Liga Champions AFC

Kompetisi tertinggi antar klub se Asia

Liga Champions AFC (bahasa Inggris: AFC Champions League) atau Liga Champions Asia (LCA) adalah sebuah turnamen sepak bola antarklub Asia yang diselenggarakan oleh AFC.[1][2]

Liga Champions AFC
Logo Liga Champios AFC.png
Logo Resmi Liga Champions AFC
Didirikan1967; 54 tahun lalu (1967) (sebagai Turnamen Klub Juara Asia)
1985; 36 tahun lalu (1985) (sebagai Kejuaraan Klub Asia)
2002; 19 tahun lalu (2002) (sebagai Liga Champions AFC)
WilayahAsia (AFC)
Jumlah tim52 (total)
40 (babak grup)
Kualifikasi untukPiala Dunia Antarklub FIFA
Kompetisi terkaitPiala AFC
Piala Presiden AFC
Piala Winners Asia
Piala Super Asia
Juara bertahanBendera Korea Selatan Ulsan Hyundai (gelar kedua)
Tim tersuksesBendera Arab Saudi Al-Hilal
Bendera Korea Selatan Pohang Steelers
(3 gelar)
Situs webhttp://www.the-afc.com/en/tournaments/clubs/afc-champions-league/
Liga Champions AFC 2021

Sejak tahun 2009, juara bertahan kompetisi ini tidak secara langsung berhak mengikuti turnamen ini tahun berikutnya dan harus memastikan tempat pada turnamen ini melalui kompetisi nasional. Juara tahun 2008, Gamba Osaka,[3] dan juara tahun 2009, Pohang Steelers,[4] berhasil mengikuti turnamen pada tahun berikutnya lewat kompetisi nasional. Pada tahun 2010, juara bertahan Seongnam Ilhwa Chunma[5] menjadi klub pertama yang menjadi juara namun tidak dapat mengikuti turnamen ini pada tahun berikutnya.[6]

Al-Hilal dan Pohang Steelers saat ini adalah klub yang paling sukses pada Liga Champions Asia,[7] . Liga sepak bola Korea Selatan, K-League merupakan liga tersukses pada turnamen ini dengan 12 gelar juara.

SejarahSunting

 
Logo Liga Champions Asia sebelum tahun 2009.

1967-1972 : Turnamen Klub Juara AsiaSunting

Awalnya bernama Turnamen Klub Juara Asia (Asian Champion Club Tournament), dimulai pada tahun 1967 dengan delapan tim yang ikut serta namun wakil dari India dan Iran mengundurkan diri menjadikan kompetisi ini diikuti 6 tim yaitu Bangkok Bank (Thailand), Hapoel Tel Aviv (Israel), Korea Tungsten Company (Korea Selatan), Selangor (Malaysia), South China (Hong kong) dan Vietnam Customs (Vietnam Selatan), dimenangkan oleh Hapoel Tel Aviv setelah mengalahkan Selagor 2-1 di Final. Musim selanjutnya didominasi oleh tim Israel dan dimusim 1972 kompetisi dibatalkan karena hanya 4 tim yang ikut serta.

1985-2002 : Kejuaraan Klub AsiaSunting

Kompetisi diselenggarakan kembali di tahun 1985 setelah terakhir musim 1972 yang dibatalkan, dengan nama Kejuaraan Klub Asia (Asian Club Championship). Diikuti oleh tim juara liga domestik dari setiap negara. Ditahun 1990 AFC membuat kompetisi Piala Winners Asia untuk para juara piala domestik disetiap negara sebagai pendamping Kejuaraan Klub Asia. Pemenang kedua turnamen tersebut kemudian dipertemukan dalam Piala Super Asia yang dimulai tahun 1995.

2002-sekarang : Liga Champions AFCSunting

Sejak tahun 2002 Kejuaraan Klub Asia dan Piala Winners Asia digabung menjadi Liga Champions AFC yang mempertemukan juara liga dan piala domestik setiap negara dengan 16 tim dibabak grup yang sekaligus menghilangkan kompetisi Piala Super Asia. Pada tahun 2004 AFC membuat kompetisi Piala AFC sebagai kompetisi asia level kedua untuk tim yang tidak bisa ikut serta LCA. Tahun 2005 AFC membuat kompetisi Piala Presiden AFC sebagai kompetisi asia level ketiga namun dihentikan tahun 2015 setelah ada penambahan peserta Piala AFC. Musim 2003/04 LCA dibatalkan akibat virus SARS dan Perang Irak. Pada tahun 2009 jumlah tim peserta LCA bertambah menjadi 32 tim, 2021 menjadi 40 tim.

