Dresden (Sorbia: Dřjezdany, Ceko: Drážďany, Polandia: Drezno) adalah ibu kota negara bagian Sachsen, Jerman. Kota ini dibelah oleh sungai Elbe dan berada tak jauh dari perbatasan Ceko dan Polandia. Kota ini memiliki penduduk sebesar kurang lebih 500.000 jiwa, tetapi dengan daerah di sekitarnya kira-kira satu juta jiwa tinggal di Dresden dan sekitarnya.

Dresden
Dresden-Altstadt von der Marienbruecke-II.jpg
Coat of arms of Dresden
Coat of arms
Location of Dresden
<mapframe zoom="9" align="center" frameless="1" height="200" width="270">[

{"properties":{"title":"Dresden","fill-opacity":0.5,"stroke":"#FF0000","stroke-width":3,"fill":"#606060"},"type":"ExternalData","service":"geoshape","ids":"Q1731"}, {"properties":{"stroke-width":5,"stroke":"#FF0000","title":"Dresden"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q1731"}

]</mapframe>
NegaraJerman
BagianSaxony
WilayahDresden
KreisDistrik perkotaan
Didirikan1206
Government
 • Lord MayorDirk Hilbert (FDP)
Area
 • City328,8 km2 (1,270 sq mi)
Elevation
113 m (371 ft)
Population
 (2013-12-31)[1]
 • City530.754
 • DensityBad rounding here160/km2 (Bad rounding here420/sq mi)
 • Urban
780.561
 • Metro
1.143.197
Time zoneWET/WMPET (UTC+1/+2)
Websitedresden.de
Dresden pada malam hari.

SejarahSunting

Kota Dresden didirikan oleh bangsa Slavia yang mendiami sebelah timur Jerman dari abad ke-7 sampai abad ke-10. Kaum bangsa Sorbia yang sekarang tinggal di sekitar daerah sini, masih merupakan keturunan langsung bangsa Slavia yang pernah berkuasa di sini. Kota Dresden sendiri konon didirikan pada tahun 1206, pada tahun 2006 kota ini merayakan hari jadinya yang ke-800.

Pada tanggal 26 dan 27 Agustus 1813 kota ini merupakan ajang pertempuran sengit pasukan Napoleon dari Prancis melawan pasukan Austria.

Lalu pada Perang Dunia II, pada 13 Februari 1945, kota ini dibom secara dahsyat oleh pasukan Sekutu dengan hasil 135.000 jiwa penduduk kota ini tewas. Pusat sejarah kota juga hancur, antara lain gedung-gedung kuno.

Sejak reunifikasi atau penyatuan kembali Jerman pada tahun 1990, pusat kota historis yang hancur mulai direnovasi kembali. Sebagai contoh ialah gedung gereja Frauenkirche yang dibangun ulang menggunakan batu bata asli untuk sebagian besarnya.

Pelukis kenamaan Indonesia dari abad ke-19, Raden Saleh, pernah menetap di kota ini selama beberapa tahun untuk mempelajari seni lukis, dan bekerja sebagai pelukis potret.

Kota kembarSunting

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Statistisches Landesamt des Freistaates Sachsen – Bevölkerung des Freistaates Sachsen jeweils am Monatsende ausgewählter Berichtsmonate nach Gemeinden" (PDF). Statistisches Landesamt des Freistaates Sachsen (dalam bahasa German). 6 September 2014.