Buka menu utama

Muhamad Effendi Al-Eydrus

tokoh Islam di Indonesia


Al-Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus (lahir di Balikpapan, 22 Februari 1967; umur 52 tahun; 12 Dzulkaidah 1386) adalah seorang ulama dunia era modern yang tinggal di Yogyakarta dan membina Majelis Muhyin Nuufus dan Majelis Ummul Hani'ah, termasuk seni pernafasan Melati Suci.[1]

Al-Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus
Bismillahirahmanirahim
Al-Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus
Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus.jpg

Nama dan Gelar
Nama
NamaAl-Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus
Nama lainnya
Al-Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus
Kelahirannya
Tanggal lahir (H)12
Tanggal lahir (M)22
Bulan lahir (H)Dzulkaidah
Bulan lahir (M)Februari
Tahun lahir (H)1386
Tahun lahir (M)1967
Tempat lahirBalikpapan
Negara lahir
(penguasa wilayah)
 Indonesia
Nama ayahHabib Hasan Badri
Nama ibuUmi Masin binti Pangeran Abdul Hamid
Tanggal lahir
22 Februari 1967 (umur 52)
Tempat lahir
Bendera Indonesia Balikpapan
Usia (Tahun hijriyah)
± 55 Tahun
Usia (Tahun masehi)
± 52 Tahun
Agama, Identitas, Kebangsaan
Agama Islam
Etnis (Suku bangsa)
KebangsaanIndonesia
Kewarganegaraan
Kewarganegaraan Indonesia
Bantuan kotak info

Kehidupan awalSunting

Muhamad Effendi Al-Eydrus berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Ibunya bernama Umi Masnin binti Pangeran Abdul Hamid. Ia dibesarkan dalam keluarga bergaris keturunan ningrat yang memiliki tradisi keilmuan Islam dan kejujuran moral.

Ayahnya adalah Habib Hasan Badri bin Habib Hasyim bin Syarif Musthofa bin Syarif Ali Sulthan Syabamban bin Syarif Abdurrahman bin Syarif Idrus Al Eydrus (Sulthan Kubu), seorang pejuang militer yang merupakan salah seorang ahli militer dari Kesatuan Zeni Tempur yang pernah berjuang untuk Republik Indonesia. Datuk dari Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus adalah Sultan Syarif Idrus bin Syarif Abdurrahman Al Eydrus sekaligus sultan Kubu pertama.

Habib Muhamad adalah seorang Habib atau Sayyid dengan klan Alaydrus (merujuk pada Habib Abdullah Alaydrus) yang silsilahnya ditelusuri sampai kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib melalui Imam Ahmad al-Muhajir.[2]

NasabSunting

Al Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus memiliki jalur silsilah nasab (garis darah) dari Kerajaan Kubu. Kerajaan Kubu adalah kerajaan Islam yang terletak di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ayah dari Al Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus adalah Habib Hasan Badri yang juga seorang tentara pada masanya. Ayah dari Habib Hasan Badri adalah Habib Hasyim Al-Eydrus. Habib Hasyim adalah putra dari Asy-Syarif Al-Habib Mustafa bin Sultan Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus. Asy-Syarif Al-Habib Mustafa adalah putra dari Sultan Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus. Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus adalah Raja Sambamban, Kalimantan Selatan.[3]

Asy-Syarif Al-Habib Mustafa adalah putra Sultan Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus dari istri yang juga putri Kesultanan Bone Sulawesi Selatan. Sultan Asy-Syarif Al-Habib Ali Al-Idrus adalah pendiri dari kerajaan Sabamban pada pertengahan abad ke-18, kurang lebih hampir bersamaan dengan periode pemerintahan Sultan Adam (Raja Banjar ke-12 periode 1825–1857).[4]

Orang tua dari Sultan Asy-Syarif Ali Al-Eydrus yaitu Asy-Syarif Al-Habib Abdurrahman Al-Eydrus yang menikah dengan Syarifah Aisyah Al-Qadri Jamalullail putri dari pendiri sekaligus Raja Pontianak Sultan Asy-Syarif Al-Habib Abdurrahman Al-Qadri.

Asy-Syarif Al-Habib Abdurrahman Al-Eydrus sendiri adalah putra dari Sultan Asy-Syarif Al-Habib Idrus Al-Idrus pendiri dari Kerajaan Kubu pertama.[5]

Jabatan OrganisasiSunting

Ir. Al-Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus, SH, MM adalah pendiri sekaligus pembina dari Majelis Dzikir dan Do’a Muhyin Nufuus yang berarti Menghidupkan Jiwa yang kosong atau lupa dari nilai takwa kepada Allah SWT. Majelis ini didirikan sejak tahun 1989 dan berada dibawah naungan Yayasan Melati Suci Yogyakarta yang berbadan hukum Nomor 6/YY/1992 pada hari Jum’at Wage, 6 Nopember 1992. Selanjutnya Majelis Muhyin Nufuus berada dibawah naungan Yayasan Melati Suci Al-Mubarok yang memiliki badan hukum Nomor 02/YY/2007 pada hari Rabu Pon, 16 Mei 2007 di Yogyakarta, serta terdaftar di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia. Majelis Muhyin Nufuus berasaskan pada ajaran Islam dengan mengikuti ajaran Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang berpegang teguh secara mutlak kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan secara Shahih dan Mutawatir. Keberadaan Majelis Muhyin Nufuus ini adalah perwujudan dari pelaksanaan ajaran Islam dari Ahlussunnah wal Jama’ah secara konsisten yang menjadi faham dalam semangat perjuangannya.

Selain Majelis Nuhyin Nuufus, Habib Muhamad Effendi Al-Eydrus adalah pendiri sekaligus pembina Majelis Ummul Hani'ah dan Lembaga Seni Pernafasan dan Bela Diri Melati Suci.


ReferensiSunting

Pranala luarSunting