FormatSunting

Penyisihan grup

40 tim dibagi ke dalam 10 grup yang masing-masing berisi 4 klub, yang berbasis regional, klub Asia Barat ditempatkan pada grup A sampai grup E, sedangkan Asia Timur grup F sampai grup J. Setiap klub bertanding dengan tim lain dalam grup yang sama sebanyak 2 kali, sehingga total pertandingan yang dimainkan sebuah klub adalah 6. Klub mendapat 3 poin untuk sebuah kemenangan, 1 poin untuk sebuah seri, dan 0 poin untuk sebuah kekalahan. Peringkat klub dalam grup ditentukan berdasarkan:

  • Poin
  • Selisih gol antara klub
  • Jumlah gol antara klub
  • Selisih gol dalam grup
  • Jumlah gol dalam grup

8 juara grup dan juara kedua grup akan menuju babak perdelapan final.

Perdelapan final

Juara grup melawan juara kedua grup, sistem gugur 1 pertandingan, berbasis regional, 8 pemenang menuju babak perempat final.

Perempat final dan semi final

8 klub akan dipertandingkan secara acak; namun mulai tahun 2010,[8] klub dari negara yang sama tidak dapat bertemu pada babak perempat final. Babak perempat final dan semifinal dilakukan dalam 2 pertandingan-kandang dan tandang-di mana agregat gol menentukan pemenangnya. Jika agregat gol tidak dapat menentukan pemenangnya, aturan gol tandang digunakan. Jika masih seimbang, pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, di mana aturan gol tandang tetap berlaku. Jika masih seimbang, pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.

Final

Dua pertandingan kandang tandang. Jika seri, perpanjangan waktu dan adu penalti akan digunakan untuk menentukan pemenang.

Keikutsertaan asosiasiSunting

Tim dari hanya 18 negara AFC yang telah mencapai babak penyisihan grup Liga Champion AFC. Alokasi tim oleh negara anggota tercantum di bawah ini; Tanda bintang menunjukkan kejadian dimana setidaknya satu tim dieliminasi dalam kualifikasi untuk penyisihan grup. 32 negara AFC memiliki tim yang berpartisipasi dalam kualifikasi, dan negara-negara yang tidak pernah memiliki tim mencapai babak penyisihan grup tidak diperlihatkan.

Asosiasi Jumlah tim
2002/03 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
Asia Timur
  Australia 2 2 2 2 2 3 1* 3 2* 2* 3
  Tiongkok 2 2 2 2 2 2 4 4 4 3 4 4 4 4 3*
  Hong Kong 0* 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0* 0* 0* 1*
  Indonesia 0* 2 2 0 2 0 1* 1* 1* 0* 0 0 0* 0 0
  Jepang 2 2 2 2 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4
  Korea Selatan 2 2 2 2 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4
  Singapura 0* 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0* 0* 0* 0*
  Thailand 2 2 2 0 1 2 0* 0* 0* 1* 2 1* 1* 1* 1*
  Vietnam 0* 2 2 2 1 2 0 0* 0 0 0 0* 1* 1* 0*
Total 8 12 12 8 13 13 16 16 15 15 15 16 16 16 16
Asia Barat
  Bahrain 0* 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0* 0* 0 0
  Iran 2 2 2 2 1 2 4 4 4 3* 3* 4 4 3* 4
  Irak 1* 2 2 2 2 2 0 0 0 0 0 0* 0 0 0
  Kuwait 0* 2 2 2 2 2 0 0 0 0 0 0* 0* 0 0
  Qatar 1* 2 2 2 2 2 2 2 3 4 4 4 2* 2* 2*
  Arab Saudi 1* 2 3 3 2 2 4 4 4 3* 4 4 4 4 4
  Suriah 0* 0 2 2 2 2 0 0* 0* 0 0 0 0 0 0
  Turkmenistan 1* 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
  UEA 1* 3 2 2 2 2 4 4 4 4 4 3* 2* 3* 4
  Uzbekistan 1* 2 2 2 2 2 2 2 2 3* 2* 1* 4 4 2*
Total 8 17 17 17 15 16 16 16 17 17 17 16 16 16 16
Total
Finals 16 29 29 25 28 29 32 32 32 32 32 32 32 32 32
Kualifikasi 53 29 29 25 28 29 35 37 36 37 35 47 49 45 47

