Dwiki Dharmawan (lahir di Bandung, Jawa Barat, 19 Agustus 1966; umur 54 tahun) adalah seorang pemusik jazz asal Indonesia berdarah Sunda. Dwiki merupakan salah satu pendiri dan pendiri dan anggota grup musik Krakatau dan World Peace Orchestra

Dwiki Dharmawan
Dwiki-Dharmawan-SMF-Rotaract-Semanggi.jpg
Lahir 19 Agustus 1966 (umur 54)
Bendera Indonesia Bandung, Indonesia
Pekerjaan pemusik
Tahun aktif 1985–sekarang
Pasangan Ita Purnamasari
Anak Muhammad Fernanda Dharmawan

KarierSunting

Dwiki Dharmawan adalah musisi multi-genre terkenal dari Indonesia yang juga pianis, kibordis, komposer dan produser serta dikenal sebagai aktivis perdamaian dan ikon budaya negerinya. Dengan karier bermusik lebih dari 30 tahun dan pertunjukan di lebih dari 50 negara, Dwiki menjadi salah satu seniman kebanggaan dan dihormati di negaranya. Pada debutnya tahun 2015 untuk Moonjune Records Dwiki bekerjasama dengan Jimmy Haslip (bass), Chad Wackerman (Drums), Dewa Budjana dan Tohpati (guitar) serta pemain biola legendaris anggota Mahavishnu orchestra Jerry Goodman dalam album Rock Progresive "SO FAR SO CLOSE" yang direkam di JHL Studio, Malibu California dan banyak mendapatkan pujian dan review yang luar biasa dari berbagai belahan dunia. Dwiki tak pernah berhenti selalu mencari ranah baru dalam bermusik, bersama Moonjune Records yang berbasis di New York tahun 2016 akan segera merilis album terbaru Dwiki yang direkam di Eastcote Studio, London bersama musisi yang berbasis di Inggris Raya yaitu Yaron Stavi (Bas Akustik), Gilad Atzmon (Clarinet dan Sax), Asaf Sirkis (Drums), Nicolas Meier (Guitar dan Glisentar) serta Aris Daryono (gamelan), album tersebut bertajuk "PASAR KLEWER".

Keterlibatannya dalam mempromosikan Budaya dan Pariwisata di seluruh dunia, mencerminkan dukungannya bagi bangsanya. ia juga kini menjabat sebagai Ketua Umum dari AMI Awards (Yayasan Anugerah Musik Indonesia) yaitu sebuah lembaga pencatat dan pemberi penghargaan bagi insan industri musik Indonesia. Kepeduliannya pada generasi muda dan pendidikan musik dicurahkannya dengan mendirikan dan memimpin Lembaga Pendidikan Musik Farabi.

Sejak kecil Dwiki telah akrab dengan musik. Pada usia 6 tahun, ia telah belajar piano klasik dan belajar piano jazz kepada Elfa Secioria pada usia 13 tahun. Karier profesionalnya bermula pada tahun 1985 saat bergabung dengan grup musik Krakatau bersama Pra Budidharma, Donny Suhendra, dan Budhy Haryono. Pada tahun yang sama, Dwiki meraih penghargaan ‘The Best Keyboard Player’ pada Yamaha Light Music Contest 1985 di Tokyo, Jepang. Dwiki juga meraih Grand Prize Winner pada Asia Song Festival 2000 di Philipina.

Pada tahun 1992, Dwiki bersama Krakatau Etnik memutuskan untuk menekuni berbagai musik tradisi Indonesia, dimulai dengan eksplorasinya dengan musik Sunda, tanah kelahirannya dan kemudian merilis album Mystical Mist serta Magical Match. Dwiki juga bereksplorasi dengan berbagai kekayaan tradisiNusantara. Pada tahun 2005, Dwiki menjadi co-music director untuk pagelaran musik spektakular Megalithicum Quantum di Jakarta dan Bali.

Dengan musiknya Dwiki telah melanglang buana ke berbagai negara dan benua.Musik Krakatau telah mendapat pengakuan secara Internasional, antara lain dari Jurnal Worlds of Music yang diterbitkan di Amerika Serikat yang menyebut Krakatau sebagai bagian penting dari khazanah World Music. Hal ini karena Krakatau dianggap berhasil memadukan gamelan serta musik-musik tradisi Indonesia lainnya dengan jazz dengan pencapaian musikal yang pas.

