Buka menu utama

Kabupaten Sarmi

kabupaten di Papua
(Dialihkan dari Sarmi)

Kabupaten Sarmi adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sarmi. Kabupaten Sarmi terletak di bagian utara Pulau Papua.

Kabupaten Sarmi
Lambang Kabupaten Sarmi.png
Lambang Kabupaten Sarmi


Moto: -



-
Peta lokasi Kabupaten Sarmi di Papua
Koordinat: 138°05’ – 140°30’ BT dan 1°35’ – 3°35’ LS
Provinsi Papua
Dasar hukum UU No. 26 Tahun 2002
Tanggal peresmian 12 April 2003
Pemerintahan
-Bupati Drs. Eduard Fonataba, MM.
-Wakil Bupati Yosina T. Insyaf, SE., MM.
APBD
-DAU Rp. 566.914.711.000.-(2013)[1]
Luas 17.740 km2
Populasi
-Total 37.511 jiwa (2016)
-Kepadatan 2,11 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 0966
Pembagian administratif
-Kecamatan 19 Distrik
-Kelurahan 112 Kampung, 3 Kelurahan
Simbol khas daerah
Situs web http://www.sarmikab.go.id/

Daftar isi

EtimologiSunting

Nama Sarmi adalah singkatan dari nama suku-suku besar yang terdapat di wilayah ini, yakni Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem, dan Isirawa. Keberadaan mereka telah lama menjadi perhatian antropolog Belanda, Van Kouhen Houven, yang kemudian memberikan nama Sarmi. Singkatan Sarmi sebenarnya belum mencerminkan suku-suku di sana mengingat di wilayah ini terdapat 87 bahasa yang dipergunakan. Dari bahasa yang ada, paling tidak bisa disimpulkan terdapat 87 suku, dan setiap suku mempunyai bahasa sendiri-sendiri.

GeografiSunting

Kabupaten Sarmi secara geografis terletak di 138°05’ Bujur Timur – 140°30’ Bujur Timur dan 1°35’ Lintang Selatan – 3°35’ Lintang Selatan. Kabupaten ini memiliki luas wilayah sebesar 17.740 km².

Batas wilayahSunting

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Samudera Pasifik
Timur Kabupaten Jayapura
Selatan Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Tolikara
Barat Kabupaten Mamberamo Raya

TopografiSunting

Kabupaten Sarmi terdiri dari wilayah pesisir, dataran rendah, dataran tinggi hingga pegunungan. Wilayah pesisir terletak dibagian utara yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik. Begitupun sebian besar topografi perbukitan dan dataran rendah. Selain dibagian utara, dataran rendah juga terdapat di bagian selatan yang merupakan dataran aluvial Sungai Mamberamo. Sedangkan di tengah merupakan rangkaian Pegunungan Foja Gauttier yang berbukit-bukit hingga bergunung-gunung dengan ketinggian mencapai lebih dari 2.100 meter diatas permukaan air laut.

Iklim dan HidrologiSunting

Iklim di Kabupaten Sarmi merupakan iklim hutan hujan tropis. Suhu udaranya berkisar 22-31 °C di siang hari. Suhu tertinggi dan terendah umumnya terjadi di bulan Oktober. Di wilayah ini hujan dapat turun setiap bulan sepanjang tahun dengan curah hujan tertinggi pada bulan Agustus dan terendah pada Oktober. Jumlah hari hujan di Kabupaten Sarmi antara 9-23 hari setiap bulannya. Sungai-sungai terbesar yang melintasi kabupaten ini antara lain Sungai Mamberamo, Sungai Tor, Sungai Biri, Sungai Sermo dan Sungai Toarim.

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

{{{post}}}
 
Lambang Kabupaten Sarmi
Petahana
Eduard Fonataba

sejak 22 Mei 2017
Kediaman-
Masa jabatan5 tahun (definitif)
Dibentuk2003
Pejabat pertamaEduard Fonataba
Situs webSitus Resmi Kabupaten Sarmi

Kabupaten Sarmi dari awal berdirinya pada tahun - hingga saat ini sudah pernah dipimpin oleh beberapa bupati.

Daftar BupatiSunting

Berikut ini adalah Daftar Bupati Sarmi dari masa ke masa. <onlyinclude>

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
Drs.
Eduard Fonataba
MM.
2003
2004
Drs.
CH.Ochmbair
2005
2005
[2]
1
Drs.
Eduard Fonataba
MM.
2005
2010
1
Drs.
Berthus Kyeuw-Kyeuw
BA, MPA.
2
Drs.
Mesak Manibor
MMT
28 Desember 2011
11 November 2015
2
Albertus Suripno
Albertus Suripno
(Pelaksana Tugas)
11 November 2015
26 Mei 2016
(2)
Drs.
Mesak Manibor
MMT
26 Mei 2016
28 Desember 2016
[3]
Elia Loupatty
7 Februari 2017
22 Mei 2017
(1)
Drs.
Eduard Fonataba
MM.
22 Mei 2017
22 Mei 2022
3
[4]
Yosina T. Insyaf
SE., MM.