HadiahSunting

Hadiah uang untuk Liga Champions AFC 2020:[9]

Babak (USD) Subsidi Perjalanan
(per laga)
Babak pendahuluan N/A $40,000
Babak penyisihan N/A $40,000
Babak grup Menang: $50,000
Seri: $10,000
$60,000
16 besar $100,000 $60,000
Perempat final $150,000 $60,000
Semi final $250,000 $60,000
Final Juara: $4,000,000
Kedua: $2,000,000
$120,000

FinalSunting

Tahun Juara Skor Juara kedua Lokasi pertandingan final
1967
Rincian
Hapoel Tel Aviv   2–1   Selangor Stadion Supachalasai, Bangkok
1969
Rincian
Maccabi Tel Aviv   1–0 (p.w.)   Yangzee FC Stadion Supachalasai, Bangkok
1970
Rincian
Taj Tehran   2–1   Hapoel Tel Aviv Stadion Amjadieh, Teheran
1971
Rincian
Maccabi Tel Aviv   1   Al-Shorta Stadion Supachalasai, Bangkok
1972
Rincian
Dibatalkan
1985–86
Rincian
Daewoo Royals   3–1 (p.w.)   Al-Ahli Stadion Abdullah al-Faisal, Jeddah
1986
Rincian
Furukawa Electric   round-robin   Al-Hilal Riyadh
1987
Rincian
Yomiuri FC   w/o2
P1: w/o
P2: w/o
  Al-Hilal P1: Stadion Faisal bin Fahd, Riyadh
P2: Tokyo
1988–89
Rincian
Al-Sadd   3–3 (p.g.t.)
P1: 2–3
P2: 1–0
  Al-Rasheed P1: Baghdad
P2: Doha
1989–90
Rincian
Liaoning FC   3–2
P1: 2–1
P2: 1–1
  Nissan Yokohama FC P1: Stadion Mitsuzawa, Yokohama
P2: Shenyang
1990–91
Rincian
Esteghlal   2–1   Liaoning FC Stadion Nasional Bangabandhu, Dhaka
1991
Rincian
Al-Hilal   1–1 (p.w.)
(4–3 a.p.)
  Esteghlal Stadion Internasional Khalifa, Doha
1992–93
Rincian
PAS Tehran   1–0   Al-Shabab Manama
1993–94
Rincian
Thai Farmers Bank   2–1   Oman Club Stadion Supachalasai, Bangkok
1994–95
Rincian
Thai Farmers Bank   1–0   Al-Arabi Stadion Supachalasai, Bangkok
1995
Rincian
Ilhwa Chunma   1–0 (p.w.)   Al-Nassr Stadion Raja Fahd, Riyadh
1996–97
Rincian
Pohang Steelers   2–1 (p.w.)   Cheonan Ilhwa Chunma Kuala Lumpur
1997–98
Rincian
Pohang Steelers   0–0 (p.w.)
(6–5 a.p.)
  Dalian Wanda Stadion Hong Kong, Hong Kong
1998–99
Rincian
Júbilo Iwata   2–1   Esteghlal Stadion Azadi, Teheran
1999–2000
Rincian
Al-Hilal   3–2 (p.w.)   Júbilo Iwata Stadion Raja Fahd, Riyadh
2000–01
Rincian
Suwon Samsung Bluewings   1–0   Júbilo Iwata Stadion Piala Dunia Suwon, Suwon
2001–02
Rincian
Suwon Samsung Bluewings   0–0 (p.w.)
(4–2 a.p.)
  Anyang LG Cheetahs Stadion Azadi, Teheran
2002–03
Rincian
Al-Ain   2–1
P1: 2–0
P2: 0–1
  BEC Tero Sasana P1: Stadion Tahnoun bin Mohamed, Al Ain
P2: Stadion Rajamangala, Bangkok
2004
Rincian
Al-Ittihad   6–3
P1: 1–3
P2: 5–0
  Seongnam Ilhwa Chunma P1: Stadion Abdullah Al Faisal, Jeddah
