Stasiun Kotabumi

Stasiun Kotabumi (KB) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Stasiun yang terletak pada ketinggian +28 meter ini termasuk dalam Divisi Regional IV Tanjungkarang. Semua perjalanan kereta api penumpang yang melayani rute KertapatiTanjungkarang pasti berhenti di stasiun ini.

Stasiun Kotabumi

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KB.png
Stasiun Kotabumi 08-2015.jpg
Stasiun Kotabumi
LokasiCempedak, Kotabumi, Lampung Utara, Lampung 34516
Indonesia
Ketinggian+28 m
OperatorDivisi Regional IV Tanjungkarang
Letak dari pangkalkm 97+669 lintas PanjangTanjungkarangPrabumulih[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang rendah, satu peron pulau yang cukup tinggi di antara jalur 1 dan 2, serta satu peron pulau yang agak rendah di antara jalur 2 dan 3)
Jumlah jalur3
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda dari arah Baturaja-Palembang dan sepur lurus jalur tunggal Kotabumi-Tanjungkarang
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah Baturaja-Palembang
Informasi lain
Kode stasiun
  • KB
  • 6720
  • KOTA
KlasifikasiI[2]
Layanan
Sriwijaya, Kuala Stabas, Rajabasa, dan seluruh kereta api yang mengarah ke Baturaja-Prabumulih.
Fasilitas dan teknis
Pemesanan tiketSistem tiket daring; melayani pemesanan langsung serta pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Lokasi pada peta
Stasiun Kotabumi berlokasi di Indonesia
Stasiun Kotabumi
Stasiun Kotabumi
Lokasi di Indonesia

Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, namun kini jalur 4 sudah dibongkar. Di sebelah barat laut stasiun terdapat depo kecil yang cukup untuk memuat rangkaian kereta rel diesel, namun sudah tak lagi digunakan. Sejak selesainya pembangunan jalur ganda segmen Cempaka-Kotabumi pada tanggal 9 Desember 2020,[3] tata letak stasiun dan pos sinyal di jalur ini diubah. Jalur 2 hanya dijadikan sepur lurus ganda dari arah Baturaja–Prabumulih sekaligus sepur lurus tunggal untuk arah Tanjungkarang, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk arah Baturaja–Prabumulih.

Dengan selesainya jalur ganda di segmen Cempaka-Kotabumi, seluruh kereta api barang dan KLB juga diwajibkan "berhenti grafik" di stasiun ini selama kurang lebih 2-5 menit berdasarkan Gapeka 2021. Hal ini harus dilakukan karena stasiun ini merupakan peralihan dari jalur tunggal menuju jalur ganda, sehingga agar meyakinkan bahwa petak jalur di depannya aman dari kereta api lain, kereta diberhentikan sejenak hingga jalur di depannya aman.

Di stasiun ini terdapat fasilitas ruang tunggu, ruang laktasi/menyusui, pos kesehatan yang terbuka untuk umum, loket penjualan tiket, toilet penumpang, musala dan areal parkir.

SejarahSunting

 
Foto udara pusat kota Kotabumi. Di bagian paling atas foto terdapat Stasiun Kotabumi lama.

Stasiun Kotabumi diresmikan pada tanggal 2 Januari 1921, bersamaan dengan peresmian segmen jalur kereta api Blambangan Pagar–Kotabumi, sebagai bagian dari pembangunan jalur kereta api Palembang–Panjang.[4] Ditinjau dari bentuk dan posisi stasiunnya, stasiun ini difungsikan untuk angkutan penumpang dan barang.

Stasiun ini dulu pernah menjadi saksi bisu perjuangan sejarah kemerdekaan Indonesia. Saat itu, Kotabumi dan sebagian wilayah Lampung Utara dijadikan pusat latihan militer saat terjadi Agresi Militer Belanda I. Para tentara banyak menggunakan layanan kereta api dari Kota Tanjungkarang (Bandar Lampung). Para tentara itu turun dari kereta dan berjalan kaki menyusuri hutan dan rawa-rawa serta menyeberangi sungai dengan rakit. Pada saat itu, Tanjungkarang telah jatuh ke tangan Belanda.[5][6]

Bangunan stasiun ini saat ini sudah jauh berbeda dari bentuk aslinya; hanya jendela krepyak di depan stasiun dan pintu bekas gudang yang masih asli dan menyatu dengan bangunan utama stasiun.

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

BarangSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Kotabumi per 10 Februari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
S1 Sriwijaya Lampung Tanjungkarang (TNK) Eksekutif & Ekonomi Premium 03.17 03.27
S6 Kuala Stabas Baturaja (BTA) Ekonomi Premium 08.11 08.21
S5 Lampung Tanjungkarang (TNK) 09.29 09.39
S12 Rajabasa Palembang Kertapati (KPT) Ekonomi 10.08 10.28
S8 Kuala Stabas Baturaja (BTA) Ekonomi Premium 15.12 15.22
S11 Rajabasa Lampung Tanjungkarang (TNK) Ekonomi 15.17 15.27
S7 Kuala Stabas Ekonomi Premium 16.59 17.09
S2 Sriwijaya Palembang Kertapati (KPT) Eksekutif & Ekonomi Premium 22.25 22.35

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Kiriman video BTP Sumbagsel, Switchover Jalur Ganda Cempaka-Kotabumi". Diakses tanggal 27 Desember 2020. 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Moehkardi (1979). Pendidikan perwira TNI-AD di masa revolusi, Volume 1. Jakarta: Inaltu. 
  6. ^ Sormin, Arimuddin (2008). 100 tokoh terkemuka Lampung: 100 tahun kebangkitan nasional. Lampung: Lampung Post. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cempaka
ke arah Prabumulih
Prabumulih–Panjang Candimas
ke arah Panjang

Koordinat: 4°49′19″S 104°52′52″E / 4.821919°S 104.881221°E / -4.821919; 104.881221