Stasiun Peninjawan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Peninjawan (PNW)—atau juga ditulis sebagai Stasiun Peninjauan—adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Karang Dapo, Peninjauan, Ogan Komering Ulu. Stasiun yang terletak pada ketinggian +26 meter ini termasuk dalam Divisi Regional IV Tanjungkarang.

Stasiun Peninjawan
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun PNW.png
PNW2022.JPG
Stasiun Peninjawan, Juli 2022
LokasiPeninjauan, Peninjauan, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan 32191
Indonesia
Ketinggian+26 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Divisi Regional IV Tanjungkarang
Letak dari pangkalkm 267+099 lintas PanjangTanjungkarangPrabumulih[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • PNW
  • 6505
  • JAWAN
[2]
KlasifikasiII[2]
Operasi layanan
Sriwijaya dan Rajabasa
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Musala 
Lokasi pada peta

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, tetapi hanya jalur 2 dan 3 yang cukup untuk menampung satu rangkaian kereta api Babaranjang. Jalur 1 merupakan sepur belok pendek yang biasanya digunakan untuk KA penumpang.

Sebagai stasiun penumpang utama di Kabupaten OKU bagian utara, seluruh perjalanan kereta api penumpang yang melayani Kertapati–Tanjungkarang berhenti di stasiun ini. Meski melayani penumpang, stasiun ini, bersamaan dengan stasiun-stasiun lainnya di Divre IV (kecuali Tanjung Karang, Kotabumi, Martapura dan Baturaja), resmi menghapus penjualan tiket secara langsung di loket (go show) mulai tanggal 1 Januari 2021, dan hanya melayani penjualan tiket melalui Kereta Api Indonesia Access atau kanal eksternal lain.[3]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

InsidenSunting

  • Pada tanggal 12 November 2021, KA barang Nitahan yang mengangkut bubur kertas anjlok saat melintas di jalur 2 stasiun ini. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, tetapi perjalanan KA di jalur ini terganggu selama 14 jam dan mengakibatkan kerusakan pada wesel di jalur 3. Adapun gerbong yang anjlok yakni gerbong 13 (GT501811), gerbong 14 (GT500022), gerbong 15 (GT500081), gerbong 16 (GT500048), 1 mesin perawatan jalur rel (CSM 09-16-3528) serta satu gerbong kabus atau tempat istirahat nomor (SN 001-01) yang sedang parkir di jalur 1.[4][5]

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ "Mulai Januari, PT KAI Hanya Lanyani Pembelian Tiket di Tiga Stasiun". Radarlampung.co.id. 2020-12-16. Diakses tanggal 2021-02-10. 
  4. ^ "Kereta Api Anjlok di Peninjauan OKU Sumsel, Jalur ke Lampung Terganggu". iNews. 
  5. ^ "Kereta Api Barang Anjlok di Stasiun Peninjauan, OKU, Jalur ke Lampung Terganggu". Kumparan. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Talangbaru
ke arah Prabumulih
Prabumulih–Panjang Lubuk Rukam
ke arah Panjang

Koordinat: 3°52′47″S 104°22′35″E / 3.879800°S 104.376500°E / -3.879800; 104.376500