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Sepuluh Penjabat Bupati Caretaker Nanti Sore Akan Dilantik". Pemerintah Provinsi Papua. 20 April 2005. Diakses tanggal 20 April 2005. 
  3. ^ Kandipi, Hendrina Dian (26 Mei 2016). Maga, Anwar, ed. "Mesak Manibor Kembali Aktif Sebagai Bupati Sarmi". Antara News. Diakses tanggal 26 Mei 2016. 
  4. ^ Indriyani, Liza (22 Mei 2017). "Bupati Kabupaten Sarmi Dilantik, Ini Pesan Ketua LMA Sarmi". Kabar Papua. Diakses tanggal 22 Mei 2017. 

Pranala luarSunting

Dewan PerwakilanSunting

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sarmi

Pembagian administratifSunting

Pada awal pembentukannya, Kabupaten Sarmi terbagi menjadi 8 distrik/kecamatan dengan Distrik Sarmi sebagai ibu kota kabupaten. Namun setelah mengalami pemekaran sejumlah distrik, kini Kabupaten Sarmi memiliki 19 distrik[butuh rujukan], yaitu:

PariwisataSunting

Kabupaten Sarmi memiliki 16 objek wisata sejarah, 1 wisata religi, 2 wisata budaya, 16 wisata alam dan 8 merupakan wisata bahari, diantaranya adalah:

  • Pulau Liki
  • Pulau Wakde
  • Pantai Kelapa Satu
  • Pantai Amsira
  • Air terjun Sewan
  • Monumen Tugu Yamagata
  • Kampung Wisata Sejarah Beneraf
  • Wisata Adat Wau Wakde

TransportasiSunting

PerekonomianSunting

Sebagian besar penduduk Sarmi menggantungkan kebutuhan hidup mereka pada kemurahan alam dari hutan dan laut. Sagu sebagai makanan pokok penduduk tumbuh subur di hampir semua wilayah kabupaten ini. Potensi lahan yang tersedia untuk tanaman bahan pangan dan hortikultura sedemikian luas. Pengembangan komoditas pertanian seperti padi, palawija, dan sayuran masih dalam skala kecil untuk kebutuhan sendiri. Lahan yang sudah diolah dan menghasilkan tanaman bahan pangan terdapat di Distrik Bonggo dan Bonggo Timur. Hanya di distrik ini padi sudah dapat dituai hasilnya. Demikian juga produksi palawija Kabupaten Sarmi sebagian besar dihasilkan di wilayah Bonggo. Komoditas wilayah ini sudah yang berhasil menembus ke pasar luar daerah adalah kakao dan kelapa yang sudah dikeringkan dalam bentuk kopra. Komoditas ini di kirim ke Surabaya dan Makassar. Kelapa tumbuh tidak tidak hanya di daratan Sarmi, tetapi juga di sejumlah pulau di sekitar wilayah utama Sarmi. Sarmi adalah salah satu kabupaten di Papua yang memiliki potensi kelapa rakyat yang sangat luas setelah Kabupaten Biak Numfor. Meskipun kelapa ini sebagian besar tumbuh secara alamiah di pesisir pantai dan sungai-sungai, tumbuhan ini terlihat sangat teratur dan terkesan seperti perkebunan luas.

Potensi hutan daerah ini juga sangat menjanjikan. Luas hutan produksi diperkirakan sebesar 54.000 hektar. Kabupaten ini sangat mengharapkan datangnya investor mengingat potensi lahan pertanian, perkebunan, pertambangan dan kelautan yang masih belum diolah. Diketahui bahwa di perut bumi Sarmi terdapat bijih besi yang jika dieksploitasi mampu menghasilkan 60.000 ton pasir besi setiap bulannya. Sementara itu, menurut survei dari Kanada di distrik Pantai Barat, Pantai Timur, dan Mamberamo Hilir terdapat kandungan minyak bumi.

Laut yang bersinggungan langsung debfab Sarmi juga menyimpan kekayaan tersendiri. Wilayah Sarmi terletak di pinggir pantai Samudera Pasifik dan memiliki sejumlah sungai dan danau yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan ikan dan udang. Sebuah gudang pelabuhan pendaratan ikan dan pelabuhan utama pendaratan ikan telah dibangun di Sarmi. Hal ini tentunya semakin membuka peluang investasi di sektor perikanan

ReferensiSunting

Pranala luarSunting