P2: Stadion Seongnam, Seongnam
2005
Rincian
Al-Ittihad   5–3
P1: 1–1
P2: 4–2
  Al-Ain P1: Stadion Tahnoun bin Mohamed, Al Ain
P2: Stadion Abdullah Al Faisal, Jeddah
2006
Rincian
Jeonbuk Hyundai Motors   3–2
P1: 2–0
P2: 1–2
  Al-Karamah P1: Stadion Piala Dunia Jeonju, Jeonju
P2: Stadion Khaled bin Walid, Homs
2007
Rincian
Urawa Red Diamonds   3–1
P1: 1–1
P2: 2–0
  Sepahan P1: Stadion Foolad Shahr, Fuladshahr
P2: Stadion Saitama 2002, Saitama
2008
Rincian
Gamba Osaka   5–0
P1: 3–0
P2: 2–0
  Adelaide United P1: Stadion Expo '70, Osaka
P2: Stadion Hindmarsh, Adelaide
2009
Rincian
Pohang Steelers   2–1   Al-Ittihad Stadion Nasional, Tokyo
2010
Rincian
Seongnam Ilhwa Chunma   3–1   Zob Ahan Stadion Nasional, Tokyo
2011
Rincian
Al-Sadd   2–2 (p.w.)
(4–2 a.p.)
  Jeonbuk Hyundai Motors Stadion Piala Dunia Jeonju, Jeonju
2012
Rincian
Ulsan Hyundai   3–0   Al-Ahli Stadion Sepak Bola Ulsan Munsu, Ulsan
2013
Rincian
Guangzhou Evergrande   3–3 (p.g.t.)
P1: 2–2
P2: 1–1
  FC Seoul P1: Stadion Piala Dunia Seoul, Seoul
P2: Stadion Tianhe, Guangzhou
2014
Rincian
Western Sydney Wanderers   1–0
P1: 1–0
P2: 0–0
  Al-Hilal P1: Stadion Parramatta, Sydney
P2: Stadion Raja Fahd, Riyadh
2015
Rincian
Guangzhou Evergrande   1–0
P1: 0–0
P2: 1–0
  Al-Ahli P1: Stadion Al-Rashid, Dubai
P2: Stadion Tianhe, Guangzhou
2016
Rincian
Jeonbuk Hyundai Motors   3–2
P1: 2–1
P2: 1–1
  Al-Ain P1: Stadion Piala Dunia Jeonju, Jeonju
P2: Stadion Hazza Bin Zayed, Al Ain
2017
Rincian
Urawa Red Diamonds   2–1
P1: 1–0
P2: 1–1
  Al-Hilal P1: Stadion Saitama 2002, Saitama
P2: Stadion Raja Fahd, Riyadh
2018
Rincian
Kashima Antlers   2–0
P1: 2–0
P2: 0–0
  Persepolis P1:Stadion Kashima, Kashima
P2: Stadion Azadi, Teheran
2019
Rincian
Al-Hilal   3–0
P1: 1–0
P2: 2–0
  Urawa Red Diamonds P1: Stadion Universitas Raja Saud, Riyadh
P2: Stadion Saitama 2002, Saitama
2020
Rincian
Ulsan Hyundai   2–1   Persepolis Stadion Al Janoub, Al Wakrah
Keterangan
  • Catatan 1: Pertandingan tidak dilanjutkan dan gelar diberikan kepada Maccabi Tel Aviv, karena setelah pemain Al-Shorta telah memasuki lapangan pertandingan, mereka mengibarkan bendera Irak dan Palestina di sekitar lapangan dan menolak untuk bermain melawan klub Israel.[10]
  • Catatan 2: Pertandingan tidak dilanjutkan dan gelar diberikan kepada Yomiuri FC, karena Al-Hilal tidak dapat bertanding setelah delapan orang pemainnya dipanggil dalam pemusatan latihan tim nasional yang bersamaan dengan pertandingan final.[11]

