. Karena daerah stasiun kereta api sering kebanjiran, maka stasiun ini ditutup pada tahun 2008. Kini daerah di sekitar stasiun ini berubah menjadi tambak.

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 

Jalur kereta apiSunting

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
Terminus
Percabangan menuju Tanjung Emas
Jalur lama
Terminus