Bersama Krakatau, hingga 1992 Dwiki telah merilis 4 album, yaitu First Album (1987), Second Album (1988), Kembali Satu (1989), Let There Be Life (1992), Sedangkan Bersama Krakatau Etnik, dari tahun 1993 hingga 2006 telah merilis 4 album juga yaitu Mystical Mist (1994), Magical Match (2000), 2 Worlds (2006), dan Rhythm of Reformation (2006). Sedangkan album solo Dwiki adalah Nuansa (Sony Music-2002) didukung oleh musisi kaliber dunia seperti Mike Stern, Lincoln Goiness, Richie Morales, Neil Stubenhaus, Ricky Lawson dan Mike Thompson dari Amerika Serikat serta beberapa musisi Australia seperti Steve Hunter, David Jones dan Guy Strazullo. berikutnya album WPO (World Peace Orchestra) dirilis tahun 2009 (OPP Records) didukung oleh di antaranya Jimmy Haslip, Walfredo Reyes Jr, Steve Thornton, Russel Ferrantee, Tollak Olstad, Andy Suzuki, Roger Burn, Frank gambale dan lain-lain.

Dwiki juga bekerja sama dengan sutradara Indonesia, Garin Nugroho unutk mengerjakan tata musik dalam film-filmnya, antara lain Cinta dalam Sepotong Roti yang meraih penghargaan sebagai Penata Musik Terbaik Festival Film Indonesia 1991 serta film Rembulan di Ujung Dahan dan Rindu Kami PadaMu.

Sebagai insan musik, Dwiki juga aktif pada organisasi seni dan pernahmenjadi anggota komite musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) serta kini juga menjadi Ketua Umum dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) PAPPRI.

Kegiatan soosial juga dilakoninya, antara lain dengan menggagas berbagai konser amal seperti 'Jazz for Aceh' yang melibatkan ratusan musisi jazz Indonesia pada awal tahun 2005 dan konser 'Jazz for Jogja' pada tahun 2006 .

Kehidupan pribadiSunting

Dwiki menikah dengan aktris Ita Purnamasari pada Oktober 1995. Mereka dikaruniai seorang anak, Muhammad Fernanda Dharmawan.

PenghargaanSunting

Pada Tahun 1985, Dwiki menerima penghargaan The Best Keyboard Player pada Yamaha Light music Contest di Tokyo Jepang.

Pada Tahun 2000, Dwiki meraih Grand Prize pada Asia Song Festival di Manila Filipina.

Tanggal 23 Maret 2011, bertepatan dengan Perayaan Hari Musik Nasional, Dwiki menerima Penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI).[1]

Karier Penata Musik SinetronSunting

Tahun 1995-2002, ia membuat penata musik sinetron Starvision Plus dimulai dari sinetron:

  • Mutiara Cinta
  • Nikita
  • Mentari Di Balik Awan
  • Harkat Wanita
  • Jalan Kehidupan
  • Tirai Kasih Yang Terkoyak
  • Bidadari Yang Terluka
  • Melangkah Di Atas Awan
  • Selalu Untuk Selamanya
  • Seberkas Kasih Mama
  • Mawar Sejati Mawar Berduri
  • Keluargaku Sorgaku
  • Anak Ibuku
  • Permata Hati
  • Dua Cinta
  • Buah Hati Yang Hilang
  • Rahasia Perkawinan

Tahun 2003-2008, ia membuat penata musik sinetron Genta Buana Paramita dimulai dari sinetron:

  • Nyi Roro Kidul
  • Walisongo
  • Pengantin Lembah Hantu
  • Santet
  • Jurus Halilintar
  • Lutung Kasarung
  • Mandala dari Sungai Ular
  • Keris Empu Gandring
  • Roro Mendut
  • Kuasa Illahi
  • Suratan Takdir
  • Misteri Dua Dunia
  • Misteri Illahi
  • Kugapai Cintamu
  • Panji
  • Tiara
  • Melodi
  • Andini
  • Diantara Dua Pilihan
  • Jihan
  • Larasati
  • Monalisa
  • Amanda

Lain-lainSunting

ReferensiSunting

Music Festival Bandung 2016Sunting

Pasteur Hyper Point Jl Dr. Djundjunan Pasteur Bandung

Pranala luarSunting