Pesan Dari Surga

film Indonesia

Pesan Dari Surga adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 2006. Film ini merupakan film ketiga besutan sutradara wanita sekaligus pelukis, Sekar Ayu Asmara, setelah film Biola Tak Berdawai dan Belahan Jiwa. Film ini dibintangi oleh Luna Maya, Vino G. Bastian, Catherine Wilson, Rianti Cartwright, Lukman Sardi, Dimas Seto, Ramon Y. Tungka, Indah Kalalo, Ario Bayu, Uli Herdinansyah, Shareefa Daanish dan Davina Veronica.

Pesan Dari Surga
Pesan Dari Surga.jpg
SutradaraSekar Ayu Asmara
ProduserRaam Punjabi
SkenarioSekar Ayu Asmara
PemeranLuna Maya
Vino G. Bastian
Catherine Wilson
Rianti Cartwright
Lukman Sardi
Dimas Seto
Ramon Y. Tungka
Indah Kalalo
Ario Bayu
Uli Herdinansyah
Shareefa Daanish
Davina Veronica
MusikAndi Rianto
SinematografiYadi Sugandi
PenyuntingYoga Krispratama
Perusahaan
produksi
DistributorMVP Pictures
Tanggal rilis
21 Desember 2006
Durasi
93 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

SinopsisSunting

Lima anak muda dilanda dilema dan kegalauan di tengah karier bermusik group band mereka. Di antaranya adalah penyakit HIV/AIDS yang menghinggapi keyboardist band tersebut, Veruska (Rianti Cartwright), sekaligus kehamilannya di luar nikah dengan seorang terapis pencandu narkoba bernama Dodo (Uli Herdinansyah). Gitaris band tersebut, Prana yang mencintai dua wanita sekaligus; Sandra (Indah Kalalo), peramal kartu tarot, dan Elita. Canting (Luna Maya), vokalis band yang kasar dan mudah cemburu, menjalin hubungan dengan Arman (Dimas Seto). Brazil (Catherine Wilson), bassist band yang menjalani cinta dengan kembar, Oya dan Oyi (Ramon Y. Tungka) demi menuntaskan dendamnya. Kuta (Lukman Sardi), drummer band tersebut, terjebak perselingkuhan dengan lelaki yang sebenarnya sudah menikah.

TriviaSunting

  • Beberapa adegan pementasan vokal grup musik Band mereka akan ditampilkan secara lipsync, mengingat kondisi pemainnya yang bukan penyanyi di dunia nyata (terutama aktris Luna Maya yang berperan sebagai Canting yang bertindak sebagai vokalis di band tersebut).
  • Kendala sempat menghadang masa produksi film ini ketika musibah gempa bumi mengguncang kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei. Padahal sekiranya Sekar Ayu Asmara akan mensyuting beberapa adegan di sekitar kompleks Candi Plaosan yang rusak akibat gempa tersebut, tetapi Sekar Ayu Asmara tetap mantap melangsungkan pengambilan gambar di sana.

Pranala luarSunting