Ita Purnamasari

penyanyi asal Indonesia

Ita Diah Purnamasari (lahir 15 Juli 1967) adalah penyanyi-penulis lagu berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal berkat lagu "Cintaku Padamu" karya Younky Soewarno dan Maryati yang dirilis pada tahun 1992.

Ita Purnamasari
LahirIta Diah Purnamasari
15 Juli 1967 (umur 54)
Indonesia Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan
Suami/istri
(m. 1995)
AnakMuhammad Fernanda Dharmawan
Karier musik
Genre
Tahun aktif1984–sekarang
LabelWarner
NET. Talent Management
HP
Musica
AnggotaTiga Dara
Situs webitapurnamasari.com

Perjalanan karierSunting

Ia pernah juga menjadi gadis sampul pada era tahun 80-an, serta populer lewat lagu Penari Ular pada tahun 1988 dan Selamat Tinggal Mimpi pada tahun 1989. Kariernya sebagai penyanyi makin melambung lewat tembang Cintaku Padamu pada tahun 1992. Penyanyi yang khas dengan tahi lalat di bawah matanya itu adalah istri dari pencipta lagu Dwiki Dharmawan.

Ia juga salah satu personel grup vokal Tiga Dara bersama Paramitha Rusady dan Silvana Herman. Perempuan yang pernah tergabung dalam grup musik Tiga Dara, bersama Sylvana Herman dan Paramitha Rusady itu mengurangi aktivitasnya sebagai musisi dan lebih berkonsentrasi sebagai istri musisi Dwiki Dharmawan dan ibu dari Muhammad Fernanda Dharmawan.

Kehidupan pribadiSunting

Pada saat Ita mengandung anaknya, Fernanda, ia divonis mengidap tumor. Segala cara telah dilakukannya untuk menyembuhkan penyakit tersebut, bahkan sampai berobat ke Singapura. Menurut dokter, apabila tumornya tak diangkat, akan berakibat buruk pada dirinya. Namun di sisi lain, bila diangkat, akan menyebabkan cacat pada Nanda. Akhirnya Ita hanya bisa pasrah sembari menyerahkan segala sesuatu kepada Yang Maha Kuasa. Beberapa waktu kemudian, lewat saran seorang dokter dari Surabaya, Ita memutuskan untuk terus mengandung Nanda. Akhirnya ia melahirkan Nanda dengan selamat, dan kemudian diketahui bahwa tumor tersebut ternyata hanyalah borok bekas sakit lever abses yang pernah diderita Ita pada tahun 1994. Seandainya pada saat itu Ita memilih mengangkat tumor, mungkin Nanda takkan pernah dilahirkan.[1]

PrestasiSunting

  • Peraih BASF Awards 1991
  • Nominasi Karya Produksi Lagu Religi Terbaik dalam AMI Awards 2016

DiskografiSunting

Album soloSunting

Album kompilasiSunting

Bersama Tiga DaraSunting

  • Nona Manis (1990)
  • Malam Minggu (1991)
  • Hanya Cinta (1992)
  • Kidung (album kompilasi bersama 3 Bidadari, 1999), menyanyikan lagu "Mobil Tua" dan "Mawar Bunga"

Album kompilasi bersamaSunting

  • Esok Penuh Harapan (1989), secara solo menyanyikan lagu "Jerit Malam", bersama Billboard All Stars menyanyikan lagu "Esok Penuh Harapan"
  • Cinta di Bulan Desember (1989), menyanyikan lagu "Cinta di Bulan Desember" bersama Yankson Al dan Arthur Kaunang
  • Sanggupkah Aku (1990), menyanyikan lagu "Sanggupkah Aku" dan "Tragedi Cinta"
  • Biarkan (1991), menyanyikan lagu "Biarkan"
  • Tembang Peduli (1998), menyanyikan lagu "Nafas-nafas Kecil"
  • Tembang Lebaran (1998), menyanyikan lagu "Doa untuk Anakku"
  • Kidung (1999), menyanyikan lagu "Kau Datang Lagi"
  • Kita Untuk Mereka (2005), menyanyikan lagu "Kita untuk Mereka" bersama Indonesian Voices
  • Dua Belas Lagu Islami Terbaik 2 (2005), menyanyikan lagu "Sayangi Aku (Aisyah)"
  • OST Syahadat Cinta (2008), menyanyikan lagu "Tiada yang Melebihi"
  • Bunga Kehidupan (Bersama Kelompok Solidaritas)
  • Bersama Dalam Cinta (Bersama Forum)

FilmografiSunting

FilmSunting

SinetronSunting

Acara televisiSunting

ReferensiSunting

  1. ^ (Indonesia) "Ita Purnamasari dan Anak Termahal". Diarsipkan dari versi asli (HTML) tanggal 2014-02-22. Diakses tanggal 2014-02-11. 

Pranala luarSunting