Stasiun Cibinong

stasiun kereta api di Indonesia


Stasiun Cibinong (CBN) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Pabuaran, Cibinong, Bogor. Stasiun yang terletak pada ketinggian +192 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus.

Stasiun Cibinong
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun CBN.png
  • Singkatan: CBN
  • Nomor: -
Cibinongstation2.JPG
Stasiun Cibinong sebelum dipasang kanopi dan tiang LAA
AlamatPabuaran, Cibinong, Bogor
Jawa Barat 16916
Ketinggian+192 m
Letakkm 44+550 lintas Jakarta-Manggarai-Nambo[1]
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur2 (jalur 1: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi yang tinggi
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line.
Layanan
KRL Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Angke
Angke–Nambo
Terminus
menuju Angke
Angke–Nambo
(rencana)
menuju Nambo
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Asal usul pembangunan stasiun ini dapat dilacak dari masterplan pembangunan jalur kereta api lingkar luar Jakarta yang dibuat oleh Departemen Perhubungan Republik Indonesia pada awal dekade 1990-an. Tujuannya, agar kereta api angkutan barang tidak memasuki wilayah DKI Jakarta. Rutenya dari Parungpanjang menuju Cikarang. Namun, krisis finansial Asia 1997 menyebabkan rancangan itu berhenti di tengah jalan, sehingga jalur kereta api hanya sampai ke Stasiun Nambo. Untuk mengisi slot rute yang kosong ini, dioperasikanlah KRD Nambo pada tahun 1999 hingga 2006. Pada tahun 2006, KRD tersebut karena usia KRD yang sudah tua dan tidak layak operasi. Otomatis stasiun dan jalurnya juga dinonaktifkan.[3]

Setelah nonaktif selama berapa tahun, PT KAI memutuskan untuk mengaktifkan kembali stasiun jalur ini mengingat jalur ini merupakan jalur kereta api yang strategis dan berdekatan dengan kawasan industri terbesar di Bogor, yaitu Cibinong dan Gunung Putri. Jalur ini juga dipasang kabel listrik aliran atas, supaya jika aktif kembali jalur ini bisa dilayani oleh KRL Commuter Line. Jalur ini dilewati oleh kereta api barang yang mulai beroperasi pada tahun 2014. Stasiun ini melayani KRL Commuter Line dengan rute Nambo–Angke sejak 1 April 2015.[4]

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

Yellow Line (Nambo branch), tujuan Angke dan tujuan Nambo

Antarmoda pendukungSunting

  • Miniarta M 06 Kampung Rambutan-Bogor (via Ps Rebo, Jl Raya Bogor, Cibinong)

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
  4. ^ "Hore!! KRL Nambo-Cibinong-Citayam Beroperasi April 2015". detiknews. Diakses tanggal 2018-06-21. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Pondok Rajeg
ke arah Citayam
Percabangan menuju Nambo Gunung Putri
ke arah Nambo


Koordinat: 6°11′08″S 106°48′38″E / 6.1855261°S 106.8106592°E / -6.1855261; 106.8106592