PSMS Medan

klub sepak bola di Indonesia

Persatuan Sepak Bola Medan Sekitarnya atau biasa disingkat PSMS adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara. PSMS Medan saat ini bermain di Liga 2 Indonesia.

PSMS Medan
Logo PSMS
Nama lengkapPersatuan Sepak bola Medan Sekitarnya
JulukanAyam Kinantan
Berdiri21 April 1950
StadionStadion Teladan
Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara
(Kapasitas: 25.000)
KetuaKodrat Shah
ManajerMulyadi Simatupang
PelatihAnsyari Lubis
LigaLiga 2
2019Peringkat 3 grup Y 8 Besar
Kostum Kandang
Kostum Tandang

SejarahSunting

PSMS Medan dirikan pada tanggal 21 April 1950. Meski demikian sejak tahun 1930 telah berdiri klub MVC (Medansche Voetbal Club) yang diyakini merupakan embrio PSMS. Sejak dahulu Kota Medan dikenal dunia oleh karena perkebunan tembakau Delinya. Tak heran bahwasannya logo PSMS berupa "daun" dan "bunga tembakau Deli".

PSMS Medan dikenal dengan tipe permainan khas rap-rap yakni sepak bola yang berkarakter keras, cepat dan ngotot namun tetap bermain bersih menjunjung sportivitas. Inilah yang kerap ditunjukkan oleh tim berjuluk "Ayam Kinantan" ini.

Era Liga IndonesiaSunting

Pada musim pertama Liga Indonesia yang saat itu terbagi atas 2 wilayah, di mana PSMS berada Wilayah Barat, prestasi PSMS hanyalah di papan tengah klasemen.

Pada musim kedua Liga Indonesia, PSMS kembali bergabung di Wilayah Barat, dan PSMS kembali hanya berada di papan tengah klasemen. Musim ke-2 ini adalah awal sejarah di mana PSSI mensubsidi dua pemain asing bagi setiap tim.

Pada musim ketiga Liga Indonesia, PSMS tergabung di Wilayah Tengah. Pada musim ini, PSMS hampir saja terdegradasi.

Era Liga Super IndonesiaSunting

Menjelang digelarnya Liga Super Indonesia pada 12 Juli 2008, tim ini masih dipayungi dengan polemik internal antar pengurus tim dengan pihak pengelola yang mencuatkan pengunduran diri PSMS Medan dari ajang LSI 2008 di mana akhirnya pada tanggal 10 Juli 2008 Badan Liga Indonesia memutuskan untuk tetap mengikutsertakan PSMS Medan mengikuti ajang Liga Super Indonesia meski harus menggunakan Stadion Gelora Bung Karno di Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada paruh musim pertama setelah pihak pengelola setuju memberi kompensasi sebesar Rp. 10 miliar sebagai dana renovasi infrastruktur Stadion Teladan, Kota Medan.

Perpecahan dua kubuSunting

Mengawali musim baru 2011 kekacauan terjadi di PSSI yang turut mempengaruhi keikutsertaan PSMS di liga indonesia. Terpecahnya kompetisi di indonesia menjadi dua yaitu Liga Super Indonesia dan Liga Prima Indonesia membuat manajemen PSMS ikut membagi dua tim untuk mengikuti kedua kompetisi ini. PSSI yang mengusung Liga Prima Indonesia mengikutsertakan PSMS Medan sebagai salah satu peserta Liga Prima Indonesia karena dianggap sebagai tim yang memiliki sejarah kuat dalam sepak bola indonesia. Sementara PT. Liga Indonesia memilih PSMS sebagai satu dari empat tim pengganti setelah Persiraja Banda Aceh, Persijap Jepara, Semen Padang FC, dan Persiba Bantul mengikuti Liga Prima Indonesia. PSMS ISL dipersiapkan untuk mengikuti Liga Super Indonesia sementara PSMS Medan dipersiapkan untuk mengikuti Liga Prima Indonesia.

PendukungSunting

PSMS Medan memiliki beberapa kelompok pendukung. Yang tertua dan pertama kali berdiri yaitu sejak 17 Januari 2001 adalah KAMPAK FC (Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan - Fans Club). Lalu akibat dinamika organisasi lahirlah kelompok supporter kedua yang bernama SMeCK Hooligan (Supporter Medan Cinta Kinantan Hooligan) yang terbentuk pada 30 September 2003 dan kemudian lahir juga PFC (PSMS Medan Fans Club) sebagai kelompok termuda saat ini. Selain mendukung PSMS di Stadion Teladan Kota Medan, mereka juga ikut memberikan dukungan kepada tim yang terbentuk 30 April 1950 itu kala bertandang ke luar Kota Medan. Kampak FC merupakan klub supporter pendukung pertama yang dimiliki PSMS Medan yang menginisiasi perubahan paradigma supporter modern di Provinsi Sumatra Utara. Menjadi Supporter mandiri dan penuh kreasi menjadi tujuan dan identitas supporter sepak bola di Tanah Deli saat ini.