Wakil-wakil IndonesiaSunting

Performa klubSunting

Turnamen Klub Juara Asia (1967-1972)
  • 1967 : Tidak ikut serta
  • 1969 : Tidak ikut serta
  • 1970 : PSMS Medan (juara ke-4 setelah kalah 1-0 dari  Homenetmen diperebutan peringkat ketiga)
  • 1971 : Tidak ikut serta
  • 1972 : Tidak ikut serta


Kejuaraan Klub Asia (1985-2002)
  • 1985-86 : Krama Yudha Tiga Berlian (juara ke-3 setelah menang 1-0 dari  Al Ittihad diperebutan peringkat ketiga)
  • 1986 : Krama Yudha Tiga Berlian (peringkat 2 grup C di Babak Kedua(12 besar) dengan 2 poin / tidak lolos ke babak final(4 besar))
  • 1987 : Krama Yudha Tiga Berlian (peringkat 2 grup 4 babak kualifikasi dengan 4 poin / tidak lolos ke babak grup(7 besar))
  • 1988-89 : Niac Mitra (peringkat 3 grup 5 babak kualifikasi dengan 4 poin / tidak lolos ke babak grup(9 besar))
  • 1989-90 : Pelita Jaya (peringkat 4 babak grup(7 besar) dengan 1 poin / tidak lolos ke babak final)
  • 1990-91 : Pelita Jaya (juara ke-3 setelah menang 2-2(7-6 pinalti) dari  April 25 diperebutan peringkat ketiga)
  • 1991 : Pelita Jaya (kalah agregat 3-4(1-2&2-2) dari  Geylang International dibabak kualifikasi 1 dan didiskualifikasi oleh AFC setelah terlibat keributan saat melawan  Geylang International / tidak lolos ke babak kualifikasi 2)
  • 1992-93 : Arseto Solo (peringkat 4 grup A babak grup(7 besar) dengan 0 poin / tidak lolos ke babak semi final)
  • 1993-94 : Arema Malang (kalah agregat 3-6(2-2&1-4) dari  Thai Farmers Bank dibabak kualifikasi 2 / tidak lolos ke babak grup(7 besar))
  • 1994-95 : Pelita Jaya (kalah agregat 1-5(0-1&1-4) dari  Ilhwa Chunma dibabak kualifikasi 2 / tidak lolos ke babak grup(8 besar))
  • 1995 : Persib Bandung (peringkat 4 grup timur babak grup(8 besar) dengan 0 poin / tidak lolos ke babak semi final)
  • 1996-97 : PSM Makassar (kalah agregat 1-4(1-0&0-4) dari  Pohang Steelers dibabak kualifikasi 1 / tidak lolos ke babak kualifikasi 2)
  • 1997-98 : Persebaya Surabaya (kalah agregat 2-6(1-2&1-4) dari  Ulsan Hyundai Horang-i dibabak kualifikasi 1 / tidak lolos ke babak kualifikasi 2)
  • 1998-99 : tidak ikut serta
  • 1999-00 : PSIS Semarang (kalah agregat 4-9(2-3&2-6) dari  Suwon Samsung Bluewings dibabak kualifikasi 1 / tidak lolos ke babak kualifikasi 2)
  • 2000-01 : PSM Makassar (peringkat 4 grup timur babak grup(8 besar) dengan 0 poin / tidak lolos ke babak semi final)
  • 2001-02 : Persija Jakarta (kalah 4-1 dari  Kashima Antlers dibabak kualifikasi 1 / tidak lolos ke babak kualifikasi 2)


Liga Champions AFC (2002-sekarang)

Persita Tangerang (kalah agregat 0-1(0-1&0-0) dari  Osotsapa dibabak kualifikasi 3 / tidak lolos ke babak kualifikasi 4)

Petrokimia Putra (kalah agregat 4-6(3-1&1-5) dari  Shanghai Shenhua dibabak kualifikasi 3 / tidak lolos ke babak kualifikasi 4)

Persik Kediri (peringkat 3 grup G babak grup(28 besar) dengan 4 poin / tidak lolos ke babak perempat final)

PSM Makassar (peringkat 4 grup F babak grup(28 besar) dengan 6 poin / tidak lolos ke babak perempat final)

Persebaya Surabaya (peringkat 3 grup G babak grup(28 besar) dengan 4 poin / tidak lolos ke babak perempat final)

PSM Makassar (peringkat 3 grup F babak grup(28 besar) dengan 4 poin / tidak lolos ke babak perempat final)

Arema Malang (peringkat 3 grup F babak grup(28 besar) dengan 4 poin / tidak lolos ke babak perempat final)

Persik Kediri (peringkat 3 grup E babak grup(28 besar) dengan 7 poin / tidak lolos ke babak perempat final)

  • 2008 : tidak ikut serta karena terlambat mendaftar
  • 2009 :

PSMS Medan (kalah 2-1 dari  Singapore Armed Forces dibabak playoff 2 / tidak lolos ke babak grup(32 besar) dan masuk ke Piala AFC 2009)

Sriwijaya (peringkat 4 grup F babak grup(32 besar) dengan 3 poin / tidak lolos ke babak perdelapan final)

  • 2010 :

Persipura Jayapura (peringkat 4 grup F babak grup(32 besar) dengan 3 poin / tidak lolos ke babak perdelapan final)

Sriwijaya (kalah 3-0 dari  Singapore Armed Forces dibabak playoff 1 / tidak lolos ke babak grup(32 besar) dan masuk ke Piala AFC 2010).

