Buka menu utama

Halte Gunung Putri

Stasiun kereta api nonaktif di Kabupaten Bogor
(Dialihkan dari Stasiun Gunung Putri)

Halte Gunung Putri (GPI) merupakan halte kereta api non-aktif yang terletak di Gunung Putri, Gunung Putri, Bogor. Halte yang terletak pada ketinggian +115 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Halte ini hanya memiliki satu jalur kereta api.

Halte Gunung Putri
  • Singkatan: GPI
  • Nomor: -
Vandalism in Gunung Putri Station (2015).jpg
Halte Gunung Putri dipenuhi oleh coretan dan grafiti
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBogor
KecamatanGunung Putri
DesaGunung Putri
Kode pos16961
Sejarah
Ditutup2006
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1]Halte
Ketinggian+115 m
Letak[2]km 48+850 lintas JakartaManggaraiNambo
Layanan-
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Angke
Angke–Nambo
(rencana)
Terminus
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur1
Jumlah peronSatu peron sisi yang tinggi

SejarahSunting

Asal usul pembangunan halte ini dapat dilacak dari masterplan pembangunan jalur kereta api lingkar luar Jakarta yang dibuat oleh Departemen Perhubungan Republik Indonesia pada awal dekade 1990-an. Tujuannya, agar kereta api angkutan barang tidak memasuki wilayah DKI Jakarta. Rutenya dari Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Cikarang. Namun, krisis finansial Asia 1997 menyebabkan rancangan itu berhenti di tengah jalan, sehingga jalur kereta api hanya sampai ke stasiun Nambo. Untuk mengisi slot rute yang kosong ini, dioperasikanlah KRD dengan relasi Manggarai - Nambo menggunakan armada KRD MCW 302 pada tahun 1999 hingga 2006.

Pada tahun 2006, KRD Nambo pun dihentikan pengoperasiannya karena usia KRD yang sudah tua dan tidak layak operasi, apalagi pemasukan dari KRD Nambo ini pun tidak banyak sekalipun penumpangnya sangat padat, karena pada saat itu banyak sekali penumpang yang tidak berkarcis. Dengan penghentian operasi KRD Nambo ini, secara otomatis stasiun dan jalurnya juga dinonaktifkan, termasuk Stasiun Gunung Putri ini.[3]

Setelah halte ditutup, setiap hari Jumat selalu diadakan pasar kaget di halaman halte ini. Sejak tahun 2013, Jalur Nambo pun mulai diaktifkan untuk KA Angkutan Semen namun keberadaan KRL Commuter Line baru ada sejak tahun 2015. Meskipun saat ini ada layanan Commuter Line tujuan Stasiun Nambo, Halte Gunung Putri pun masih belum juga diaktifkan. Pasar kaget yang ada di halaman stasiun ini pun tetap ada sekalipun KRL telah beroperasi normal.[4]

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
  4. ^ "Mengunjungi Pasar Jumat Pagi Stasiun Gunung Putri". Railway Enthusiast Digest. 5 Desember 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
menuju Citayam
Percabangan menuju Nambo
Terminus

Koordinat: 6°28′18.3″S 106°53′18.4″E / 6.471750°S 106.888444°E / -6.471750; 106.888444