Stasiun Bojong Gede

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Bojonggede (BJD) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Jalan Pasar Baru, Bojonggede, Bojonggede, Bogor. Stasiun yang terletak pada ketinggian +140 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani rute KRL Commuter Line. Stasiun ini merupakan stasiun yang paling padat saat pagi maupun sore hari dikarenakan banyaknya penglaju yang tinggal disini sehingga terkadang KRL menjadi penuh sesak saat berhenti di stasiun ini.

Stasiun Bojonggede
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BJD.png
  • Singkatan: BJD
  • Nomor: 0708
Bojong Gede Station.JPG
Stasiun Bojonggede
AlamatJalan Pasar Baru
Bojonggede, Bojonggede, Bogor
Jawa Barat 16922
Ketinggian+140 m
Letakkm 42+965 lintas Jakarta-Manggarai-Bogor[1]
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur2
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi dan satu peron pulau di antara jalur 1 dan 2 yang agak tinggi
Informasi lain
Kelas stasiunI[2]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia dan aplikasi LinkAja.
Layanan
KRL Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Bogor
Bogor–Jatinegara
menuju Jatinegara
Bogor–Jakarta Kota
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Sejak Januari 2013, pedagang di dalam stasiun sudah tak lagi menjaja dagangannya. Bahkan, sempat terjadi cekcok antara pedagang dengan polsuska, yang pada akhirnya membuat pedagang membongkar sendiri lapak-lapaknya.[3] Sejak 2015, stasiun ini diperpanjang peronnya agar dapat memuat rangkaian KRL 12 kereta.[4]

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

InsidenSunting

Pada tanggal 21 November 2012, tanah longsor mengakibatkan jalur kereta api terputus di antara Stasiun Bojonggede dan Stasiun Cilebut, secara otomatis Stasiun Bojonggede menjadi stasiun terakhir untuk perjalanan KRL tujuan Bogor. Jalur kereta api yang terkena longsor ini berhasil diperbaiki dalam waktu 8 hari.[5]

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Angkot[6] 07 Pasar Anyar–Stasiun Bojong Gede
31 Stasiun Bojong Gede-Cimandala
117 Terminal Bojong Gede-Kalisuren

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Sempat Cekcok, Pedagang Stasiun Bojonggede Bongkar Sendiri Kiosnya | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2018-06-20. 
  4. ^ Baiduri, MC Nieke Indrietta (2015-09-15). "KRL 12 Gerbong, Ini 15 Stasiun yang Peronnya Diperpanjang". Tempo. Diakses tanggal 2018-06-20. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber (2012-11-21). "Tanah Longsor, Rel Menggantung Antara Cilebut-Bojonggede - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-20. 
  6. ^ "Rute Angkot di Bogor". e-transportasi. Diakses tanggal 2018-06-20. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Citayam
ke arah Manggarai
Manggarai–Padalarang Cilebut
ke arah Padalarang


Koordinat: 6°29′36″S 106°47′42″E / 6.4932666°S 106.7948931°E / -6.4932666; 106.7948931