  • 2011 :

Arema Indonesia (peringkat 4 grup G babak grup(32 besar) dengan 1 poin / tidak lolos ke babak perdelapan final)

Sriwijaya (kalah 4-0 dari  Al-Ain dibabak playoff 2 / tidak lolos ke babak grup(32 besar) dan masuk ke Piala AFC 2011)

Partisipasi klubSunting

Klub Jumlah Musim
Pelita Jaya 4 1989-90, 1990-91, 1991, 1994-95
PSM Makassar 4 1996-97, 2000-01, 2004, 2005
Arema Indonesia 3 1993-94, 2007, 2011
Krama Yudha Tiga Berlian 3 1985-86, 1986, 1987
Sriwijaya 3 2009, 2010, 2011
Bali United 2 2018, 2020
Persebaya Surabaya 2 1997-98, 2005
Persib Bandung 2 1995, 2015
Persija Jakarta 2 2001-02, 2019
Persik Kediri 2 2004, 2007
Persipura Jayapura 2 2010, 2012
PSMS Medan 2 1970, 2009
Arseto Solo 1 1992-93
Niac Mitra 1 1988-89
Persita Tangerang 1 2002-03
Petrokimia Putra 1 2002-03
PSIS Semarang 1 1999-00

Catatan : Tidak termasuk Arema & Persipura yang dicoret AFC dimusim 2006.

Keterwakilan negaraSunting

Musim Jumlah wakil Wakil
1967 0 -
1969 0 -
1970 1 PSMS Medan
1971 0 -
1972 0 -
1985-86 1 Krama Yudha Tiga Berlian
1986 1 Krama Yudha Tiga Berlian
1987 1 Krama Yudha Tiga Berlian
1988-89 1 Niac Mitra
1989-90 1 Pelita Jaya
1990-91 1 Pelita Jaya
1991 1 Pelita Jaya
1992-93 1 Arseto Solo
1993-94 1 Arema Malang
1994-95 1 Pelita Jaya
1995 1 Persib Bandung
1996-97 1 PSM Makassar
1997-98 1 Persebaya Surabaya
1998-99 0 -
1999-00 1 PSIS Semarang
2000-01 1 PSM Makassar
2001-02 1 Persija Jakarta
2002-03 2 Persita Tangerang, Petrokimia Putra
2004 2 Persik Kediri, PSM Makassar
2005 2 Persebaya Surabaya, PSM Makassar
2006 0 -
2007 2 Arema Malang, Persik Kediri
2008 0 -
2009 2 PSMS Medan, Sriwijaya
2010 2 Persipura Jayapura, Sriwijaya
2011 2 Arema Indonesia, Sriwijaya
2012 1 Persipura Jayapura
2013 0 -
2014 0 -
2015 1 Persib Bandung
2016 0 -
2017 0 -
2018 1 Bali United
2019 1 Persija Jakarta
2020 1 Bali United

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama afc
  2. ^ "AFC Champions League 2010 Competition Manual" (PDF) (dalam bahasa Inggris). the-afc.com. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2011-09-03. Diakses tanggal 2010-12-29. 
  3. ^ "AFC chief applauds Gamba win" (dalam bahasa Inggris). the-afc.com. 
  4. ^ "Hyung-il secures trophy for Steelers" (dalam bahasa Inggris). espn.go.com. 
  5. ^ "Seongnam seal ACL glory" (dalam bahasa Inggris). the-afc.com. 
  6. ^ "Asian Champions League 2011 Draw Revealed, Finalists Zobahan To Face Al Shabab" (dalam bahasa Inggris). goal.com.  [pranala nonaktif permanen]
  7. ^ "AFC Champions League List of winners" (dalam bahasa Inggris). worldfootball.net. 
  8. ^ 2010 ACL to use country protection for quarter-final draw
  9. ^ AFC Champions League 2020 Competition Regulations. Asian Football Confederation. hlm. 68. Diakses tanggal 11 December 2019. 
  10. ^ "Champions' Cup 1971". rsssf.com. Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation. 26 Desember 2000. Diakses tanggal 22 April 2016. 
  11. ^ "الزعيم تاريخ عريق من الانتصارات الآسيوية". al-jazirah.com (dalam bahasa Arabic). 7 March 2001. Diakses tanggal 22 April 2016. 

Pranala luarSunting