Sabrang Mowo Damar Panuluh

(Dialihkan dari Noe)

Sabrang Mowo Damar Panuluh lebih dikenal sebagai Noe (lahir 10 Juni 1979) adalah vokalis dan keyboardis band Letto (posisi keyboardis hingga 2014 sebelum masuknya Widi). Noe merupakan anak pertama budayawan, Emha Ainun Nadjib dan anak tiri bintang sinetron dan penyanyi, Novia Kolopaking.

Noe
LahirSabrang Mowo Damar Panuluh
10 Juni 1979 (umur 43)
Yogyakarta, Indonesia
Pekerjaan
Orang tua
Karier musik
Instrumen
Situs webwww.lettolink.com

Keluarga dan PendidikanSunting

Noe lahir sebagai anak pertama dari budayawan, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dari istri pertamanya, Neneng Suryaningsih. Sayangnya saat dirinya menginjak umur 6 tahun, orangtuanya memutuskan untuk bercerai. Noe menghabiskan masa SD di SD 1 Yosomulyo, Lampung kemudian melanjutkan ke SMP Xaverius Metro, Lampung.

Saat Noe masih SMP, pamannya memberikan kaset bekas kumpulan lagu-lagu Queen. Setelah mendengarkan berulang kali, akhirnya dia mempunyai pikiran bagaimana membuat musik yang bisa menggerakkan rasa dan menggerakkan perasaan orang lain. Mulailah Noe bersentuhan dengan keyboard, alat musik yang pertama ia sentuh.

Setelah lulus SMP, Noe kembali ke Yogyakarta dan meneruskan sekolah di SMU 7 Yogyakarta. Ia bergabung dengan ayahnya dan bergaul bersama komunitas ayahnya. SMU 7 Yogyakarta-lah yang mempertemukan Noe dengan Ari, Dedy dan Patub. Pada waktu itu mereka belum membentuk band. Pada tahun 1998 Noe melanjutkan kuliah di perguruan tinggi prestisius Universitas Alberta, Kanada. Ia mengambil dua jurusan sekaligus, yaitu matematika dan fisika. Di Kanada, krisis moneter memaksa Noe hidup berjuang mandiri dengan menjalani pekerjaan paruh-waktu agar dapat memiliki uang yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari demi menyelesaikan pendidikan. Lima tahun kemudian, setelah mengarungi perjuangan bertahan hidup di negeri empat-musim yang terkenal keras, ia berhasil pulang ke Yogya dengan membawa dua gelar akademis sekaligus, Bachelor of Mathematic dan Bachelor of Physics.

KarierSunting

Setelah kembali ke tanah air dan bertemu kembali dengan kawan-kawan karibnya, Noe sering bermain musik di studio Kiai Kanjeng, grup musik pimpinan Novi Budianto yang selalu menjadi partner dan sahabat Cak Nun, ayahnya. Dari studio Kiai Kanjeng, Noe bisa mengerti bagaimana mixing, mastering memproduksi dan menulis musik. Noe mulai menulis lirik lagu, yang akhirnya banyak tertuang dalam album perdana Letto, Truth, Cry, and Lie.

Pada tahun 2004, Musica tertarik pada lagu yang ditawarkan Noe dan kawan-kawannya. Barulah mereka membentuk band yang diberi nama Letto. Pada tahun 2006, Letto mengeluarkan debut album berjudul Truth, Cry, and Lie. Keseriusan bermusik membuahkan double platinum bagi Letto. Kesuksesan itu memacu Letto untuk membuat album kedua, "Don't Make Me Sad" (2007).

Sejak 10 Juni 2008 mendirikan Production House Pic[k]Lock Productions bersama Dewi Umaya Rachman. Film perdananya Minggu Pagi di Victoria Park dirilis 10 Juni 2010. Film kedua mereka; RAYYA, Cahaya Di Atas Cahaya ditulis oleh bapaknya sendiri Emha Ainun Nadjib dan Viva Westi. Pada tahun 2015, Pic[k]Lock Productions bekerja sama dengan Yayasan Keluarga Besar H.O.S. Tjokroaminoto dan MSH Films meluncurkan Guru Bangsa Tjokroaminoto yang disutradarai oleh Garin Nugroho.

FilmografiSunting

Tahun Judul Dikreditkan sebagai Keterangan
Produser
2010 Minggu Pagi di Victoria Park Ya
2012 Rayya, Cahaya di Atas Cahaya Ya
2015 Guru Bangsa: Tjokroaminoto Ya

Penghargaan dan nominasiSunting

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2010 Festival Film Indonesia Film Cerita Panjang Terbaik Minggu Pagi di Victoria Park Nominasi
2011 Indonesian Movie Actors Awards Film Terfavorit Nominasi
2012 Piala Maya Film Cerita Panjang Terpilih Rayya, Cahaya di Atas Cahaya Nominasi
2013 Indonesian Movie Actors Awards Film Terfavorit Nominasi
2015 Festival Film Bandung Film Bioskop Terpuji Guru Bangsa: Tjokroaminoto Menang
Festival Film Indonesia Film Cerita Panjang Terbaik Nominasi
Piala Maya Film Cerita Panjang Terpilih Menang
2016 Usmar Ismail Awards Film Terbaik Nominasi
Indonesian Movie Actors Awards Film Terfavorit Nominasi

Pranala luarSunting