Sunting

Pencapaian era PerserikatanSunting

  • 1954 - Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
  • 1957 - Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang (sekarang PSM Makassar)
  • 1967 - Juara, mengalahkan Persebaya Surabaya
  • 1971 - Juara, mengalahkan Persebaya Surabaya
  • 1975 - Juara bersama, dengan Persija Jakarta
  • 1983 - Juara, mengalahkan Persib Bandung
  • 1985 - Juara, mengalahkan Persib Bandung
  • 1992 - Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang

Pencapaian di Liga domestikSunting

  • 1994/1995 - Peringkat ke-9 Divisi Utama Wilayah Barat
  • 1995/1996 - Peringkat ke-11 Divisi Utama Wilayah Barat
  • 1996/1997 - Peringkat ke-10 Divisi Utama Wilayah Tengah
  • 1997/1998 - Peringkat ke-1 Divisi Utama Wilayah Tengah (Liga dihentikan)
  • 1998/1999 - Semifinalis Divisi Utama ( Juara Grup A, Peringkat ke-2 Grup Q Babak 10 Besar)
  • 1999/2000 - Babak 8 Besar Divisi Utama (Peringkat ke-4 Wilayah Barat)
  • 2001 - Semifinalis Divisi Utama (Juara Wilayah Barat, Juara Grup Barat Babak 8 Besar)
  • 2002 - Peringkat ke-11 Divisi Utama (Degradasi)
  • 2003 - Divisi Satu, Peringkat ke-2 (Juara Grup A)
  • 2004 - Peringkat ke-7 Divisi Utama
  • 2005 - Peringkat ke-4 Divisi Utama (Peringkat ke-4 Wilayah Barat, Peringkat ke-2 Grup Timur Babak 8 Besar)
  • 2006 - Peringkat ke-5 Wilayah Satu
  • 2007 - Runner-Up Divisi Utama
  • 2008/2009 - Peringkat 15 Liga Super Indonesia (Degradasi ke Divisi Utama)
  • 2009/2010 - Peringkat 9 Grup 1 Divisi Utama
  • 2010/2011 - 8 Besar Divisi Utama (Promosi ke Liga Prima Indonesia)
  • 2011/2012 - Peringkat 12 Liga Prima Indonesia (Degradasi ke Divisi Utama)
  • 2013 - Peringkat 4 Grup 1 Divisi Utama (LPIS)
  • 2014 - Peringkat 3 Grup 1 Divisi Utama
  • ISC B 2016* - Peringkat 5 Grup 1 ISC B
  • 2017 - Runner-up Liga 2
  • 2018 - Peringkat Ke-18 Liga 1 (Degradasi ke Liga 2)
  • 2019 - Peringkat 3 Grup Y 8 Besar Liga 2

PrestasiSunting

  • 2005 - Juara ke-4 Copa Dji Sam Soe
  • 2005 - Juara Pertama Piala Emas Bang Yos II (14 Februari 2005), di final mengalahkan tim asal Singapura Geylang United FC dengan skor 5-1.
  • 2005 - Juara Pertama Piala Emas Bang Yos III (17 Desember 2005), di final mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1.
  • 2006 - Juara Pertama Piala Emas Bang Yos IV(16 Desember 2006), di final mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 4-2 (1-1) melalui drama adu penalti dan PSMS Medan dinobatkan sebagai pemilik abadi Piala Emas Bang Yos.
  • 2008 - Babak 16 Besar AFC Cup
  • 2015 - Juara Pertama Piala Kemerdekaan[1]
  • 2018 - Juara Ke-4 Piala Presiden[2]

Liga NasionalSunting

Piala NasionalSunting

Turnamen NasionalSunting

InternasionalSunting

  • Aga Khan Gold Cup
  • Juara (1): 1967
  • AFC Cup
  • 16 Besar (1): 2008

PelatihSunting

Daftar pemainSunting

Berikut merupakan daftar pemain PSMS Medan untuk ajang [5] Liga 2 2020

Per 26 September 2020.

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
1   GK Herlian Arif Laksono
2   FW Silvio Escobar
3   FW Ferdinand Sinaga
5   DF Afiful Huda
6   MF Sutanto Tan
7   MF Kevin de Olivera
8   FW Hanis Sagara
10   FW Azka Fauzi
11   MF Imanuel Wanggai
14   FW Rizky Novriansyah
20   GK Abdul Rohim
22   DF Agung Prasetyo
No. Pos. Pemain
24   MF Legimin Raharjo (captain)
30   GK Adi Satryo
31   DF Yoga Herlambang
55   DF Muhammad Rifqi
76   DF O.K. John
79   MF Hamdi Sula
80   MF Paulo Sitanggang
90   DF Andre Sitepu
91   MF Anis Nabar
92   MF Elina Soka
99   MF Rachmad Hidayat

Mantan PemainSunting

Pranala luarSunting