Stasiun Meluwung (MLW) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Tarisi, Wanareja, Cilacap. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini adalah stasiun aktif yang lokasinya paling barat di Kabupaten Cilacap dan Jawa Tengah bagian selatan, tepatnya agak masuk ke arah timur dari Jalan Raya Cipari-Mulyadadi. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Selain itu, di stasiun ini juga mempunyai dua brankas yang kuno di ruang kepala stasiun.

Stasiun Meluwung
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun MLW.png
  • Singkatan: MLW
  • Nomor: 2004
Stasiun Meluwung 2020.jpg
Stasiun Meluwung, 2020
AlamatTarisi, Wanareja, Cilacap
Jawa Tengah 53265
Koordinat7°23′42″S 108°42′02″E / 7.394883°S 108.700531°E / -7.394883; 108.700531Koordinat: 7°23′42″S 108°42′02″E / 7.394883°S 108.700531°E / -7.394883; 108.700531
Ketinggian+16 m
Letakkm 330+484 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta[1]
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Konstruksi
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang rendah dan satu peron pulau yang agak rendah)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Layanan
Hanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.
Jip di stasiun Meluwung saat terjadi Agresi Militer Belanda II

Dahulu terdapat jalur trem dari stasiun ini ke Majenang yang dibangun oleh pabrik gula Majenang untuk mengangkut hasil-hasil pabrik tersebut.[3] Kurang lebih 4 km di sebelah barat stasiun ini terdapat bekas Halte Cikawung yang sudah ditutup sejak tahun 2003, sementara ke arah timurnya terdapat Halte Cilongkrang yang kini hanya tersisa separuh bangunannya. Penutupan dua halte itu karena okupansi yang minim dan dihapuskannya perjalanan KA Lokal Banjar–Kroya pp.

Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan atau persusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang. Persilangan atau persusulan yang dilayani secara resmi sesuai Gapeka 2019 per 1 Desember 2019 adalah:

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Situmorang, Nurarta (2019). Sunjaya, Sapta, ed. Citra Kabupaten Cilacap dalam Arsip. Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia. hlm. 8. ISBN 978-602-6503-14-5. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juli 2020. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cikawung
ke arah Padalarang
Padalarang–Kasugihan Cilongkrang
ke arah Kasugihan